Rabu, 05 Mei 2010

Naskah Buku BHS Indonesia kelas XII

Pelajaran 1
MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi dan memberikan tanggapan
Indikator
a) Mencatat pokok-pokok isi berita atau laporan
b) Memilah pokok menjadi dua kelompok yang berupa fakta dan yang berupa pendapat
c) Membahas isi berita berdasarkan pemilihan tersebut
Materi
- Berita atau laporan ( pokok-pokok isi yang berupa fakta dan yang berupa opini)
Fakta ialah hal yang merupakan kenyataan, seutu yang benar-benar ada , terjadi dan ada buktinya. MIsalnya : ada benda, orang, waktu, tempat, peristiwanya, jumlahnya, atau dapat menjawab pertanyaan dengan kata Tanya apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa.
Opini ialah pendapat pikiran, atau pendirian seseorang tentang sesuatu atau dapat menjawab pertanyaan bagaimana.

Tagihan 1
Simaklah wacana yang berupa berita di bawah ini !
Penduduk Miskin di Jawa barat melonjak Tiga Kali Lipat
Terpaan krisis ekonomi teleh memperburuk sendi-sendi perekonomian di Jawa Barat hingga menyebabkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini minus 14,14 persen. Hampir seluruh kegiatan ekonomi mengalami penurunan drastic dan angka pengangguran terus membengkak.
Penduduk miskin di dserah ini juga semakin bertambah. Pada bulan November 1998 penduduk miskin tercatat 2.888.000 kepala keluarga lebih dari 11.590.000 warga. Itu berarti terjadi kenaikan hampi tiga kali lipat dari sebelum krisis.
Gubernur Jawa Barat R. Nuriana mengakui perekonomian daerah ini mengalami penurunan secara drastic, sejak munculnya krisis ekonomi pertengahan 1997. Pada tahun 1996 perkembangan perekonomian Jawa Barat masih bertahan pada 8,3 persen. Namun,tahun berikutnya anjlok menjadi 4,28 persen.
Pada saat diadakan Sarasehan Program Daerah dalam Mengatasi Dampak krisis Ekonomi (PDM-DKE) di Subang, gubernur mengatakan bahwa penurunan itu menukik menjadi minus 14,14 persen pada tahun 1998. Sehingga tidak mengherankan jika penduduk miskin di Jawa Barat melonjak tiga kali lipat.
Krisis yang berkepanjangan juga telah menghantam keberadaan gedung sekolah dasar hingga kondisinya sangat memprihatinkan. Dari 50.301 gedung SD yang ada, kini 30.464 (60%) dalam kondisi rusak dan perlu penanganan secepatnya. Saat ini sedikitnya 94.683 murid SD terancam putus sekolah, karena orang tuanya sudah tidak mampu membiayai lagi.
Gubernur menegaskan, yang menjadi masalah paling krusial untuk ditangani segera masalah pengangguran . Data tahun 1996, angka pengangguran di Jawa barat 6,61 %, tahun berikutnya meningkat drastic menjadi 7,38 %. Sampai September 1998 jumlah pengangguran di Jawa Barat tercatat 1.715.000 lebih orang termasuk yang ter-PHK sebanyak 64.299 orang dan yang dirumahkan 110.507 orang.
Untuk mengatasi lonjakan jumlah penduduk miskin itu perlu penanganan khusus, agar perekonomian tidak semakin terpuruk. Hal ini bias dilaksanakan dengan program Jaringan Penanganan Sosial (JPS) lewat sector PDM-DKE.
Untuk Jawa Barat, dana JPS dikucurkan sebanyak 1,4 triliun rupiah yang teralokasi dalam 15 program. Sebanyak 330,7 miliar rupiah di antaranya dialokasikan untuk PDM-DKE di 26 kabupaten 6.034 desa/kelurahan.
Ketua tim manajemen PDM-DKE Dr. Khairil A. Notodiputro mengatakan program yang kini gencar dilaksanakan di sejumlah daerah itu bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan kembali ekonomi rakyat, serta meningkatkan srana dan prasarana social ekonomi. Dengan harapan penduduk miskin di Jawa Barat dapat dikurangai jumlahnya.
Dikutip dari Harian Republika, Maret 1999)

Tagihan 2
Jawablah pertanyaan berikut ini !
1. Apa yang menyebabkan penduduk di Jawa Barat menjadi miskin ?
2. Kalau dirat-rata setiap kepala keluarga miskin di Jawa Barat berapa jumlah jiwanya ?
3. Bagaimana pendapatmu, jika penduduk miskin di Jawa Barat tidak segera dibantu ?
4. Bagaimana pendapat gubernur Jawa Barat mengenai kemiskinan di daerahnya ?
Tagihan 3
Simaklah paragraph tersebut !
Untuk Jawa Barat, dana JPS dikucurkan sebanyak 1,4 triliun rupiah yang teralokasi dalam 15 program. Sebanyak 330,7 miliar rupiah di antaranya dialokasikan untuk PDM-DKE di 26 kabupaten 6.034 desa/kelurahan.
Ketua tim manajemen PDM-DKE Dr. Khairil A. Notodiputro mengatakan program yang kini gencar dilaksanakan di sejumlah daerah itu bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan kembali ekonomi rakyat, serta meningkatkan srana dan prasarana social ekonomi. Dengan harapan penduduk miskin di Jawa Barat dapat dikurangai jumlahnya.
Sebutkanlah kalimat yang berupa fakta dan yang berupa opini !
Tagihan 4
Buatlah 5 kalimat yang berupa fakta dan opini
Nomor Fakta Opini
1
2
3
4
5




Uji Kompetensi Dasar 1
Pilihlah jawaban yang paling benar !
1. Kalimat yang berupa opini adalah ….
a. Pada bulan November 1998 penduduk miskin tercatat 2.888.000 kepala keluarga.
b. Pendudk piskin di daerah ini juga semakin bertambah.
c. Gubernur Jawa Barat berpendapat masalah kemiskinan harus segera di atasi.
d. Untuk Jawa Barat dana JPS dikucurkan sebanyak 1,4 triliun rupiah.
e. Saat ini sedikitnya 94.683 murid SD terancam putus sekolah.
2. Kalimat yang berupa fakta terdapat pada ….
a. Sikap keprihatinan mewarnai berbagai ekspresi para seniman muda maupun seniman tua.
b. Penghayatan para seniman yang tampil membawakan karyanya sangat
memukau saya.
c. Mereka mengatakan bahwa mereka merupakan monster bagi diri sendiri di saat
reformasi.
d. Pada acara “Tirakatan Budaya”, Rendra memaparkan kepedihan hatinya
tentang kemanusiaan.
e. Acara itu dinilai sangat sukses dan dapat menghibur para pengunjungnyang
memadati ruangan itu.
3. (1) Setelah Indonesia membatalkan pembelian pesawat tempur F-16 dari AS, pesawat Mirage 200 dari Perancis. Dan Mig-19/Fulerum pemerintah memutuskan untuk membeli Sukhoi-30 dari Rusia. (2) Menurut Habibie, pesawat tempur Sukhoi-30 memiliki keunggulan, terutama dalam aerodinamika. (3) Selanjutnya, beliau mengemukakan bahwa kewenangan untuk memilih pesawat tempur yang akan dibeli berada pada TNI.(4) Untuk menentukan pilihan pesawat tempur yang akan dibeli, kita harus mempertimbangkan harganya. (5) Akan tetapi, menurut ketua Bapennas, pilihan jenis pesawat tempur pengganti F-16 akan diumumkan pecan depan.
Kalimat yang berupa fakta dalam paragraph tersebut adalah nomor ….
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
Jawablah dengan tepat
1. Buatlah kalimat yang berupa fakta sejumlah lima !
2. Buatlah kalimat yang berupa opini sejumlah lima.
3. Kapan sebuah kalimat dikatakan fakta ?
4. Bilamana kalimat dikatakan opini ?
BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.1 Menanggapi isi pembicaraan dalam diskusi
Indikator
a) Mencatat siapa yang berbicara dan apa pokok yang dibicarakan
b) Mengajukan atau tanggapan terhadap salah satu pokok pembicaraan dengan menggunakan ungkapan dan penyambung antarkalimat yang sesuai
c) Mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap salah satu pendapat yang muncul dalam diskusi
d) Mengajukan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara
Materi
- Percakapan dalam seminar atau gelar wicara (talk show)
- Ungkapan persetujuan atau penolakan

Seminar adalah pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ahli. Unsur –unsur yang ada dalam seminar yaitu, seorang moderator, penyaji, notulis, dan peserta.
Dalam menanggapi apa yang dikemukakan oleh penyaji mungkin berupa penolakan atau persetujuan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Mengungkapkan penolakan pendapat dengan bahasa yang benar dan dilandasai dengan argumentasi yang masuk akal.
2. Yang ditolak adalah pendapatnya, bukan orang yang menyajikan.
3. Menghilangkan rasa sentiment, rasa kurang senang, bukan kejengkelan yang diungkapkan.
4. Tidak mencemooh, atau menghina atau mencerca.
5. Menunjukkan baigain ylem,k kesalahan dan bagian yang baik sehingga memuaskan.
6. Menggunakan santus bahasa yang baik.
7. Menggunakan bahasa efektif ( singkat, padat dan mudah dipahami)
Selain seminar ada juga diskusi panel, loka karya, work shaop, rapat, simposium, dan musyawarah. Diskusi panel adalah diskusi dalam rangka memecahkan suatu permasalahan yang ditinjau dari beberapa bidang keahlian yang disampaikan oleh panelis.
Misal memecahkan permasalahan tentang tayangan televisi yang ditinjau dari segi pendidikan, psikologi, dan agama. Maka panelisnya yaitu ahli pendidikan, ahli psikologi dan ahli agama.
Tagihan 1
Adakanlah seminar tingkat kelas dengan ketentuan sebagai berikut !
a. Tunjuklah seorang moderator, penyaji, notulis, dan penyanggah ( boleh anggota)
b. Penyaji menyiapkan makalah sederhana , tema makalah misalnya kenakalan remaja, Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, Pengaruh jam kosong terhadap kegiatan belajar mengajar.
c. Aturlah meja dan kursi sehingga nyaman untuk seminar.
d. Waktu yang digunakan seminar kurang lebih 30 menit.
e. Buatlah catatan tentang siapa-siapa saja yang menanggapi seminar dan catatlah hasilnya.
f. Buatlah laporan hasil seminarnya !
g. Dokumentasikan hasil laporan itu !
h. Mintalah petunjuk pada guru bila mengalami kesulitan.

Uji Kumpetensi Dasar 2
Pilihlah jawaban yang benar !
1.Dalam kenyataan masih banyak siswa yang belum memiliki kemampuan membaca pemhaman secara memadai. Hasil penelitian seseorang tahun 1992 membuktikan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa STM di Yogyakarata baro 30 %. Hal ini pulalah yang dijadikan sebagai bukti kegagalan pengajaran kemampuan membaca pemahaman kepada siswa tersebut atau belum memadai.
Kalimat tanggapan yang tepat sesuai isi wacana tersebut adalah ….
a. Pantaslah siswa STM itu berkemampuan membaca pemahaman seperti itu, mereka lebih mengutamakan praktisi.
b. Rendah sekali kemampuan membaca pemahaman siswa STM tersebut dan perlu dicarikan solusinya.
c. Janganlah memfonis siswa tersebut dengan mengecilkan hati mereka dengan kesimpulan seperti itu.
d. Sangatlah tidak masuk akal, bila hasil itu dijadikan suatu kesimpulan terhadap siswa tersebut.
e. Tidak benar hasil penelitian orang itu, kapan dia melakukan penelitian tersebut terhadap mereka.
2. Perhatikan saran sebagai berikut dalam seminar !
Saya kira, pembinaan tentang kebersihan tidak perlu diadakan terus – menerus. Sebab mesyarakat sudah sadar akan kewajiban dan tanggung jawabnya.
Kalimat sanggahan yang logis terdapat saran tersebut adalah ….
a. Saya tidak setuju karena pendapat penyaji terlalu teoritis.
b. Saya kurang sependapat dengan penyaji karena pendapatnya terlalu mengada-ada.
c. Saya tidak setuju dengan penyaji karena pendapatnya sulit dibuktikan.
d. Saya kurang sependapat dengan penyaji karena kenyataannya tidak sepenuhnya demikian.
e. Saya menolak pendapat penyaji karena masalah yang dibahas tidak masuk akal.
3. Santun diskusi tertera di bawah ini , kecuali ….
a. Menggunkan bahasa yang baik.
b. Tidak meremehkan orang lain.
c. Kalimat yang digunakan singakt dan jelas.
d. Langsung berbicara kepada penyaji.
e. Penyanggah mengacungkan jari terlebih dahulu.
4. Syarat-syarat pemandu yang baik adalah sebagai berikut , kecuali ….
a. Mengetahui aturan permainan.
b. Besikap ramah dan jujur.
c. Menghargai pendapat orang lain.
d. Bersifat bijaksana.
e. Memberi kesempatan kepada peserta .
5. Saudara moderator, setelah saya mendengar uraian Saudara Penyaji, saya merasa bingung karena uraian tersebut bertentangan dengan isi makalahnya.
Kalimat di atas merupakan ….
a. Tanggapan seorang pemakalah terhadap isi makalahnya.
b. Sanggahan moderator terhadap pendapat pemakalah.
c. Penolakan pendapat pemakalah yang disampaikan peserta diskusi.
d. Tanggapan peserta diskusi yang berisi ketidfakpuasan.
e. Tanggapan peserta diskusi yang bertujuan menjatuhkan pemakalah.

Jawablah dengan singkat dan jelas !
1. Sebutkan tugas seorang moderator !
2. Langkah apa yang perlu diambil jika diskusi tidak berjalan dengan lancar ?
3. Buatlah kalimat yang diungkapkan oleh seorang pemimpin diskusi pada saat menjawab sebuah pertanyaan dari peserta diskusi !
MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesimpulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar :
3.1 Membaca intensif berbagai pola paragraf
Indikator :
a) Mengidentifikasi ciri-ciri berbagai teks induktif
b) Menarik kesimpulan isi teks tersebut berdasarkan hal-hal (generalisasi, analogi, sebab akibat) yang disajikan dalam tulisan / artikel.
Materi :
Teks induktif mengandung generalisasi, analogi, sebab akibat.

Penalaran generalisasi ialah suatu penalaran yang dimulai dengan mengemukakan fakta atau data-data yang bersifat khusus kemudian ditarik suatu kesimpulan yang sufatnya umum. Data atau fakta dapat diperoleh melalui penilaian, pengamatan, atau hasil survei. Jumlah data atau fakta khusus yang mewakili harus cukup dan representative.
Penalaran analogi adalah penalaran dengan membandingkan dua hal yang berbeda kemudian dicari persamaannya, setelah beberapa persamaan itu muncul maka berdasarkan persamaan itu ditarik kesimpulan bersifat umum.
Penalaran sebab akibat adalah penalaran yang dimulai dengan mengemukakan fakta berupa sebab lalu berdasarkan sebab itulah ditarik kesimpulan bersifat umum yang berupa akibat.

Simaklah wacana berikut !
Wacana 1
Menjarah Perut Laut
Kapal Restles yang panjangnya 20 meter terus gelisah melakukan pencarian. Akhir Agustus lalu, kapal itu terlihat di perairan Belitung, Sumatera Selatan. Sebelumnya kapal ini mengarungi daerah lepas pantai Tidore, Maluku Utara. Rupanya, kapal yang dimiliki Michael Hacler, warga Australia itu sedang berburu harta karun di dasar laut secara liar.
Restles mempunyai peralatan canggih. Ada sonar dan kamera yang bias dipakai melihat isi perut laut. Dua bellas tahun lalu, kapal ini pernah menjelajahi perairan Riau. Hacler berhasil mengangkaty keramik-keramik Cina kuno dari kapal karam. Temua itu ia jual ke Balai Lelang Christie’s London, Inggris dengan harga berjuta-juta dolar Amerika.
Tiga bulan terajhir, operasi pemburu harta karun tampak kian meningkat. Yang terakhir terjadi di perairan Jepara, Jawa Tengah. PT Ekalingga berhasil mengangkat 28.500 keramik dari dinasti Yuan. Harta karun itu dijual kepada para penadah local seharga 790 juta rupiah.
Pengawasan territorial yang dilakukan oleh Angkatan Laut Indonesia sangat terbatas. Jumlah armada kapal TNI AL dibandingkan dengan luas perairan Indonesia memang tidak imbang. Penjarahan harta karun di laut tidak dapat dihindari.
Berdasarkan keputusan Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Nomor 4/PN/BMKT/122/1989, pelaksanaan operesi pengangkatan dan pemanfaatan benda berharga harus dilakukan sepengetahuan Panitia Nasional tersebut , di bawah koordinasi Menko Polkam.
Mendapat izin bukan berarti boleh langsung beroperasi. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa metode eksplorasi dan pengangkatan harta karun itu tidak merusak ekosistem laut. Jadi ,kalau ada penjarahan dan sampai lolos itu berarti ia hanya melapor ke Administrasi pelabuhan.


Tagihan 1
1. Tunjukkanlah bahwa wacana tersebut adalah wacana induktif bertipe generalisasi !
2. Sebutkanlah ciri-cirinya bahwa wacana tersebut adalah wacana induktif bertipe generalisasi !

Wacana 2
Busana Mode
Pada suatu hari seorang pemilik butik ingin mengembangkan uasahanya. Ia mencoba membuat pakaian yang lain dari biasanya. Pakaian kali ini ia buat dari bahan sutera yang berkualitas bagus. Modelnya pun dibuat berbeda dengan biasanya kalau biasanya model selera pasar , namun kali ini ia buat berbeda model masa kini. Hiasan dengan pernak-pernik sederhana, namun berwibawa.
Pengusaha butik itu mencoba memproduksi lebih banyak, dan ia pasarkan dengan harga yang cukup mahal. Pakaian itu ia pasarkan ke kota-kota besar seperti, Semarang, Yogyakarta, Medan, Banjarmasin, dan Jakarta.
Ternyata pakaian itu justru laku keras dan bahkan sempat kehabisan stok. Kemudian diteliti. Ternyata di kota – kota seperti tersebut di atas orang-orangnya mempunyai persamaan, antara lain, orang kota gengsinya tinggi tidak mau membei pakaian murahan. Orang kota mempunyai selera yang tinggi, orang kota menyenangi mode-mode pakaian yang selalu terbaru, orang kota senang dengan bahan yang bagus.
Berdasarkan persamaan- persamaan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa di kota- kota besar lain seperti tersebut di atas perlu diproduksikan kain semacam kain model yang tersebut. Maka pengusaha itu membuat paikan serupa secara besar-besaran lalu dipasarkan ke kota-kota besar lain.

Tagihan 2
1. Mengapa wacana tersebut termasuk wacana induksi berjenis analogi ?
2. Tunjukkanlah cirri-ciri yang mendukung analogi wacana di atas !

Untuk dikerjakan di rumah
Tagihan 3
1. Buatlah wacana induksi bertipe sebab-akibat !
2. Tulislah cirri-cirinya bahwa wacana yang Anda tulis bertipe sebab-akibat !

Uji Kompetensi Dasar 3
Pilihlah jawaban yang benar !
Sebuah tiang yang terbuat dari bahan yang bermutu dan berkualitas baik tidak mudah digoyahkan apalagi untuk dirobohkan. Siapa pun yang ingin merusak dan menghancurkan tiang tersebut akan sia-sia saja karena kekuatan yang dimilikinya berbeda dengan tiang yang dibuat dari bahan bermutu dan berkualitas rendah. Tiang yang bermutu rendah akan mudah dirobohkan atau dihancurkan. Begitu pula dengan keimanan yang dimiliki seseorang. Seorang yang beriman dengan dasart keagamaan yang kuat tidak akan mudah digoyahkan o;eh godaan dan pengaruh ayang merusak keimanannya.

Kalimat kesimpulan yang tepat untuk mengakhiri paragraph analogi tersebut adalah ….
a. Dapat dikatakan bahw atiang yang kokoh diumpamakan dengan keteguhan iman seseorang.
b. Dengan demikian, keteguhan iman seseorang dapat diibaratkan dengan kekokohan tiang yang berkualitas baik.
c. Jadi, lemah dan kuatnya keimanan seseorang dapat diuji dengan godaan dan cobaan yang menghampirinya.
d. Jadi, keimanan seseorang tergantung pada kualitas dan mutu tiang yang dibangunnya sendiri.
e. Oleh sebab itu, disimpulkan bahwa iman yang dimiliki seseortang sama dengan sebuah tiang.
2.Bacalah paragraf berikut !
Ibu Rini menyukai bunga melati. Halaman rumahnya senantiasa harum karena berbaris pohon melati di tamannya. Di taman itu ada mawar beraneka warna. Demikian pula adik perempuan Rini. Bila ada pameran flora danm fauna di lapangan Banteng, tempat penjual bungalah yang menjadi pusat perhatiannya. …

Kalimat kesimpulan yang tepat sesuai isi paragraf generalisasi di atas adalah …
a. Ternayat, wanita menyukai bunga.
b. Jadi, keluarga Rini menyukai bunga.
c. Maka, bunga sangat disukai oleh wanita.
d. Bunga identik dengan wanita.
e. Jadi, wanita adalah bunga.
3. Bacalah paragraf sebab akibat berikut !
Kesadaran masyarakat yang masih kurang antara lain dinyatakan dengan membuang sampah sembarangan sehingga membuat tersumbat saluran air atau sungai. Penebangan hutan yang sewenang-wenang pun mengakibatkan tidak adanya resapan air atau mengakibatkan erosi. Ditambah lagi adanya bangunan di atas daerah aliran sungai, membuat sungai menjadi sempit dan dangkal. …

Kalimat yang tepat untuk mengakhiri paragraf sebab akibat tersebut adalah …
a. Akibatnya, pemerintah harus memperlebar atau membuat sungai baru.
b. Para pengembang perumahan hendaknya membuat rumah-rumah sederhana.
c. Bila hujan turun, banjir tak dapat dihindarkan.
d. Pemerintah harus tegas menindak masyarakat yang membangun di DAS.
e. Akibatnya, pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menanggulangi sampah.

4. Setelah diadakan survey ke pemukiman liar di sepanjang rel kereta api itu, penduduk menempati rumah-rumah terbuat dari bahan yang berupa seng, papan, dan kardus bekas. Rumah itu tidak memiliki MCK, pendek, pengap, lantainya berupa tanah dan lembab. Jadi , dapat dikatakan bahwa tempat tinggla mereka tidak layak huni.

Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah ….
a. sebab-akibat
b. silogisme
c. generalisasi
d. analogi
e. akibat sebab
5. Seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan berpendidikan tinggi, ia akan seperti padi. Setangkai padi mulai berisi akan merunduk. Makin bernas bulir padi itu, makin merunduk tangkainya. Begitu pula manusia yang berilmu tinggi dan berpendidikan tinggi, semakin ia merendahkan hati seperti merunduknya setangkai padi yang berbulir bernas.

Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah …
a. sebab akibat
b. deduksi
c. silogisme
d. generalisasi
e. analogi
Jawablah pertanyaan tersebut dengan jelas !
1. Buatlah sebuah analogi tentang kehidupan manusia !
2. Bilamana sebuah paragraph dikatakan paragraph deduksi !
3. Bilamana sebuah paragraph disebut paragraph induktif !
MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.1 Menulis surat lamaran pekerjaan
Indikator
a) Mengenali struktur surat lamaran pekerjaan
b) Menyususn surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan dengan memperhatikan struktur, bahasa, diksi, dan EYD.
c) Menyempurnakan kekurangan surat lamaran pekerjaan dari segi struktur, diksi, bahasa, dan EYD
Materi
- Contoh surat lamaran pekerjaan
- Kalimat pembuka, isi, dan penutup
- Penggunaan bahasa baku dan pilihan kata
- Penggunaan EYD dan tanda baca
Contoh surat lamaran pekerjaan
Hal : Lamaran Pekerjaan Brebes, 24 Agustus 2006
Lapiran : 1 berkas


Yth.
Bapak Menteri Pendidikan Nasional
Lewat Ka. Kanwil Depdiknas
Propinsi Jawa Tengah
Semarang


Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat edaran nomor 235/103.29/KP/2006 tanggal 26 Juli 2006 tentang penerimaan pegawai negeri sipil, maka dengan ini saya :
nama : Shabrina , S.H.
tempat tanggal lahir : Brebes, 27 Juli 1987
alamat : Jalan P. Diponegoro Rt3/Rw 5 Jatisawit Bumiayu
pendidikan : Sarjana Hukum
dengan ini mengajukan surat lamaran kerja di bidang administrasi.
Bersama ini pula saya lampiorkan :
1.Satu lembar foto kopi ijazah terakhir.
2. Satu lembar foto kopi traskrip nilai.
3. SKKB.
4.Kartu kuning ( Pencari Kerja).
5. Surat Pengabdian.
6. Tiga lembar pas foto ukuran 4 x 6 cm.
Besar harapan saya untuk diterima sebagai CPNS di bagian administrasi.
Atas pertimbangan dan perkenan Bapak, saya sampaikan terima kasih.

Hormat saya

Ttd.
Shabrina, S.H.


Tagihan 1
Setelah Anda cermati coba tuliskan bagian pembukaan surat lamaran pekerjaan tersebut !

Tagihan 2
Sebutkanlah bagian-bagian surat lamaran pekerjaan tersebut !

Tagian 3
Buatlah surat pekerjaan berdasarkan iklan tersebut di bawah ini !

LOWONGAN PEKERJAAN
Sebuah perusahaan Furniture Internasional yang sedang berkembang membutuhkan satu orang KEPALA BAGIAN PRODUKSI
Dengan syarat :
1. Pria atau wanita usia 30 – 45 tahun
2. Pendidikan minimal D III
3. Berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun
4. Mampu bekerja sendiri dan mengatur jadwal produksi
5. Bersedia ditempatkan di Brebes
6. Sanggup memimpin kurang lebih 30 karywan
Pelamar yang memenuhi persyaratan disediakan penghasilan yang menarik.
Lamaran alamatkan ke :

Kepala Personalia
PT Sidojadi
Jalan Kemanggisan nomor 235 Semarang Kode pos 52771, maksimal 2 minggu setelah iklan ini terbit.

Uji Kompetensi Dasar 4
Pilihlah jawaban yang paling benar
1. baca iklan tersebut

Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan tersebut adalah …
a. Sehubungan dengan iklan yang dimuat dalam harian KOMPAS, 2 Juni 2004 tentang lowongan kerja untuk staf kantor, dengan ini saya nama ….
b. Berhubung iklan yang dimuat dalam harian KOMPAS yang terbit tanggal 2 Juni 2004 tentang lowongan kerja, dengan ini saya….
c. Karena saya memenuhi persyaratan dalam KOMPAS tersebut maka saya memberanikan diri untuk melamar.
d. Sesuai dengan KOMPAS 2 Juni 2004 saya memenuhi syarat untuk itu sudilah Ibu menerima saya menjadi staf kantor.
e. Karena saya merasa cocok menjado karyawan kantor maka dengan ini saya mengajukan seperti yang diminta di KOMPAS.
2. Ibu Dra. Irawati lahir di Solo 20 April 1980, beragama islam, alamat Jalan Raya Prambanan 10, Solo.
Penulisan identitas pelamar yang sesuai dengan EYD yang tepat adalah ….
a. Berikut ini adalah identitas saya :
Nama : Ibu Dra. Irawati
Tempat tanggal lahi : 20 April 1980
Agama : Islam
Alamat : Jln. Raya Prambanan no. 10 Solo.
b. Yang bertanda tangan di bawah ini :
nama : Ibu Dra. Irawati
tempat tanggal lahi : 20 April 1980
agama : Islam
alamat : Jln. Raya Prambanan no. 10 Solo.
c.Adapun identitas saya :
Nama : Ibu Dra. Irawati
Tempat tanggal lahi : 20 April 1980
Agama : Islam
Alamat : Jln. Raya Prambanan no. 10 Solo.
d.Dengan ini saya sampaikan bahwa saya ,
nama : Ibu Dra. Irawati
tempat tanggal lahi : 20 April 1980
agama : Islam
alamat : Jln. Raya Prambanan no. 10 Solo.
e. Bersama ini saya:
Nama : Ibu Dra. Irawati
Tempat tanggal lahi : 20 April 1980
Agama : Islam
Alamat : Jln. Raya Prambanan no. 10 Solo.
Jawablah pertanyaan berikut !
1. Sebutkanlah syarat-syarat surat lamaran pekerjaan !
2. Buatlah kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan berdasarkan coba-coba !






















Pelajaran 2

MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi sambutan dan memberikan tanggapan
Indikator
• Mencatat pokok-pokok isi sambutan
• Membahas isi sambutan
• Membuat tanggapan terhadap isi sambutan
• Memberikan penilaian tentang sambutan
Materi : Sambutan Pembina Upacara Hari Besar

Upacara adalah salah satu media untuk meningkatkan kedisiplinan. Di sampan itu juga meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air. Setiap hari-hari besar tentunya di sekolah diadakan upacara, bahkan setiap hari Senin. Pada bulan Agustus kita merayakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia.
Setiap tanggal 17 Agustus seluruh bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan dan tentunya diadakan upacara. Pada saat upacara tentunya ada sambutan dari Pembina upacara.
Nah untuk latihan dengarkan baik-baik sambutan yang disampaikan oleh Pembina upacara di sekolahmu.

Tagihan 1
1. Sebutkan pokok-pokok isi sambutan yang disampaikan oleh Pembina upacara !
2. Buatlah ikhtisar sambutan yang disampaikan oleh Pembina upacara !
3. Bagaimana tanggapanmu tentang isi sambutan tersebut ?

Tagihan 2
Buatlah penilaian tentang sambutan yang disampaikan oleh Pembina upacara dengan format sebabagi berikut :

No. Isi Bahasa Intonasi Kejelasan vokal





Uji Kompetensi Dasar 1
Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Ragam bahasa resmi yang digunakan dalam sambutan adalah ….
a. Kemampuan berbahasa Indonesia merupakan syarat bagi siswa SMA untuk mengembangkan dirinya .
b. Kemampuan bahasa Indonesia merupakan syarat bagi siswa SMA untuk mengembangkan dirinya .
c. Kemampuan ragam bahasa Indonesia merupakan syarat bagi siswa SMA untuk mengembangkan dirinya.
d. Kemampuan berbahasa adalah merupakan syarat bagi siswa SMA untuk mengembangkan dirinya.
e. Kemampuan berbahasa merupakan syarat bagi siswa SMA untuk berkembang bagi dirinya.
2. Kalimat penutup sambutan yang tepat adalah …
a. Terima kasih atas perhatian Anda , jangan sampai lupa jasa-jasa para pahlawan.
b. Akhirnya saya tutup dengan harapan sambutan saya ini bermanfaat.
c. Saya mengajak Saudara untuk mengikuti jejak para pahlawan.
d. Demikian sambutan saya, semoga kita dapat meneladani dan meneruskan perjuangan para pahlawan.
e. Akhirnya, saya mengimbau Saudara agar terus mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur.
3. Pahamilah ilustrasi ceramah kemasyarakatan ini !
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun sekolah, OSIS di sekolah menggalakkan kegiatan GDN. Kegiatan ini dapat dilaksanakan melalui Paskibra, PKS, dan PMR. Sekolah mengawali kegiatan tersebut dengan ceramah.
Kegiatan pembuklan dalam ceramah yang paling tepat sesuai dengan ilustrasi adalah …
a. Dalam rangka menegakkan GDN, maka OSIS diharapkan dapat melaksanakan melalui kegiatan Paskibra, PMR, atau PKS.
b. Untuk mengawali kegiatan ulang tahun sekolah, maka OSIS dapat memulai kegiatannya dengan memasyarakatkan GDN melalui PMR.
c. GDN bukan hanya milik rakyat awam saja, melainkan juga untuk para pelajar.
d. Dalam ceramah ini, topic yang akan kita bahas yaitu masalah GDN yang dapat dilaksanakan oleh OSIS melaui Paskibra, PKS, dan PMR.
e. Kegiatan ceramah kali ini kita dengan menggalakkan GDN melalui OSIS.
Jawablah Pertanyaan berikut dengan jelas !
1. Sebutkanlah hal – hal yang perlu diperhatiklan dalam sambutan !
2. Bagaimana agar sambutan yang disampaikan oleh seseorang bisa diterima oleh pendengar dengan baik ?

BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.2 Menyampaikan intisari buku
Indikator
a) Mencatat hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan dari kehidupan tokoh di dalam buku
b) Menyampaikan hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan tentang tokoh tersebut kepada teman dengan kalimat sendiri yang tidak berbelit-belit
c) Memberikan komentar terhadap isi penyampaian teman
Materi
Buku biografi tentang seseorang yang terkenal
Simaklah intisari biografi berikut !
Ki Hadjar Dewantara
Ki Hadjar Dewantara, nama sebenarnya Raden Mas Soewardi soerjaningrat. Lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 , wafat 26 April 1959. Perintis kemerdekaan, pendidik nasional, tokoh politik persuratkabaran pada jaman permulaan pergerakan nasional dan pengarang. Ayahnya, Soerjaningrat, putra Paku Alam III. Pendidikan Sekolah Rendah Belanda, Sekolah Guru, sebelum tamat pindah ke STOVIA tidak dapat menyelesaikan karena orang tuanya tidak mampu membiayai lagi. Mulai terjun ke bidang jurnalistik sebagai pembantu harian berbahasa Jawa, Sedyo Tomo, di Yogyakarta dan harian berbahasa Belanda, MIdden Java, di Semarang, 1912, pindah ke Bandung bekerja sebagai anggota redaksi harian De Express yang dipimpin E.F.E. Doewes Dekker. Di samping itu juga menjadi anggota redaksi harian Kaoem Moeda, pembantu oetoesan Hindia, harian S.I. Surabaya, Tjahaja Timoer, Malang, pengasuh Het Tijdschrift, Bandung.
Beliau juga menjadi anggota dan pengurus Boedi Oetomo, Sarikat Islam dan akhirnya mendidirkan Indische Partij, 25 Des. 1912 bersama-sama Doewes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo (merupakan tiga serangkai).
Beliau dibuang k e Negeri Belanda pada tahun 1913 bersama-sama Tjipto dan Doewes Dekker , karena tulisannya yang berjudul Ats ik eens Nederlander was. Selama di pembuangan merumuskan perjuangan politiknya dengan menulis di berbagai surat kabar di Negeri Belanda dan Indonesia, dan berusaha menambah ilmu, terutama di bidang pendidikan.
Tahun 1916 berhasil meraih ijazah Middelbare Acte (Ijazah guru), 1917 pembuangnya dicabut. 1918 mendirikan kantor berita Indonesische Persbureau di Nederland yang sekaligus menjadi tempat berkumpulnya kaum pemuda Indonesia yang sedang menuntut ilmu di sana dan kantor propaganda bagi pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Beliau kembali ke Indonesia tahun 1919. Diangkat menjadi seklretaris, kemudia ketua, Pengurus Besar National Indische Partij, di samping mengasuh De Express, De Beweging, dan Persatoean Hindia, yang berkedudukan di Semarang.
Tahun 1921 terjun sepenuhnya dalam dunia pendidikan. Mula-mula sebagai guru di Adhi Dharmo, sekolah yang didirikan kakaknya, R.M. Soerjopranoto. Tahun 1922 mendirikan aekolah sendiri yang diberi nama Taman Siswa dan mendapat bantuan beberapa anggota dari perkumpulan Sarasehan Slasa Kliwon.
Pendidikannya mengakui hak anak atas kemerdekaan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat pembawaannya (Tutwuri Handayani, mengakui anak dari belakang sambil membimbingnya. ). Dasar pendidikannya adalah Kebudayaan, kebangsaan Indonesia dan berdiri di atas kaki sendiri.
Tahun 1945 ikut mendirikan Komite Nasional Indonesia Pusat, diangkat menjadi menteri Pengajaran pada kabinet yang pertama. Atas jasa-jasanya tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.
(Ensiklopedi Indonesia, Edisi khusus, 1991)
Tagihan 1
1. Sebutkanlah hal-hal yang penting bagi bangasa Indonesia dalam memajukan pendidikan !
2. Tuliskanlah dasar-dasar pendidikan yang dikemukakan oleh K.H.Dewantara !
3. Hikmah apa yang dapat kita petik dari tokoh Ki Hadjar Dewantara ?
4. Bagaimana komentar Anda mengenai tokoh pendidikan ini ?
Tagihan 2
1. Carilah buku mengenai tokoh penting yang ada di Indonesia.
2. Kemudian bacakanlah di depan teman-teman !
3. Setelah Anda dengarkan buatlah ikhtisarnya !
4. Catatlah hal-hal yang penting mengenai tokoh yang diperdengarkan oleh temanmu !
Uji Kompetensi Dasar 2
Pilihlah jawaban yang paling benar !
1. Simaklah paragraf berikut !
Tahun 1916 berhasil meraih ijazah Middelbare Acte (Ijazah guru), 1917 pembuangnya dicabut. 1918 mendirikan kantor berita Indonesische Persbureau di Nederland yang sekaligus menjadi tempat berkumpulnya kaum pemuda Indonesia yang sedang menuntut ilmu di sana dan kantor propaganda bagi pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Pikiran utama paragraf di atas ialah ….
a. Ki Hadjar Dewantara memperoleh ijazah guru.
b. Ki Hadjar Dewantara dicabut dari pembuangannya.
c. Ki Hadjar Dewantara mendirikan kantor berita.
d. Ki Hadjar Dewantara mulai terkenal dengan kantor beritanya.
e. Kaum muda berkumpul di kantor berita.
2. Simaklah paragraf berikut !
Tahun 1921 terjun sepenuhnya dalam dunia pendidikan. Mula-mula sebagai guru di Adhi Dharmo, sekolah yang didirikan kakaknya, R.M. Soerjopranoto. Tahun 1922 mendirikan aekolah sendiri yang diberi nama Taman Siswa dan mendapat bantuan beberapa anggota dari perkumpulan Sarasehan Slasa Kliwon.
Kalimat utama paragraf di atas ialah ….
a. Tahun 1921 terjun sepenuhnya dalam dunia pendidikan.
b. Mula-mula sebagai guru di Adhi Dharmo, sekolah yang didirikan kakaknya.
c. Tahun 1922 mendirikan sekolah sendiri yang diberi nama Taman Siswa.
d. Ki Hadjar Dewantara mendirikan sekolah bernama Taman Siswa.
e. Ki Hadjar Dewantara terjun ke dunia pendidikan sejak tahun 1921.
3. Taman Siswa mempunyai semboyan
a. Tutwuri Handayani
b. Ing Ngarso Sung Tulodho
c. Ing Madyo Mangun Karso
d. Membela Rakyat Kecil
e. Belajar seumur hidup.
4. Kesimpulan dari wacana di atas ialah….
a. biografi Ki Hadjar Dewantara.
b. Sejarah kelahiran Ki Hadjar Dewantara.
c. Sejarah berdirinya Hari Pendidikan Nasional
d. Mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara.
e. Pentingnya tokoh-tokoh penting Indonesia.
Jawblah dengan singkat !
1. Tuliskanlah hal yang menarik dari biografi Ki Hadjar Dewantara !
2. Bagaimana komentar Anda mengenai tokoh KI Hadjar Dewantara ?
3. Bagaimana sikap Anda mngenai hari kelahiran KI Hadjar Dewanatar yang dijadikan sebagai hari Pendidikan Nasional ?

MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesim[ulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
3.2 Membaca intensif artikel
Indikator
a) Menemukan gagasan utama tiap paragraf
b) Mengungkapkan ciri-ciri artikel
c) mengungkapkan ide/pendapat penulis
d) Mengungkapkan penggunaan bahasa dalam artikel
e) Menyimpulkan isi artikel
Materi
Artikel ilmiah dalam media massa

Bacalah dalam hati Artikel di bawah ini !
Greenhouse di Indonesia, perlukah ?
Membangun greenhouse (GH) harus ada alasan kuat. Kenapa orang Belanda membangun GH 60-70 tahun yang lalu ? Ada beberapa factor; suhu musin dingin sangat rendah, salju, angina yang banyak, dan musim tanam pendek. Saat tak ada pasokan, harga sayuran meningkat tajam. Sebab itu orang Belanda memikirkan cara agar musim tanam dapat diperpanjang dan kontinuetas produksi terjaga di musim dingin.
Indonesia membangun GH 1—12 tahun lalu, karena suhu terlalu panas. Selain itu juga curah hujan tinggi, angina kencang, musim tanam pendek. Akibatnya, tak banyak yang bisa ditanam saat musim hujan. Apalagi intensitas serangan hama dan penyakit cucup tinggi. Saat uji coba pertama di Jawa Barat, GH dibuat dari bamboo karena murah dan banyak tersedia. Kalau mau impor sebenarnya bisa sejak dulu ,tetapi terlalu mahal.
Sebelum mulai, pertimbangkan lokasi, ketersediaan air berkualitas. Iklim, angina, curah hujan, elevasi lahan, hama dan penyakit, harga tanah, perizinan, jarak ke pasar, kondisi social penduduk, took pertanian, fasilitas komunikasi, kualitas jalan, , dan listrik. Misalnya saja, di daerah berangin kencang, konstruksi harus kuat, tetapi sinar matahari yang masuk kurang. Di Belanda, kurang sinar matahari 1%, produksi juga turun 1%. Bahkan pernah terjadi, GH impor roboh karena angina.
Menurut saya, GH terbaik di dunia ada di Belanda, tetapi belum tentu terbaik untuk di Indonesia. Belanda membangun GH untuk menahan panas agar tidak cepat keluar. Di Indonesia justru sebaliknya, supaya panas cepat keluar dan hujan tidak masuk. Penentuan bahan konmtruksi pun harus disesuaikan dengan luas lahan, komoditas yang mau ditanam, kapasitas investasi, pengalaman, dan ketersediaan di pasar local. Di Jawa Timur atau Bali, misalnya, kayu lebih banyak digunakan lantaran bamboo jarang dan mahal.
Jadi kesimpulannya, GH yang paling baik tidak ada karena tergantung banyak factor. Misalnya mau tanam apa, berapa luasnya, bagaimana keadaan lahan ? Namun, sebaiknya mulai dari skala kecil. JIka petani memulai dengan lahan 200 m persegi, maka bambulah yang terbaik. JIka sukses, bisa dikembangkan lebih lanjut, dengan kontruksi lebih bagus dan mahal.
Begitu banyak factor yang perlu dipertimbangkan GH. Lantas perlukah GH di Indonesia ? Menurut saya, sangat perlu. Saat ini jumlah penduduk Indonesia 250 juta orang, setiap tahun bertambah 2-3 juta. Luas lahan produksi menurun, karena perluasan lahan untuk perumahan dan industri. Ini berarti lahan untuk menanam sayuran menyempit, sementara jumlah orang terus bertambah.
Jika tidak cepat mengantisipasi, bisa-bisa Indonesia jadi pengimpor sayur. Tidak ada jalan lain, produktivitas per unit lahan harus ditingkatkan. Misalnya saja dengan menanam tomat di lahan terbuka, kita bisa mendapatkan 2-3 kilogram per tanaman. Namun, jika dengan GH dan pemeliharaan optimal, diperoleh 15 kilogram.
Tidak hanya itu, di masa depan pemanfaatan GH di Indonesia pasti berkembang. Walaupun beberapa tahun terakhir perekonomian Indonesia sedang menurun, tetapi saya optimis beberapa tahun ke depan membaik. Permintaan terhadap sayuran berkualitas tinggi cenderung meningkat, terutama dari golongan menengah ke atas. Karena itu, kontinuetas produksi pun harus dipertahankan.
Namun, masih banyak kendala yang dihadapi. Kendala utama tentu saja uang. Banyak petani tidak memiliki sumber kredit. Kalau saja mereka bisa mendapatkan kredit lunak, pasti mereka lebih berani memulai. Sayang , bank tidak mengerti bisnis hortikultura. Mereka menganggap investasi pertanian terlalu banyak risiko sehingga enggan mengeluarkan dana. Kalau pun kredit disetujui, bunga tinggi (20%). Mana ada petani yang mampu menghasilkan keuntungan secepat itu ?
Selain itu, kualitas SDM masih terbatas. Masih sulit mencari manajer yang benar-benar mampu mengelola GH dengan baik. Itulah sebabnya PT Joro juga mmengembangkan beberapa pusat pelatihan di Jawa dan Bali.
Hal lain yang tak kalah penting adalah skala usaha. Memulai sebaiknya dari skala kecil. Pasokan produk bisa dilakukan ke beberapa restoran. Selain biaya lebih irit. SDM juga bisa menyesuaikan. Sayang, banyak pengusaha langsung membangun GH skala besar dengan nilai investasi tinggi. Mereka hanya mengkalkulasi keuntungan.
Menurut mereka, bila setiap meter persegi mampu mencapai keuntungan sebesar x, maka dengan lahan seluas 10.000 meter persegi keuntungan yang didpat 10.000 kali lipat. Padahal, kenyataannya tidak semudah itu. Petani juga jangan mudah percaya pada tenaga ahli dari luar negeri yang memberi saran terlalu muluk dan canggih.
* Roland J.P.J. Serhalawan, praktisi greenhouse Indonesia, pemilik PT JORO
Dikutip dari Majalah TRUBUS Edisi 405 Agustus 2003 XXXIV
Tagihan 1
1. Tentukan pikiran utama dari paragraf 1, 2,3,4, dan ke-5 pada wacana di atas !
2. Tuliskanlah kalimat utama dari paragraf 6, 7, 8, 9, dan ke-10 pada wacana tersebut !
3. Mengapa wacana tersebut di atas disebut artikel, sebutkanlah cirri-ciri artikel ?
4. Apa pendapat penulis tentang grennhouse di Indonesia ?
5. Bagaimana sebaiknya greenhouse di Indonesia ?
6. Buatlah kesimpulan dari wacana tersebut di atas kurang lebih empat kalimat !
Tagihan 2
Carilah makna kata serapan yang berasal dari wacana di atas :
f. greenhouse g. komoditas
g. intensitas h. investasi
h. kualitas i. produktivitas
i. elevasi j. kontinuitas
j. fasilitas k. risiko
k. konstruksi l. hortikultura
Tagihan 3
Buatlah kalimat dari lain dengan menggunakan kata-kata serapan tersebut !

Uji Kompetensi 3
Pilihlah jawaban yang paling tepat
1. Salah satu program pemerintah dalam masa pembangunan adalah usaha penyebaran penduduk Jawa, Bali, dan Lombok (Jambal). Untuk lebih memperjelas keprohatinan disebutlah penyebaran itu dengan nama khusus, yaitu transmigrasi. Bahkan dalam kaitan itu Bung Hatta berkata dalam konggres ahli-ahli ekonomi (Jogya, 3 Februasi 1946) “Suatu maslah yang maha penting dalam rangkaian politik kemakmuran adalah transmigrasi. Kalau ini tidak terpecahkan Indonesia tidak bakal makmur”.
Gagasan utama paragraph di atas terdapat pada kalimat ….
a. pertama d. pertama dan terakhir
b. kedua e. semua kalimat
c. terakhir
2. Setiap pengunjung akan berdecak kagum bila melihat keindahan Gunung Rinjani. Di sana kita dapat melihat lembah dan ngarai yang berkelok-kelok bagaikan akar pohon beringin yang menancap erat di permukaan tanah. Dipayungi langit biru dan gumpalan-gumpalan awan, gunung tampak kokoh menghijau dengan puncak yang berpasir. Begitulah Gunung Rinjani menyuguhkan pemandangan alam yang indah.
Gagasan utama paragraph tersebut terungkap pada kalimat ….
a. pertama d. keempat
b. kedua e. pertama dan keempat
c. ketiga
3. “Rayonosasi dulu dan sekarang itu berbeda”. Kalau dulu rayonisasi mengelompokkan anak untuk melanjutkan sekolah pada daerah tertentu, sekarang hanya membantu orang tua murid mendaftar sekolah. Jadi lebih bersifat pelayanan. “Sekarang, murid bebas memilih sekolah”, kata Abdul Rochim, Kepala Subdinas Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, saat ditemui Kompas sebelum acara Sosialisasi PSB 2002/2003 di Jakarta,JUmat (10/5).
(Sumber,KOmpas,Sabtu,11 Mei 2002)
Gagasan utama paragraph di atas adalah ….
a. perbedaan pengertian rayonisasi dulu dengan sekarang.
b. Rayonisasi adalah mengelompopkkkan anak untuk melanjutkan.
c. Sayonisasi adalah wujud yang bersifat pelayanan.
d. Kebebasan murid untuk memilih sekolah.
e. Pernyataan Kepala Subdinas Pendidikan SLTP.
4. Tidak hanya itu, di masa depan pemanfaatan GH di Indonesia pasti berkembang. Walaupun beberapa tahun terakhir perekonomian Indonesia sedang menurun, tetapi saya optimis beberapa tahun ke depan membaik. Permintaan terhadap sayuran berkualitas tinggi cenderung meningkat, terutama dari golongan menengah ke atas. Karena itu, kontinuetas produksi pun harus dipertahankan.
Kesimpulan paragraph di atasa adalah ….
a. Di masa depan GH di Indonesia pasti berkembang.
b. Perekonomian di Indonesia akhir-akhir ini menurun.
c. Permintaan sayuran berkualitas terus meningkat.
d. Kontinuitas produksi sayuran harus dipertahankan.
e. Dengan adanya GH sayuranm di Indonesia semakin berkualitas.

5. Namun, masih banyak kendala yang dihadapi. Kendala utama tentu saja uang. Banyak petani tidak memiliki sumber kredit. Kalau saja mereka bisa mendapatkan kredit lunak, pasti mereka lebih berani memulai. Sayang , bank tidak mengerti bisnis hortikultura. Mereka menganggap investasi pertanian terlalu banyak risiko sehingga enggan mengeluarkan dana. Kalau pun kredit disetujui, bunga tinggi (20%). Mana ada petani yang mampu menghasilkan keuntungan secepat itu ?
Kesimpulan paragraph di atas adalah ….
a. Banyak kendala yang masih dihadapi.
b. Kendala utama adalah masalah perkreditan.
c. Bank tidak banyak mengerti tentang hortikultura.
d. Bunga bank yang masih tinggi.
e. Kendala tentang pengadaan GH di Indonesia.
Jawablah dengan jelas !
1. Sebutkanlah cirri-ciri artikel
2. Buatlah kesimpulan kurang lebih 5 kalimat dari wacana yang berjudul “Green
House di Indonesi Perlukah?”

KEMAMPUAN BERSASTRA
MENDENGARKAN
Kompetensi dasar
1. Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui mendengarkan dan mendiskusikan pembacaan secita pendek, dan pembacaan teks drama
Standar kompetensi
1.1 Mendengarkan pembacaan cerpen dan teks drama
Indikator
a) Menanggapi pembacaan cerpen dari segi vokal, intonasi, dan penghayatan
b) Menjelaskan unsur-unsur pembangun sastra ( tema, latar, watak tokoh, alur, pesan,
atau sudut pandang dan konflik) dalam cerpen yang dibacakan
Materi

Pengertian Cerpen


Cerpen adalah karya sastra prosa yang melukiskan tikaian dramatic dan mengandung kesan tunggal yang dominan. Jalan cerita memang pendek,tetapi tidak semua cerita yang pendek disebut cerpen. Fabel, cerita rakyat bukan termasuk cerpen, karena cerpen mempunyai cirri khusus.

Ciri-ciri Cerita Pendek
1. Bersifat fiksi atau rekaan, bukan peristiwa yang benar-benar terjadi. Hanya sekadar khayalan pengarang, tetapi logis.
2. Pokok penceritaan terfokus pada satu aspek cerita yang menimbulkan efek dan kesan tunggal.
3. Yang diungkap hanya masalah yang sangat penting dengan diksi yang tepat.
4. peristiwa disusun dengan cermat dan jealas serta efektif.
5. Penyajian cerita bersifat naratif.
6. Cara penceritaan sangat padat tidak diselingi cerita yang lain.

Error! Objects cannot be created from editing field codes.
Unsur-unsur Cerpen
1. tema
2. Alur
3. watak tokoh
4. latar
5. sudut pandang
6. amanat
7. style (gaya pengarang/gaya bahasa pengarang)
a. Watak tokoh
Perwatakan tokoh adalah karakter atau sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku tokoh dalam cerita.
Pengarang menggambarkan watak tokoh dapat melalui :
1. penjelasan langsung dari pengarang (tertulis) bahwa tokohnya berwatak baik, pemarah, sadis, dengki, licik , kikir, sombong, bijaksana, rapi, dan sebagainya.
2. dialog antartokoh.
3. tanggapan atau reaksi dari tokoh lain terhadap tokoh utama.
4. pikiran-pikiran dalam hati tokoh.
5. bentuk fisik tokoh.
6. tongkah laku, tindakan tokoh, atau reaksi tokoh terhadap suatu masalah.
7. lingkungan tokoh.
b. Amanat
Amanat ialah pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui isi cerita yang dikarangnya. Amanat yang disampaikan dapat secara langsung( tertulis) atau melalui dialog antartokoh dalam cerita atau tidak langsung (tersirat)
c. Latar cerita
Latar cerita ialah keterangan mengenai waktu, ruang/tempat, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
d. Sudut pandang
Sudut pandang ialah cara si pengarang mengisahkan/ menceritakan suatu cerita. Sudut pandang terbagi menjadi, orang I, oarng III, atau campuran (orang I dan orang III)
Sudut pandang orang I terbagi menjadi orang I sebagai tokoh utama, contoh : autoobiografi, cerita rekaan, tetapi seakan pengarang sendiri yang diceritakan. Orang I pengamat, yaitu pengarang sebagai pengamat, tetapi ada dalam cerita. Kata ganti yang dapat digunakan saya, atau aku atau sejenisnya, biasa juga disebut sudut pandang akuan.
Sudut pandang orang III terbagi menjadi orang III serba tahu, yaitu yang melaporkan semua tindak tanduk yang sangat pribadi dari pelaku, dan orang III terarah, yaitu terpusat pada satu karakter. Kata ganti yang dapat digunakan adalah dia, ia, mereka, nama orang, atau kata ganti orang ketiga lainnya, biasa disebut sudut pandang diaan.
f.Tema
Tema adalah pokok permasalahan yang mendasari penggubahan cerita. Tema novel atau cerpen biasanya sesuai dengan kondisi daerah pada saat itu, atau kondisi pengarang saat itu. Tema biasanya diambilkan dari kehidupan dalam masyarakat di mana pengarang tinggal.
g. Konflik
Konflik adalah ketegangan atau pertentangan dalam suatu cerita (drama) pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri tokoh, dua orang tokoh, atau kelompok.

Tagihan 1
Bacakanlah dengan nyaring di depan teman-temanmu cerpen berikut !
Teman yang lain membuat catatan tentang vocal, intonasi dan penghayatan nya .
Pak Pri
Pak Pri membuka amplop berwarna kuning, ber-kop Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi di tangannya. Hatinya berbinar mendapatkan berita surat itu. Pak Pri diundang dalam malam penganugerahan di sebuah hotel berbintang di pusat kota. Dirinya terpilih sebagai guru teladan tingkat provinsi tahun ini. Terbayang dia dengan kondisi istrinya yang sedang terbaring sejak sebulan lalu di rumah sakit. “Mudah-mudahan”, batinnya.
Atin, istrinya sebulan lalu dinyatakan positif mengidap kanker payudara. Tidak tanggung-tanggung, kanker yang menggerogoti istrinya dinyatakan dokter rumah sakit umum sudah mencapai stadium empat. Betapa hancur hati Pak Pri waktu itu. Tidak pernah – pernah ada firasat apapun kalau istrinya mengidap penyakit tersebut. Dokter sebenarnya telah menyarankan kalau payudara sebelah kiri Atin harus dibuang. Namun saran dokter itu belum dapat dilakukan oleh Pak Pri dan Atin. Mereka bukannya takut menghadapi kamar operasi. Namun biaya operasilah yang menjadi masalahnya.
Pak Pri hanyalah seorang guru SD golongan rendah. Kalaupun Atin dioperasi, mungkin biaya yang akan ditanggung pemerintah karena dia pegawai negeri tidak akan mencukupi. Kalau harus mengeluarkan uang dari gajinya pastilah tidak cukup. Gajinya selama ini digunakan hanya untuk makan sehari-hari bersama kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Sekadar biaya inap dan obat-obat penahan rasa sakit selama ini masih bias pas-pasan dari gaji dan asuransi kesehatan. Pak Pri dan keluarganya masih bias bertahan.
Namun tiga hari yang lalu Atin istrinya agaknya sudah tidak bias menahan lagi penyakitnya. Atin mengerang kesakitan. Pak Pri yang mendampingi istrinya benar-benar remuk hatinya. Sekali lagi dokter menyarankan agar Atin segera dioperasi. Sekali lagi pula Pak Pri membayangkan biaya operasi Atin.
Pak Pri lalu berpikir untuk meminjam uang dari Haji Badar, tetangganya yang tidak terlalu jauh dari rumahnya. Sebenarnya berat hati Pak Pri menemui Haji Badar. Dari cerita orang-orang di kampungnya, agak sulit meminjam uang dari tetangganya yang memilki berpuluh-puluh lembu dan berhektar-hektar kebun sawit itu. “Tetapi tidak ada salahnya”, pikir Pak Pri.
Sampai dip agar rumah Haji Badar yang megah itu, hati Pak Pri kembali ciut. Terbayang olehnya wajah Haji Badar yang dingin itu. Namun ketika membayangkan jeritan istrinya di rumah sakit, Pak Pri menguatkan hatinya menemui Haji Badar.
“Aduuuh, Pri. Bukannya saya tidak mau membantu. Tapi Kau kan tahu harga sawit sekarang ini turun drastic. Kebutuhan juga senmakin banyak dan mahal-mahal. Belum lagi karyawan yang terus menuntut kenaikan gaji. Pajak juga harus dibayar. Pokoknya saya ini rugi terus Pri”. Ujar Haji Badar.
Haji Badar terus bicara dan Pak Pri hanya bias menunduk diam. Dia tidak tahu harus mengatakan apa.
“Kau pastilah tahu. Kau ini kan guru,ya? Pasti Kau banyak mengikuti perkembangan berita di tanah air. Tentang harga listrik, PLN, biaya telepon, dan sebagainya”.
Haji Badar bicara terus. Pak Pri berpikir keras bagaimana caranya agar Haji Badar mau meminjaminya uang. Namun dia tidak sanggup. Pikirannya sangat sederhana, kalumat yang keluar hanyalah sebuah kalimat kalau ia sekadar ingin meminjam uang untuk biaya pengobatan istrinya. Namun Haji Badar selalu berputar-putar menolak maksud Pak Pri tersebut.
“Jadi tidak ada yang bias saya pinjam Pak Haji ? Tolonglah ! Saya Janji pecan depan insya Allah sudah saya kembalikan, Pak!”.
“Maaf Pri. Sekali lagi maaf. Gini aja, ini ada uang untuk anakmu !”” Haji Badar menyodorkan selembar uang lima ribu rupiah
Pak Pri menundukkan kepala menerima uang lima ribu rupiah itu. Tidak pernah ia memelas seperti ini. Meskipun rumahnya sangat seerhana ataupun anaknya yang tidak memiliki uang jajan yang layak . Bahkan dapat diktakan lebih sering tidak berjajan.
Telah dua puluh empat tahun Pak Pri mengabdi pada Negara sebagai guru sekolah dasar. Semua keprihatinan hidup keluarga dilewatinya dengan hati yang ikhlas. Bakatnya yang memang benar-benar menjadi guru telah menempa kepribadiannya untuk kukuh dalam memegang prinsip, termasuk tidak meminjam uang. Dia sering diejek teman-teman sejawatnya. “He Pri, kalau pegawai negeri tidak meminjam uang namanya bukan pegawai negeri. Sayang Pri… saying !” kata mereka setiap kali bertemu. Namun prinsip itu kini dilanggarnya. Bahkan sekali ini Pak Pri benar-benar seperti oaring yang paling tolol menerima penolakan Haji Badar. Pak Pri berjalan lunglai menyelusuri jalan ke rumahnya yang dirasakannya seperti menginjak duri-duri tajam.
Pak Pri merogok amplop yang ada di kantungnya . “Mudah-mudahan”, gumamnya lagi. Pak Pri merasa itulah harapannya satu-satunya.
***
Hotel itu megah sungguh. Pak Pri menginjakkan kakinya memasuki lobby hotel. Semua begitu aneh baginya. Belum pernah ia melihat ruang seperti ini. Maklum ia hanyalah seorang guru di sekolah terpencil. Kalau melewati jalan di depan hotel ia memang sudah pernah. Waktu itu ia dan rombongan guru sedang mengadakan kunjungan ke rumah teman sejawat yang sedang sakit. Kebetulan waktu itu mobil yang mereka carter melewati jalan di depan hotel ini.
Pak Pri mengeluarkan surat undangan dan membaca dengan cermat. Di sana tertulis tempat acara Asoka Room.
“Ada yang bias saya Bantu, Pak ?” kata seorang resepsionis hotel tiba-tiba.
“Oh …eh..mh.. ya… ya !” Pak Pri gelgapan. Tapi ia cepat menguasai dirinya. “Saya mencari tempat ini, Bu !” katanya kemudian.
“Oh acara guru ya. Eh … sebentar Pak ! “ tiba-tiba perempuan resepsionis itu berhenti “ Kalau tidak salah, Bapak kan Pak Pri , ya ?”.
Pak Pri bingung. Dia kaget kok ada yang mengenalnya di ibukota provinsi yang jauh dari tempatnya di kampung.
“Ibu siapa , ya ?”, Tanya pak Pri.
“Jangan panggil saya ibu, Pak ! Saya Nora. Saya murid Bapak waktu SD dulu !”
“Oh…. Ya !” kata Pak Pri manggut-manggut sambil berusaha mengingat perempuan yang katanya muridnya itu. Dia benar-benar tidak ingat.
“Jadi Bapakdiundang dalam acara guru itu, ya Pak ? Coba saya lihat undangannya !”
Pak Pri menyodorkan kertas undangan kepada perempuan itu.
“Waaaaah, hebat ! Bapak terpilih sebagai guru telagan tingkat provinsi. Selamat ya Pak !”
Perempuan yang bernama Nora itu tampak begitu senang melihat gurunya berprestasi. Pak Pri hanya bias menarik nafas dalam-dalam. Pikirannya kembali kepada istrinya yang ada di rumah sakit.
“Bapak di sini tinggal di mana, Pak ?”
“Di rumah sakit”, jawab Pak Pri singkat
“Di rumah sakit ?” Nora tampak tidak mengerti. Pak Pri kemudian menceritakan tentang penyakit istrinya sampai istrinya ada di rumah sakit.
“Oh, hamper lupa. Sudah waktunya ini. Di mana ya tempat acara ini ?” kata Pak Pri kemudian.
“Oh iya, mari saya antarkan Pak !”
Keduanya lalu menuju lantai empat tempat acara itu berlangsung.
Pembawa acara terdengar meminta undangan segera memasuki ruangan karena pejabat tinggi provinsi yang rencanannya akan membuka acaranya sedang menuju tempat acara. Nora mempersilakan Pak Pri masuk dan kemudian mohon pamit.
Pejabat tinggi provinsi itu pun telah sampai di ruangan. Semua tamu diminta berdiri. Pak Pri yang berada di pojok kiri baris kedua ruangan juga ikut berdiri. Setelah pejabat itu sampai di tempat duduknya, para undangan dipersilakan duduk kembali.
Acara demi acara berlangsung sampai akhirnya diumumkan para juara guru teladan seluruh tingkatan sekolah. Pada nomor kedua dibacakan nama Pak Pri sebagai guru teladan provinsi tingkat sekolah dasar. Kepada para guru teladan diminta ke atas panggung untuk menerima hadiah. Pak Pri ikut naik ke panggung.
Sampai di panggung ternyata seluruh guru teladan diminta berbicara di hadapan pejabat provnsi. Pak Pri sempat bingung. Sedikit pun dia tidak membayangkan akan diminta untuk bicara di atas panggung seperti ini. Apa lagi yang dia ingat hanyalah istrinya di rumah sakit yang sedang sekarat.
“Bapak-bapak, Ibu-ibu semoga pendidikan di Indonesia semakin baik pada masa-masa mendatang”, Kata Pak Pri menutup sambutannya. Di luar dugaan. Pak Pri ternyata begitu lancer bicaranya. SEmua mengangguk-anggukkan kepala dengan tulius. Ia sendiri kaget. Ia bersyukur karena diberikan kekuatan untuk memberikan sambutan itu.
Pejabat provinsi itu pun naik panggung memberikan hadiah. Hadiah diberikan berupa plakat dan sebuah bungkusan dibalut warna putih. Bukan main senangnya Pak Pri menerima hadiah itu. Dia membayangkan istrinya di rumah sakit.
Selesai acara Pak Pri segera menuju kamar mandi hotel . Dengan semangat Pak Pri membuka bungkusan warna putih. Pak Pri benar-benar berharap hadiah yang di bungjusan itu dapat membuat pengobatan istrinya. Namun Pak Pri hanya bias terduduk lunglai. Bungkusan itu ternyata berisi selembar piagam penghargaan dan sejumlah buku-buku terbaru yang salah satunya berjudul Penghargaan Terhadap Profesi Guru.
BUkan main kecewanya Pak Pri. Hatinya benar-benar sedih. Pak Pri kembali ingat Atin istrinya di rumah sakit, Pak Pri bergegas menuju rumah sakit. Dia benar-benar bingung. Dia tidak tahu harus bagaimana lagi menyelamatkan istrinya. Hadiah diharapkannnya atas terpilihnya dia sebagai guru teladan. Sepanjang jalan Pak Pri berdoa memohon agar istrinya diberi umur yang panjang. Pak Pri terus berlari.
Pak Pri sampai di ruangan istrinya dirawat. Dia melihat oarng ramai berkerum,un di sekitar kamar itu. Pak Pri tidak tahu harus bagaimana lagi.
Maafkan aku ,Atin !” batinnya. Dia kemudian menangis sejadi-jadinya. Dia benar-benar merasa bersalah kepada istrinya.
“Pak Pri, selamat ya !” tiba-tiba di depannya berdiri dokter yang merawat istrinya. “Bapak telah terpilih sebagai guru teladan tingkat provinsi!”.
“Tidak ada gunanya, pak dokter. Istri saya yang lebih penting!”
“Nah , ini selamat yang kedua. Istri Bapak telah selesai dioperasi dua jam yang lalu”, dokter menjabat erat tangan Pak Pri,
“Maksud Pak Dolter? Bagaimana bias?” Pak Pri terheran-heran.
“Tadi ada yang dating ke sini menjamin semua biaya istri Bapak. Dia dating bersama suaminya”.
“Oh… siapa yang menjaminnya, Dok ?”
“Katanya namanya, Nora !”
“Ohh ….!?

Saripudin Lubis, Nyanyian Terakhir
(25 naskah terbaik Lomba Menulis Cerpen 2003)

Tagihan 2
1. Apa tema cerpen di atas ?
2. Sebutkan tokoh-tokoh cerpen di atas !
3. Dengan menggunakan cara apa pengarang menggambarkan perwatakan tokohnya ? Beri contoh dan penjelasannya !
4. Sebutkanlah latar cerpen di atas !
5. Apa amanat yang terkandung dalam cerpen di atas ?
Tagihan 3
1. Buatlah ikhtisar cerpen di atas !
2. Berdasarkan unsurnya termasuk cerpen yang mana , beri alas an yang kuat !
Tagihan 4
1. Buatlah komentar mengenai pembacaan temanmu tadi tentang vokal, intonasi dan
penghayatannya !
2. Bacakanlah komentarmu tadi dan mintalah tanggapan dari teman-temnan !



























Pelajaran 3

MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi dan memberikan tanggapan
Indikator
• Mencatat pokok-pokok isi informasi
• Membahas isi informasi
• Membuat tanggapan terhadap isi informasi
• Memberikan penilaian tentang informasi
Materi : Menyimak artikel yang dibacakan oleh guru
Bermain “Saling Simak Terpadu “
Persiapan
Yang dilakukan oleh guru :
1.Mencari artikel tentang Iptek sebanyak empat buah.
2. Menggunting artikel tersebut .
3. Mencatat kata-kata kunci dari masing-masing artikel tersebut.
4. Membuat pertanyaan dari masing-masing artikel, tiap artikel 10 pertanyaan.Pertanyaan esei tertutup (jawaban ada pada wacana jawaban singkat)
5. Membuat kelompok, tiap kelompok terdiri dari lima anak. Jumlah kelompok terdiri
tiga kelompok.
6. Memberi nama kelompok.
Yang dilakukan oleh siswa :
1. siswa langsung berkelompok dengan kelompok masing-masing.
2. siswa mempersiapkan catatan yang penting.
3. siswa yang tidak termasuk dalam kelompok mempersiapkan diri menyimak apa yang akan dibacakan oleh guru.
4. siswa memperhatikan perintah guru.
Cara bermain “Saling Simak Terpadu”
1. Setelah kelompok terbentuk kemudian memberikan nomor urut 1 sampai dengan 5 pada tiap-tiap kelompok.
2. semua anggota kelompok pertama keluar kelas (tidak boleh terlalu dekat dengan kelas, yang penting tidak bisa mendengar apa yang dibacakan oleh guru di dalam kelas) kelompok yang lain tetap di dalam kelas.
3. Anggota kelompok pertama nomor pertama masuk ke kelas.
4. Guru mulai membacakan artikel pertama pada semua anak yang ada di dalam kelas , termasuk anggota kelompok nomor satu kelompok pertama.
5. semua siswa menyimak apa yang disampaikan oleh guru.
6. siswa boleh mencatat hal-hal yang penting dari yang dibacakan oleh guru.
7. setelah selesai anggota kelompok pertama nomor 2 masuk ke kelas.
8. anggota kelompok nomor 1 maju dan menyampaikan apa yang didengarkan dari guru kepada anggota kelompok nomor 2.
9. semua siswa yang berada di kelas memperhatikan apa yang disamp[aikan oleh siswa tersebut.
10. siswa membuat catatan-catatan
11. setelah selesai anggota kelompok pertama yang bernomor 3 masuk ke kelas.
12. siswa yang bernomor 2 menyampaikan apa yang didapat dari yang disampaikan oleh anak bernomor 1.
13. siswa yang bernomor 3 memperhatikan dan mencatat hal-hal yang penting.
14. setelah selesai anggota kelompok pertama bernomor 4 masuk ke kelas.
15. anggota kelompok bernomor 3 menyampaikan apa yang didapat dari anggota kelompok bernomor 2.
16. setelah selesai anggota kelompok pertama yang bernomor 5 masuk ke kelas.
17. anggota kelompok bernomor 4 menyampaikan apa yang didapat dari anggota bernomor 3.
18. setelah semua anggota kelompok mendengarkan informasi, guru membagikan pertanyaan kepada masing-masing anggota kelompok tersebut.
19. jawaban dikumpulkan
20. siswa yang tidak ada dalam kelompok berkomentar.
21. setelah periode pertama selsesai guru melanjutkan dengan kelompok kedua dengan artikel yang berbeda pula, demikian seterusnya.
22. setelah semua kelompok selesai siswa membuat kesimpulan tentang permainan tersebut.
23. guru memberikan catatan-catan yang penting untuk kegiatan serupa pada waktu lain.
BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.5 Berpidato tanpa teks
Indikator
a) Membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat
b) Memperbaiki cara berpidato dan isi pidato berdasarkan masukan teman
Materi
Pidato
Tujuan pidato adalah :
1. Untuk memberikan informasi kepada pendengar.
2. Untuk menghibur atau menyenangkan pendengar.
3. Untuk mempengaruhi pendapat atau pendirian pendengar atau membujuk pendengar untuk melakukan perbuatan tertentu.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam melakukan pidato :
1. menentukan maksud pidato
2. menganalisis pendengar dan suasana
3. memilih dan menyampaikan pokok.
4. mengumpulkan bahan.
5. membuat kerangka.
6. menguraikan kerangka.
7. melatih dengan suara nyaring.

Tagihan 1
Buatlah naskah pidato dengan ketentuan sebagai berikut
a. tema “Memperingati Bulan Bahasa “ atau “ Peranan Generasi Muda pada Era Internet”
b. Buatlah kerangka naskahnya terlebih dahulu.
c. Naskah pidato disusun secara lengkap
d. Menggunakan ragam bahsa resmi
e. Panjang naskah lebih kurang 500 kata atau tiga halaman folio.
Tagihan 2
1. Berpidatolah tanpa menggunakan teks dengan memperhatikan lafal, intonasi
dan ekspresi yang benar !
2. Nilailah teman Anda yang sedang berpidato dengan menggunakan format
berikut
No. Nama Pelafalan Intonasi Ekspresi Jumlah
1
2
3
4
5
Keterangan :
1. rentang nilai 60 s.d. 100
2. pecahan menggunakan 5, missal 65, 75, dst.
Tagihan 3
Buatlah saran-saran perbaikan tentang hasil penilaian Anda, setelah itu sampaikan kepada teman Anda !

Uji Kompetensi 3
Pilihlah jawaban yang paling benar
1. Dalam kedudukannya sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia dipakai oleh presiden dalam acara….
a. jumpa pers dengan wartawan dalam dan luar negeri.
b. Menyampaikan pidato sambutan pada Dies Natalis UI.
c. Menyampaikan pidato dalam siding umum PBB.
d. Berdiskusi dengan para anggota DPR.
e. Berdialog dengan para petani yang berprestasi.
2. Misalnya, kita menyampaikan pidoto kepada masyarakat dengan tema Usaha Perbaikan Gizi Masyarakat, sewaktu ditugasi memberikan penyuluhan. Kalimat yang kita gunakan secara tepat untuk membuka pidato tersebut adalah …..
a. Saudar-saudara, marilah Perbaikan Gizi Masyarakat ini kita ulas bersama.
b. Saudar-saudara izinkanlah dalam kesempatan ini saya menyampaikan masalah Perbaikan Gizi Masyarakat.
c. Saudara-saudara, izinkanlah kami mengadakan Perbaikan Gizi Masyarakat di desa ini.
d. Saudara-saudara yang berbahagia saya mengucapkan syukur karena dapat mengadakan Perbaikan Gizi Masayarakat di desa ini.
e. Saudara-saudara, inilah yang dinantikan oleh masyarakat di desa ini, yakni menyangkut Perbaikan Gizi Masyarakat.
3. Bagian penutup teks pidato bertema kepahlawanan yang paling tepat adalah ….
a. Terima kasih atas perhatian Anda, jangan sampai kita melupakan jasa-jasa para pahlawan.
b. Akhirnya, saya tutup dengan harapan semoga pidato saya ini bermanfaat bagi kita semua.
c. Saya mengajak Saudara sekalian mengikuti jejak para pahlawan.
d. Demikian pidato saya, semoga kita dapat meneladani dan meneruskan perjuangan para pahlawan terdahulu.
e. Akhirnya, saya mengimbau Saudara-saudara agar terus mengenang jasa-jasa para pahlawan.
4. Pada suatu hari Anda ditugasi untuk menyampaikan pidato tentang peranan pelajar dalam kehidupan masyarakat. Kalimat pembuka pidato yang benar dan baik adalah ….
a. Para hadirin harap tenang izinkan saya memulai pidato yang bertema peranan pelajar dalam masyarakat.
b. Hadirin yang terhormat perkenankanlah saya menyampaikan pidato dengan tema peranan pelajar dalam kehidupan masyarakat.
c. Hadirin yang terhormat pidati ini disampaikan dengan tema peranan pelajar dalam kehidupan masyarakat.
d. Para hadirin, Bapak, dan Ibu izinkanlah saya menegaskan kembali bahwa pidato saya ini bertemakan peranan pelajar dalan kehidupan masyarakat.
e. Saudara pendengar bahwa pidato saya ini penting, untuk itu saya mohon perhatian sejenak agar pidato saya yang bertema peranan pelajar dalam kehidupan masyarakat ini dapat diterima dengan jelas.
5. Dalam rangka menetapkan kedudukan koperasi, sebagai salah satu soko guru perekonomian Indonesia, maka Presiden dalam pidatonya tanggal 16 Agustus menekankan ….
a. akan menambah pemberian kredit pada koperasi.
b. Menggabungkan usaha koperasi dengan usaha swasta.
c. Memeperluas jaringan koperasi.
d. Meningkatkan usaha dan peranan koperasi diberbnagai sektor.
e. Pengelolaaan koperasi secara langsung oleh departemen koperasi.
Jawablah dengan jelas !
1. Anda akan berpidato memepringati Hari Sumpah Pemuda, maka buatlah kerangka pidatonya.
2. Sebutkanlah hal yang penting jika seseorang akan berpidato !
MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesim[ulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
3.4 Membaca cepat teks 300 – 350 kata permenit
Indikator
a) Menemukan gagasan pokok
b) Menjawab secara benar 75 % dari seluruh pertanyaan tersedia.
Materi
Teks yang panjangnya sekitar 900 – 1050 kata

Tagihan 1
Bacalah dengan cepat wacana berikut !
Genome Manusia
Genome secara sederhana berarti satu set lengkap informasi genetika yang dimiliki suatu organisme. Genome yang diturunkan oleh orang tua kita bukanlah satu-satunya yang menentukan phenotype kita. Lingkungan tempat kita berkembang juga merupakan factor yang kritis.
Phenotipe ialah jumlah total karakter atau sifat dari suatu organisme. Jumlah yang dimaksud tentu sangat berbeda antara anjing dan tomat. Sebaliknya jumlah itu hamper sama pada individu dari spesies yang sama, karena itu mudah sekali membedakan anjing dan tomat, tetapi tidak begitu mudah membedakan tomat dari satu strain dengan strain lain. Sesuatu yang berbeda itu disebut genome.
Genome manusia panjangnya lebih dari dua meter. Setiap sel dalam tubuh kita memiliki dua set DNA penuh dan hanya sel gamet yang memiliki satu set DNA. Semuanya itu dikemas dalam sebuah inti yang besarnya (diameter) kurang dari seperseratus millimeter.
Bagaimana mengemas dua DNA yang panjangnya dua meter ke dalam nucleus atau inti sel ? Tentu saja diperlukan teknologi pengemasan yang luar biasa canggihnya agar tersusun rapi, ringkas dan indah. DNA itu dikemas (dipak) bersama protein membentuk struktur yang disebut kromosom. Kromosom mudah sekali diwarnai, sehingga gampang dibedakan dari bagian-bagian lain.
Manusia memiliki dua puluh tiga kromosom yang berbeda dan semua sel manusia, kecuali sel gamet, memiliki dua sel kromosom. Jadi dengan demikian setiap sel mengandung empat puluh enam kromosom atau dua puluh tiga pasang kromosom. Setiap sel kromosom mengandung satu kopi dari setiap gen.
Setiap kromosom rata-rata mengandung empat puluh millimeter DNA yang masih terlalu panjang untuk dapat dikemas dalam nucleus. Karena itu, DNA perlu ditata lagi agar lebih ringkas dan kompak dengan bantuan protein yang strukturnya disebut histones. untuk membentuk kompleks yang disebut nukleosom masih diringkas melalui beberapa tahapanlagi. Yang akhirnya sebuah kromosom hanya memiliki panjang sekitar lima micrometer lima per juta meter.
Bahasa DNA dituliskan hanya dengan empat basa (base) yaitu A (adenine), T (thymine), C (cystosine), G (guanine). Setiap gen bertanggung jawab menciptakan sebuah protein khusus. Protein tersusun dari dua puluh asam amino yang berbeda yang menjadikannya unik. Hampir semua sifat sebuah protein ditentukan oleh jumlah dan jenis asam amino serta susunan urutan di dalamnya.
Karena itu, semua susunan urutan basa harus digunakan untuk memberikan panduan bagi sebuah asam amino tertentu. Singkatnya, diperlukan sebuah kata dan bukan sebuah huruf. Hal ini mirip dengan kode morse, meskipun hanya dinyatakan dalam dua tanda – (tanda minus) dan . (titik) bila dirangkum memiliki arti tertentu.
Informasi dalam DNA juga berbentuk sebuah kode, kode genetic. Kode itu sederhana, setiap tiga basa merupakan suatu kode bagi sebuah asam amino. Hanya dengan empat huruf (A,T,C,G) dapat tersusun 64 kombinasi yang masing-masing terdiri dari tiga huruf (triplets) dan perlu diketahui hanya tersedia dua pulh asam amino. Jadi , tidak semua huruf digunakan.
Sebuah triplets juga disebut sebuah codon. Hanya enam puluh satu dari enam puluh empat codon digunakan sebagai kode asam amino. Sedang tiga codon sisanya digunakan sebagai tanda aba-aba atau sinyal bagi ribosom, kapan sintesa yang mengatakan stop aatau berhenti.
Informasi genetika bisa dianalogikan sebagai ensiklopedia. Tetapi bagaimana ensiklopedia itu dapat dibaca ? Seperti telah dipahami alphabet hanya merupakan bagianm kecil dari setiap bahasa. Andaikata kita telah mengetahui kata dan kalimatnya, kita masih perlu menguasai tata bahasa dan sintaksisnya.
Dari semua informasi genetika, yang diturunkan dari orang tua kita, tertulis di dalam DNA dengan empat huruf basa yaitu A,T,C,G. Jumlah semua basa dari dua puluh tiga kromososm yang berbeda adalah 3 x 109. Suatu jumlah yang banyak. Selain itu setiap manusia memiliki susunan urutan basa yang unik, sesuai dengan varietas genetika masing-masing.
Sebagai gambaran untuk menuliskan seluruh daftar basa DNA ,manusia diperlukan satu buku berhalaman satu juta. Jadi, bila kita ingin menuliskan urutan DNA dalam buku, yang masing-masing terdiri dari dua ratus halaman, maka akan dihasilkan lima ribu buku. Ensiklopedia Britanica misalnya hanya terdiri dari dua puluh buku (volume) yang masing-masing berisi sekitar seribu lembar. Jadi , informasi dalam DNA lima pulh kali Encyclopedia Britanica.
Para ilmuwan sudah menguasai bagaimana membaca urutan bentangan DNA. Sepuluh tahun lalu Amerika Serikat meluncurkan proyek yang dinamakan Human Genome Project. Proyek yang sekarang menjadi proyek skala dunia itu bertujuan untuk menjabarkan urutan seluruh genome manusia. Direncanakan tugas itu akan selesai dalam waktu lima belas tahun, yaitu sekitar tahun 2003 atau tepatnya 50 tahun setelah ditemukan struktur DNA duble helix oleh Watson and Crick. Proyek itu akan menelan biaya tiga miliar dolar AS.
Karena alas an tersebut masih banyak pekerjaan dan tugas yang harus dilakukan senelum kita dapat menghargai suatu susunan basa yang terlibat di dalam DNA. Masih lebih banyak lagi informasi yang diperlukan sebelum kita mengetahui tanda dan fungsinya dari setiap seratus ribu gen dalam genome manusia.
Bahkan andaikata kita telah mengetahui bagaimana manfaat susunan asam amino dari sebuiah protein yang terkodekan oleh suatu gen, fungsi protein yang akan diciptakan masih harus diungkapkan.
Dikutip dari KOMPAS, 1 mei 1997.
Tagihan 2
Hitunglah berepa kecepatan membaca Anda !
Cara menghitung kecepatan membaca adalah :
1. Berapa menit Anda menyelesaiakan seluruh wacana tersebut.
2. Berapa jumlah kata dalam wacana tersebut . (jumlah seluruh kata kurang lebih 750 kata)
3. Jumlah kata dalam wacana tersebut bagilah dengan jumlah waktu yang Anda gunakan untuk membaca
4. hasil itu merupakan kecepatan membaca Anda dalam tiap menitnya.
5. Apabila kecepatan membaca Anda lebih dari 350 kata berarti cukup baik kecepatan membaca Anda.
Tagihan 3
Tutuplah bukumu kemudian jawablah pertanmyaan berikut ini !
1. Tuliskan kembali judul wacana tersebut !
2. Apa yang dimaksud phenotip ?
3. Ada berapa kromosom manusia ?
4. Berapa panjang panjang genome manusia ?
5. Bagaiomana cara mengemas DNA ke dalam nucleus ?
6. Berapa jumlah kromosom manusia ?
7. Setiap kromosom rata-rata mengandung berapa millimeter ?
8. Tuliskan kembali huruf yang dipakai dalam bahasa DNA !
9. Berapa codon yang digunaklan sebagai asam amino ?
10. Berapa tahun kira-kira proyek Human Genome Projeks selesai ?

Tagihan 4
Pasangkanlah kata-kata di lajur kiri dengan makna yang ada di lajur kanan !
A. 1. Genome a. kelompok tenaman dalam spesies tertentu
2. genetika b. segala jenis makhluk hidup
3. organisme c. cabang biologi makhuluk hidup
4. phenotip d. cabang biologi yang menerangkan sifat turun-temurun
5. varietas e. perangkat kromosom yang terdapat dalam inti sel
f. jumlah total karakter dari suatu organisme.
g. jenis spesies tertentu.
B. 1 spesies a. butir-butir kecil yang berisi protoplasma.
2 sel b. satuab dasar klasifikasi biologi
3. gamet c. butiran dalam setiap sel tempat sintesis protein.
4. ribosom d. sel sperma atau telur
5. kromosom e. benda mikroskopik berbentuk tongkat berada dalam sel
organisme.
f. bagian-bagian sel orgenisme.
C. 1. nucleus a. sulit tetapi tidak rumit
2. canggih b. buku berisi keterangan tentang berbagai ilmu
3. inti c. diatur dengan rapi dalam dos.
4. dikemas d. bagian yang utama
5. ensiklopedia e. bagian sel yang dianggap penting.
f. butiran-butiran kecil.
Uji Kompetensi 4
A.Pilihlah jawaban yang paling benar
1. Simaklah paragraph berikut !
Informasi dalam DNA juga berbentuk sebuah kode, kode genetic. Kode itu sederhana, setiap tiga basa merupakan suatu kode bagi sebuah asam amino. Hanya dengan empat huruf (A,T,C,G) dapat tersusun 64 kombinasi yang masing-masing terdiri dari tiga huruf (triplets) dan perlu diketahui hanya tersedia dua puluh asam amino. Jadi , tidak semua huruf digunakan.
Pikiran utama paragraph tersebut adalah ….
a. DNA berbentuk sebuah kode.
b. Kode DNA sederhana
c. Ada empat huruf dalam DNA.
d. Tidak semua huruf digunkan sebagai kode dalam DNA
e. Semua benar
2. perhatikan paragraph berikut !
Sebuah triplets juga disebut sebuah codon. Hanya enam puluh satu dari enam puluh empat codon digunakan sebagai kode asam amino. Sedang tiga codon sisanya digunakan sebagai tanda aba-aba atau sinyal bagi ribosom, kapan sintesa yang mengatakan stop aatau berhenti.
Kalimat utama paragraph di atas ialah….
a. Sebuah triplets juga disebut codon.
b. Hanya enam puluh empat codon yang digunakan sebagai kode asam amino.
c. Tiga codon sisanya digunakan sebagai aba-aba.
d. Kapan sisntesa yang mengatakan stop atau berhenti.
e. Tidak ada kalimat utamanya.
3. Yang dimaksud ribosom adalah …..
a. butir-butir kecil yang berisi protoplasma.
b. satuab dasar klasifikasi biologi
c. butiran dalam setiap sel tempat sintesis protein.
d. benda mikroskopik berbentuk tongkat berada dalam sel organisme.
e. bagian-bagian sel orgenisme.
4. Kapan Human Genome Project itu mulai dilaksanakan …..
a. tahun 2003
b. tahun 1997
c. tahun 1988
d. tahun 1998
e. tahun 1993
B. Jawablah dengan singkat !
1. Jelaskan pengertian DNA !
2. Sebutkan pikiran utama paragraph ke-tiga !
3. Apa yang dimaksud phenotype !

MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.3 Menulis paragraph persuasi
Indikator :
1. menjelaskan ide dalam berbagai paragraph.
2. mengidentifikasi cirri paragraph persuasi
3. menentukan topic persuasi
4. menyususn paragraph perseuasi sesuai dengan tujuan.
Materi. Menulis persuasi
Karangan persuasi , ialah karangan yang berisi imbauan atau ajakan kepada orang-orang tertentu, kelompok, atau masyarakat tentang sesuatu. Agar hal yang disampaikan itu dapat mempengaruhi orang lain. Agar oaring mau melaksanakannya karangan persuasi harus dicantumkan penjelasan serta fakta-fakta.
Contoh paragrap persuasi :
1.Penggunaan pestisida dan pupuk kimai untuk tanaman dalam jangka waktu lama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehingga perlu pengolahan dengan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, hindarilah penggunaan pestisida secara berlebihan.

2. Menurut Gautama betina ternyata menjaga dan melindungi anaknya dari bahaya. Kalau burayak keluar, ia menggigit dan membawa kembali ke tempat semula. “Jadi anggapan induk memakan anaknya ternyata tidak benar,” ungkap Gautama. Burayak berumur sebulan atau ukuran 1 cm dipanen dengan menyerok. Pindahkan anak ikan itu ke akuarium lain yang sudah disiapkan. Dua bulan kemudian burayak dapat dipanen lagi

3.Perawatan singonium gampang. Yang penting rajin disiram agar pertumbuhan optimal dan daun tidak layu. Pupuk anorganik sebaiknya dihindari karena penyebab bercak di daun. Pupuk kandang boleh ditambahkan bersama media. Penggantian media minimal setahun sekali.

Tagihan 1
1. Jelaskan ide yang terdapat pada masing-masing paragrap di atas.
2. Buatlah contoh paragrap persuasi dengan tujuan agar masyarakat mau memperhatikan lingkungan masing-masing.
3. sebutkan ciri-ciri paragrap persuasi !

Tagihan 2
Untuk dikerjakan di rumah
Carilah tiga paragraph berbentuk persuasi dengan tema yang berbeda !
Kemudian analisislah paragraph tersebut, tiunjukkan indikatornya bahwa paragraph tersebut paragraph persuasi !
Uji Kompetensi 4
Pilihlah jawaban yang paling tepat .
1. Kalangan aktivis yang tergabung dalam Forum NGO Kota Tangerang menilai Dinas Lingkungan Hidup Masih kurang responsive dalam melibatkan masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Mereka juga menganggap komisi panilai amdal kurang transparan dalam mengomunikasikan hasil analisisnya. Jika keadaan ini berlanjut kelestarian lingkungan akan terancam dan masyarakat juga akan menanggung penderitaan ….
Kalimat paesuasif yang tepat untuk melengkapi paragraph di atas adalah ….
a. Oleh karena itu, masyarakat pun harus dilibatkan dalam melestarikan lingkungan.
b. Sebaiknya masyarakat dan penilai amdal bekerja sama untuk melestarikan lingkungan dengan penuh tanggung jawab.
c. Dinas lingkungan hendaknya dapat memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk aktif melestarikan lingkungan.
d. Dengan demikian, pelestarian lingkungan tidak akan terwujud bila masyarakat tidak dilibatkan.
e. Jadi, pelestarian lingkungan akan terwujud bila masyarakat aktif berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan.
2. Ciri-ciri karangan persuasi adalah seperti di bawah ini kecuali ….
a. kalimat bersifat ajakan.
b. Disertai fakta dan penjelasan.
c. Bersifat mempengaruhi pembaca
d. Ada kata-akata ajakan.
e. Disertai pendapat si pengarangnya .

Pelajaran 4
MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesim[ulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
3.3 Membaca teks pidato
Indikator
a)Membacakan dengan memperhatikan kejelasan ucapan, dan intonasi
b) membacakan teks dengan memberikan penekanan pada kata-kata kunci dengan percaya diri.
Tagihan 1
Bacakanlah sambutan Bupati atau pidato dari temanmu ini dengan intonasi yang benar dan perhatikan penekanan pada kata-kata kuncinya!
1. Sambutan Bupati
SAMBUTAN BUPATI BREBES

Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai harapan dan keinginan masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Kabupaten Brebes pada khususnya dalam bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kabupaten Brebes berusaha secara bertahap untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan berupa pengadaan buku mata pelajaran pokok/buku teks wajib bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Buku teks wajib ini merupakan buku pelajaran dar Departemen Pendidikan Nasional yang diterbitkan oleh PT Balai Pustaka (Persero).
Sejalan dengan tuntutan perkembangan situasi pada saat ini, muatan/isi materi dalam buku teks wajib ini harus disesuaikan dengan kondisi local Kabupaten Brebes. Oleh karena itu, telah diadakan penelitian dan revisi secara cermat oleh Tim yang mengikutsertakan guru kelas, guru mata pelajaran, dan pengawas sekolah yang dipandu oleh pakar/konsultan dari Balai Pustaka. Untuk itu dengan digunakannya buku teks wajib ini kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua anggota tim yang telah berperan serta dalam pengadaan buku ini.
Dengan mengikutsertakan peran guru kelas, guru mata pelajaran serta para pengawas sekolah, kami berharap buku ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, yang pada gilirannya upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Brebes secara bertahap dapat terwujud.
Brebes, Mei 2004
Bupati Brebes

Indra Kusuma S.Sos.

2. Naskah Pidato dari seorang teman sekelas.
Tema kedisiplinan
Assalamu alaikum wr. wb.
Yang terhormat Bapak Guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan teman-temanku yang berbahagia. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah, serta inayah-Nya kepada kita. Sehingga pada pada siang hari ini kita dapat berkumpul di kelas kita tercinta ini dalam rangka mendengarkan pidato saya . Pidato saya pada kali ini bertemakan tentang kedisiplinan di sekolah.
Teman-teman yang berbahagia, untuk mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan, dan menggairahkan kita perlu membutuhkan kedisiplinan. Salah satu kedisiplinan itu ialah menaati tata tertib yang ada di sekolah tercinta ini. Salah satu contoh kedisiplinan dalam tata tertib sekolah ialah tidak pernah terlambat dalam mengikuti pelajaran di sekolah. Baik itu pada saat jam masuk sekolah atau pada saat ganti jam pelajaran. Biasanya apabila ganta jam pelajran guru keluar murid juga ikut keluar menunggu guru berikutnya. Hal ini banyak terjadi di sekolah-sekolah termasuk di kelas kita tercinta ini.
Teman-teman yang saya cintai dan saya banggakan, sebaiknya apabila ganti jam pelajran kita tetatp tertib di dalam kelas menunggu guru berikutnya. Kita dalam kondisi siap menerima pelajran berikutnya. Kita tunggu guru tersebut, apabila sudah 5 menit tidak ada ketua kelas mencari informasi guru tersebut kepada guru piket.
Bapak guru dan teman-temanku itu tadi baru satu contoh tentang kedisiplinan sebenarnya masih banyak yang perlu kita ketahui tentang kedisiplinan , missal membuang bungkus makanan kecil atau bungkus permen, atau kertas apa saja pada tempatnya. Kita ketahui bersama bahwa masih banyak teman kita yang membuang sampah seenaknya saja. Dengan demikian kelas bagaikan keranjang sampah saja. Kalau sudah siang pemandangan menjadi tak sedap. Nah marilah kita mulai tertibkan diri sendiri dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Teman-teman ku yang berbahagia kini musaim hujan mulai tiba. Kita hendaknya selalu membersihkan sepatu terlebih dahulu jika akan masuk kelas. Kita saying pada kelas kita. Kelas kita sudah berlantai keramik dan bersih. Sayangkan bila kita kotori dengan tanah yang terbawa oleh sepatu. Nah marilah kita selalu “kesed” terlebih dahulu. Ada hadis yang menerangkan bahwa “ Kebersihan sebagian dari iman” . Nah maka dari itu mari kita jaga kebersihan kelas kita. Dengan menjaga kebersihan dan menjaga ketertiban berarti kita tekah melaksanakan kedisiplinan.
Bapak guru dan teman-teman ku yang saya cintai sebagai kesimpulan marilah kita tegakkan kedisiplinan dengan hadir tepat waktu pada saat mengikuti pelajran dan selalu menjaga kebersihan kelas dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Akhirnya saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati teman-teman.
Wassalamu alaikum wr. wb.
Tagihan 2
1. Buatlah komentar tentang pidato yang dibacakan teman tadi tentang intonasi dan
penekanannya, serta ekspresinya!
2. Diskusikanlah dengan teman sekelas hasil komentarmu tadi !
Tagihan 3
Carilah satu naskah pidato sambutan, kemudian analisislah tentang ejaan, diksi, dan penggunaan kalimatnya.!
MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.3 menulis karanga persuasi
Indikator :
a) mampu menentukan topik karangan persuasi
b) mampu membuat kerangka karanga persuasi
c) mampu menbuat karangan persuasi
Materi : Langkah-langkah menyusun karangan persuasi
1. Menentukan Topik
Untuk memilih topic hendaknya disesuaikan dengan pola piker sipengarang tersebut. Jangan memilih topic yang nantinya justru mempersulit diri sendiri. Carilah topic yang ada disekitar kita dan mudah dikembangkan menjadi sebuah karangan . Misal,
“Tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang (Narkoba)”.
2. Menentukan tujuan
a. Tujuan persuasi ingin mengajak atau mempengaruhi pembaca agar tidak mengosumsi obat-obatan terlarang (narkoba)
b. Meyakinkan pembaca bahwa obat-obatan terlarang membahayakan dan termasuk tindak pidana, maka perlu dihindari penggunaan oabat tersebut.
3. Mengumpulkan bahan
Bahan atau data dapat diperoleh dari pengalaman membaca majalah, Koran, atau pengamatan langsung, atau wawancara dengan para ahli di bidangnya.
4. Mengklasifikasi bahan
Setelah bahan terkumpul perlu diklasifikasikan . dipilih bahan yang diperlukan atau yang tidak diperlukan . Data yang diperlukan dipisah dan nanti dipakai untuk pengembangan kerangka karangan.
5. Membuat kerangka
Kerangka karangan berfungsi untuk mempermudah mengembangkan karangan. Agar tidak ada karanag kecil yang terselip dalam karangan besar. Agar sistematis. Agar terjaga koherensi antarparagraf.Contoh kerangka
I Pendahuluan
A. Pengertian obat-obatan terlarang
B. Fungsi dan Manfaat obat-obatan terlarang
II Isi
A. Jenis-jenis obat-obatan terlarang
B. Akibat mengonsumsi obat-obatan terlarang
C. Cara menanggulangi dan menghindari
III Penutup
A. Usaha pencegahan
B. Kesimpulan yang berupa ajakan supaya tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang.
6. Mengembangkan kerangka karangan
Tagoihan 1
Kembangkanlah kerangkan karngan tersebut di atas menjadi karangan persuasi menjadi lebih kurang 300 kata !

Tagihan 2
1. Diskusikanlah karangan Anda dengan teman sekelas. Buatlah catatan tentang ejaan yang digunakan, tentang diksi atau pilihan kata, dan penggunaan kalimatnya !
2. Adakan perbaikan karanganmu , dan dokumentasikanlah !

KEMAMPUAN BERSASTRA
MEMBACA
Standar kompetensi
2. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membaca dan menanggapai cerpen, dan membaca karya sastra yang dianggap penting pada tahap periode
Kompetensi dasar
2.1 Membaca puisi karya sendiri
Indikator
a) Lancar membawakan puisi dengan memperhatikan : lafal dan intonasi
penghayatan, mimik/gerak dan ekspresi yang sesuai

Materi : Puisi


Duka babilon
dunia berteriak
suara-suara tuli
mengalir Tigris dan Eufrat
kilang-kilang air mata
terbang
menjadi kunang-kunang
seribu satu malam

taman Babilonia
peradaban debu
pustaka-pustaka tua
sejarah abu
Nebukadnezar terbangun

Tuhan-tuhan terdiam
Kuil-kuil beton
Altar-altar marmer
Patung-patung emas
Nebukadnezar berdoa

Seribu air mata
Lautan api
Nuklir menggaung
Gedung-gedung batu
Langit-langit hitam
Nebukadnezar berduka

Tarian- tarian duka
Biduan biduan luka
Tigris dan Eufrat
Lautan darah

2003
Yusuf X Beltesar
SMU N 1 Majengan Cilacap Jawa Tengah

Rasis
Sampai di soal ludahnya berhamburan menelaskan
Amarah orang kulit putih itu, lalu orang nogro tersebut
Diseret ke peradilan akibat pelecehan
Dan Malang,
Hakim pun menilai sembarang
“Salah sendiri kau hitam<” katanya
negro itu naik pitam dan menyalahkan matahari
“mahari yang menghitamkanku”
“bukan, rahim ibumu yang menghitamkanmu”
Negro itu menyalahkan ibunya, ibunya menyalahkan
Neneknya, neneknya memarahi ibu nenek
Seterusnya
Seluruh umat negro dunia menyalalahkan
Orang negro pertama di dunia
“Leluhur mereka”
yang menempeleng warga asli Amerika
Putih kulitnya
Dib alai kota

Bagoes Candra Septianti
SMUN 1 Ambulu Jember Jawa Timur



Rinduku
Rindu yang larut
Dalam kejenuhan batinku
Tak mampu lagi berlayar
Melawan badai yang mengangkara
Dan lagu batinku bersenandung
Diiringi ketipung-ketipung berkarat
Rinduku telah berlumut
Dan mulai rapuh oleh akar-akarnya
Anis Susanti
SMU N Juwana Pati Jawa Tengah
Tagihan 1
Bacakanlah pusi diatas dengan menggunakan Lafal dan intonasi, penghayatan, mimic atau gerak ekspresi yang sesuai.

Tagihan 2
Diskusikanlah puisi tersebut dengan memperhatikan hal-hal berikut !
a. Tema puisi
b. Amanat yang terkandung dalam pusi
c. Nilai yang terkandung dalam puisi
d. Suasana yang ditimbulkan oleh rangkaian kata-kata
Tagihan 3
Untuk dikerakan di rumah
Buatlah dua buah puisi tentang apa saja yang ada di dekat Anda, kemudian ketiklah dengan rapi kemudian kirimkanlah ke salah satu media massa.
Misal ke Puisi (jurnal Triwulan)
Redaksi Puisi
Alamat :Tromos pos Nomor 902?DP/16424
Depok 16424
Atau ke Horison
Alamat Jalan Galur Sari II Nomor 54 Utan Kayu Selatan, Jakarta 13120
Pelajaran 5

MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi dan memberikan tanggapan
Indikator
a) Mencatat pokok-pokok isi berita atau laporan
b) Memilah pokok menjadi dua kelompok yang berupa fakta dan yang berupa pendapat
c) Membahas isi berita berdasarkan pemilihan tersebut
Materi : Laporan
Perjalanan Darat Terjauh Seorang Presiden
Perjalanan darat sejauh 369 kilometer antara kota Semarang dan Banjarnegara merupakan perjalanan terjauh seorang presiden. Adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi Ny. Ani Yudhoyono, sejumlah menteri Kabionet Indonesia Bersatu, Gubernur Jateng Mardiyanto, melakukan perjalanan ini dalam kunjungan kerja di Jateng.
Perjalanan darat itu masih akan dilanjutkan hari Kamis 9 Maret 2006 dari Wonosobo, tempat menginap SBY, ke kawasan Wisata Dieng. Begitu mengakhiri kunjungan kerja di Dieng, Presiden dijadwalkan melakukan perjalanan darat ke Yogyakarta.
“Ya ini perjalanan darat terpanjang seorang presiden di Indonesia,” kata juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng, di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden di Banjaenegara.
Perjalanan darat dimulai dari Bandara Ahmad Yani Kota Semarang setelah Presiden dan rombongan mendarat dengan pesawat kepresidenan. Kepala Negara menuju Perumahan Dinar Mas Meteseh Tembakang Semarang melalui Jalan Siliwangi, tol Krapyak- Tembalang, kemudian menuju Perumahan Dinar Mas Meteseh, Tembalang.
Seusai meresmikan 100.000 unit rumah sederhana sehat (RSS) di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Perumahan Dinar Ma situ, Presiden dan rombongan kembali melanjutkan perjalanan lewat darat pada pukul 11.40 ke Subterminal Agrowisata Soropadan Temanggung. Setelah transit sebentar untuk makan siang, shalat,dan paparan Gubernur Jateng, perjalanan dilanjutkan ke pendapa, dilanjutkan ke Desa Sijeruk Banjarnegara, lokasi relokasi pengungsi korban bencana tanah longsor.
Andi menjelaskan, perjalanan darat itu atas inisiatif Presiden agar bisa menyaksikan kondisi rakyat dari dekat. Paling tidak masyarakat di jalur yang dilalui. Di samping itu bagi orang nomor satu di Indonesia tersebut , perjalanan darat bukanlah ha lasing lagi.
Saat masih menjadi prajurit aktif, Presiden SBY sudah terbiasa melakukan perjalanan darat di wilayah Yogyakarta dan Kedu. “Adapun soal keamanan dipercayakan kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Polda, dan kodam setempat,” ungkap dia di pendapa Banjarnegara.
Dikutip dari Suara Merdeka , 9 Maret 2006
Tagihan 1
1. Apa isi laporan di ats, jelaskan secara singkat !
2. Mengapa wacana di atas termasuk laporan ?
3. Sebutkan ciri-ciri laporan !
4. Sebutkanlah kalimat yang berupa fakta !
Tagihan 2
Carilah sebuah laporan yang berasal dari Koran ! Kemudian analisislah !
MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.2 Menulis laporan diskusi
Indikator
a) Mengenali struktur laporan hasil diskusi
b) Menyusun laporan hasil seminar / diskusi panel sesuai dengan jalannya seminar dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa sesuai dengan konteks
c) Melengkapi laporan dengan lampiran ( makalah pembicara, notulen, dan daftar hadir )
Sistematika tulisan laporan hasil diskusi/ seminar.
Pernahkah Anda mengadakan seminar atau diskusi ! Tentu jawabnya pernah, walaupun itu dilaksanakan tingkat kelas .
Setelah seminar atau diskusi tentunya dituntut untuk menyusun laporan.
Sistematika laporan hasil seminar tentunya berbeda-beda, karena tidak ada patokan yang pasti. Sebagai gambaran simaklah sistematika laporan hasil seminar di bawah ini !






















Laporan seminar dilampiri hal-hal berikut
3. Makalah
4. Notulen
5. Susunan Acara
6. Proposal penyelenggaraan seminar
7. Daftar hadir peserta
Tagihan 1.
Adakan seminar kelas . Gunakanlah Salah satu Karya tulis Anda pada waktu kelas XI atau ambil saja karya tulis di perpustakaan !
Tagihan 2.
Buatlah laporan hasil seminar yang Anda laksanakan !

Uji Kompetensi 1
Pilihlah jawaban yang paling tepat
1. Kalimat yang menyatakan laporan hasil seminar adalah ….
b. Berdasarkan hasil seminar tersebut kami menyarankan agar minat baca hendaknya ditanamkan pada anak sejak kecil.
c. Saudara pemandu kami menyarankan agar seminar ini waktunya diskores dulu.
d. Kami (Panitia) menyarankan agar para peserta seminar ini dapat mengikuti dengan saksama.
e. Tujuan seminar ini agar para generasi muda dapat memahami nilai-nilai kehidupan yang terjadi di masyarakat.
f. Seminar ini diharapkan dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.
2. Seminar berhasil merumuskan lima kesimpulan yang akan diolah sebagai rekomendasi bagi lembaga-lembaga terkait. Kelima kesimpulan tersebut adalah :
1. Strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus mengarah pada kepentingan pemerataan. Ini berarti harus terbentuk kemitraan usaha antara pengusaha besar dan pengusaha kecil, juga antara inpestor asing dan inpestor dalam negeri.
2. ……………. Dst.
Dalam laporan hasil seminar tersebut terdapat penulisan yang tidak tepat yaitu ….
b. strategi seharusnya seterategi.
c. Strategi seharusnya setrategy.
d. Inpestor seharusnya investor
e. Inpestor seharusnya infestor
f. Inpestor seharusnya infestor.
3. Laporan hasil seminar perlu adanya lampiran. Di bawah ini yang tidak perlu dicamtumkan, adalah ….
a. makalah
b. notulen
c. absent peserta
d. proposal
e. susunan acara
4. Seorang peserta seminar telah menyususn laporan hasil seminar. Berikut ini yang merupakan kekurangan dalam laporan seminar adalah ….
a. isi laporan sesuai dengan kenyataan.
b. Isinya sempurna, tulisannya bagus, hanya saja kurang sistematis.
c. Lampran yang dilampirkan tidak ada yang terlewatkan.
d. Isi laporan simple dan sempurna.
e. Tuliasnya jelas sehingga mudah dipahami.
5. Pembahas seminar adalah …..
a. peserta yang mengajukan pertanyaan dalam seminar.
b. Peserta yang menyanggah isi makalah dalam seminar.
c. Seseorang yang bertugas mengajukan tanggapan pertama kali dalam seminar.
d. Peserta yang ditunjuk sebagai penanya.
e. Semua orang yang bertanya jawab dalam seminar.

KEMAMPUAN BERSASTRA
MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, berbagai bentuk tulisan sastra melalui menulis cerpen dan resensi buku kumpulan cerpen
Kompetensi dasar
4.1 Menulis resensi buku kumpulan cerpen
Indikator
a) Menjelaskan isi buku kumpulan cerpen berdasarkan kelebihan dan kekurangannya dengan alasan
b) Menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi : identitas buku, kepengarangan, kekurangan dan kelebihan buku, bahasa pengarang dan lain-lain.
Materi
- buku kumpulan cerpen
- unsur-unsur resensi
Resensi adalah suatu karangan yang isinya mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan suatu karya sastra dengan tujuan memberitahukan kepada pembaca apakah karya sastra itu perlu dibaca atau tidak.
Langkah-langkah menyusun resensi sastra :
1 .memilih karya sastra ( novel atau kumpulan cerpen ) yang sesuai dengan
keinginan.
2. membaca sampai tuntas dan memahami karya sastra tersebut.
3. mengapresiasi unsure ekstrinsik karya sastra tersebut.
4. menentukan keunggulan karya sastra dari segi unsure ekstrinsik
5. menentukan kelemahan karya sastra dari segi unsure ekstrinsik
6. menimbang keunggulan dan kelemahan karya sastra tersebut.
7. membuat karangan yang berisi hasil pertimbangan dengan disertai kutipan-kutipan karya sastra baik keunggulan maupun kelemahannya serta kesimpulan yang berupa pertimbangan karya sastra tersbut perlu dibaca atau tidak.
Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun resensi karya sastra :
1. Identitas , meliputi Judul buku, Pengrang, Penerbit, Tahun terbit, Tebal buku,
Harga.
2. Keunggulan buku
3. Kelemahan buku
4. Pertimbangan atau kesimpulan
Di bawah ini disajikan sinopsis kumpulan cerpen yang berjudul Hujan Kepagian karya Nugroho Notosusanto.
1. Senyum
Aku dating mengunjungi pusara teman akrabku yang meninggal di suatu desa dalam peperangan melawan Belanda. Di pusara aku mengingat kembali segala kenangan pada masa lampau. Kuingat temanku yang bernama Djono berjuang dengan segala kekuasaan yang ada melawan Belanda.
Djono adalah putra seorang dokter, anak yang sangat dimanja oleh ibunya. Pada umur 14 tahun harus sudah meninggalkan rumah untuk ikut berjuang melawan Belanda dan membela tanah air. Suatu ketika regunya diserang pasukan Belanda dan masing-masing anggotanya hanya berusaha menyelamatkan diri. Djono berusaha melawan Belanda karena ia mempunyai keinginan yang sangat besar untuk mengusir Belanda dari tanah air, bukan hanya demi tanah air tapi juga demi adiknya tersayang. Tati yang ingin masuk sekolah Selagi Indonesia msih diduduki Belanda keinginan seperti itu akan sia-sia
Setelah ia mengetahui bahwa Tati sudah masuk sekolah ia meninggal dengan perasaan yang lega dan tenang karena cita-cita adiknya untuk masuk sekolah terkabul.
Ia meninggal dengan senyum tersungging penuh kepuasan, setelah mengalami perjuangan yang luar biasa.
2. Konyol
Dua orang sahabat yaitu Dik dan NUd. Dik adalah putra seorang dokter. Ia mempunyai seorang kekasih yang tinggal di bagian palang merah, bernama Titi.
Suatu ketika mereka berckap-cakap dengan komandannya yang bernama Pak Godeg. Pak Godeg bercerita bahwa ia sering menjumpai prajurit-prajuritnya mati konyol karena perjuangannya tidak suci, karena itu ia menasihati Dik dan Nug agar jangan suka bermain wanita.
Tetapi Nug menanggapinya sebagai tahyul dan Dik percaya akan tahyul itu. Suatu malam mereka bertugas mengacau musuh. Dik kelihatannya segan untuk pergi dan Titi memohon kep[ada NUg mencegah kepergian Dik. Rupa-rupanya mereka habis bergaul.
Ternyata malam itu Dik mati konyol karena jatuh ke dalam sungai dan tiga bulan kemudian diketahui bahwa Tuti hamil.
3. Pembalasan Dendam
Jon bersaudara kembar dengan Con. Jon sebagai kepala regu,Nug (aku) sebagai wakilnya dan Con bren schutter. Kami sedang berjaga di suatu desa. Suatu ketika Jon pergi untuk mengintai musuh dan Con ingin ikut serta tetapi tidak boleh oleh Jon karena ada tahyul yang mengatakan bahwa dua orang bersaudara kembar tidak boleh bersama-sama dalam suatu peperangan. Akhirnya Jon pergi sendiri. Tetapi saying ia tertangkap oleh Belanda dan ditusuk sampai mati. Pasukan Belanda kemudian diserang oleh regu Nug, hingga tinggal satu orang Belanda dan menyerah. Kemudian menjadi tawanan mereka. Di perjalanan mereka bertemu dengan Jayeng Bledeg beserta anak buahnya. Jayeng menginginkan orang Belanda itu dibunuh. Tetapi Con tidak setuju karena tidak boleh dendam kepada orang yang bukan membunuh Jon. Pembunuh Jon bahwa sudah mati. Jangan kepada oaring yang ditawan ini.
Con berhasil menyelamatkan orang Belanda tersebut dan hingga sekarang orang Belanda itu masih sering berkirim surat kepada Con.
4. Perawan di Garis Depan
Seorang gadis hidupnya sangat menderita. Mula-mula ayah dan kakaknya meninggal di medan pertempuran. Kemudian adiknya pergi bertempur dan tidak kembali. Tinggal ibunya dan ia sendiri. Ibunya sakit-sakitan dan ia kemudian pergi mencari adiknya ditemani oleh seorang laki-laki. Tapi sial ia tidak bertemu dengan adiknya, malahan ia diperkosa oleh laki-laki yang menemaninya berulang kali.
Setelah ibunya meninggal dunia ia berjuang terus di front. Di front itu sering juga ia diperkosa, dan kadang-kadang pergi menyendiri mencurahkan perasaan kepada ibunya yang sudah meninggal. Dikatakannya bahwa ia tetap sebagai perawan karena perjuangannya suci, seperti dewi Durgandhini.
5. Bayi
Suara tangis bayi yang lahir di tengah-tengah kancah peperangan membuat aku teringat masa kecilku dan kepada keluargaku. Sekarang aku tengah bertugas di suatu desa, di kaki sebuah bukit. Aku sedang menghadapi Belanda, musuh yang menduduki tanah air. Tak jauh dari persembunyianku ada sebuah rumah, rumah pak Simin. Mbok Simin sedang mengandung tua dan rupanya malan ini ia melahirkan.Dengan mengendap-endap aku mendatangi rumah Pak Simin dari bagian belakang. Tiba-tiba sebuah tembakan melesat di atas kepalaku. Rupanya di bagian depan rumah ada seorang tentara Belanda. Kuperhatikan keadaan yang gelap, cahaya hanya samara-samar dari penerangan sinar bulan yang masuk melalui celah jendela. Pak Simin tak ada di rumah, mungkin sedang mencari pertolongan atau mencari seorang bidan. Suara tangis bayi tak henti-hentinya. Mbok Simin mendekap anaknya dengan sangat ketakutan dan berusaha membujuk agar tangisnya terhenti.
Aku berusaha menyelamatkan Mbok Simin beserta bayinya, tetapi keadaan aku juga terancam. Sebutir peluru ditembakkan oleh tentara Belanda itu hamper mengenai telingaku. Aku tak banyak mengadakan pembalasan karena takut akan kehabisan peluru. Tiba-tiba menggelindinglah sebuah benda dibungkus kain putih. Rupa-rupanya Belanda itu ingin mengadakan gencatan senjata. Aku ragu-ragu kalau ini hanya merupakan siasat Belanda saja. Akhirnya ia berteriak untuk tidak menembak dan kemudian keluar bertemu dengannya. Tampaknya ia juga ketakutan seperti aku sebelumnya. Kami berdamai dan menyelamatkan Mbok Simin dengan membawanya ke rumah tetangganya. Setelah itu kami berpisah dan aku memberi laporan bahwa malam itu tidak ada Belanda di atas bukit.


6. Exekusi
Kepala perampok yang mengadakan perampokan-perampokan dan pembunuhan-pembunuhan secara ganas tertangkap dan dijatuhi hukuman mati. Reguku bertugas melakukan hukuman tembak, tetapi kepala reguku tidak menentukan siapa yang akan bertugas. Karena itu aku mengajukan diri dengan maksud mencari pengalaman. Banyak perempuan yang mengingnkan agar ia dibunuh, kecuali istrinya. Ketika tiba waktunya aku sangat gemetar menghadapi tugasku ini. Banyak yang menyaksikan hukuman ini. Aku mendapat tugas menembak bagian kepala. Setelah selesai menembak, aku hanya mengamati tubuh yang tergeletak di tanah dan tubuhku terasa lemas sekali.

Tagihan 1
Setelah Anda baca sinopsis kumpulan cerpen di atas buatlah resensinya !
Tagihan 2
Diskusikan sinopsis yang telah Anda buat, kemudian adakan perbaikan. Setelah itu dokumentasikan .






SOAL MENGHADAPI ULANGAN KOMPREHENSIF
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan menyilang pada jawaban yang palin benar !
1. Simaklah paragraph berikut ini !
(1)Pengrajin tenun ikat di Garut dan Majalaya kian menjerit.(2) Setelah terpuruk akibat krisi moneter, kini mereka kesulitan mendapatkan bahan baku serat pinus. (3) Diduga, bahan baku tersebut dimonopoli oleh para pengusaha besar.
(4)“Sekarang untuk mencari serat pohon pinus semakin sulit. Padahal, serat tersebut saya gunakan sebagai bahan baku utama produk sarung,” ujar pengrajin tenun ikat sarung Garut, Ade Sutarja.
Yang berupa opini pada paragraph tersebut adalah …..
a. kalimat nomr 1 dan 2
b. kalimat nomor 1 dan 3
c. kalimat nomor 2 dan 3
d. kalimat nomor 3 dan 4
e. kalimat nomor 1 dan 4
2. Simaklah paragraph berikut !
(1) lain benalu lain pula cendana . (2) Kalau benalu dianggap bukan tanaman berharga. (3) Kayu cendana berbau harum ini termasuk komoditi bernilai tinggi, kata seorang pakar kayu. (4) Jelas harganya tinggi lanjutnya. (5) Setelah dteliti Cendana pupulasinya makin menipis. (6) Biji cendana sulit tumbuh.
Kalimat fakta dalam paragraph di atas terdapat pada kalimat nomor ….
a. 1 dan 2
b. 2 dan 3
c. 3 dan 4
d. 5 dan 6
e. 4 dan 5
3. Kalimat yang berupa opini adalah ….
a. Pada bulan November 1998 penduduk miskin tercatat 2.888.000 kepala keluarga.
b. Pendudk piskin di daerah ini juga semakin bertambah.
c. Gubernur Jawa Barat berpendapat masalah kemiskinan harus segera di atasi.
d. Untuk Jawa Barat dana JPS dikucurkan sebanyak 1,4 triliun rupiah.
e. Saat ini sedikitnya 94.683 murid SD terancam putus sekolah.
4. Kalimat yang berupa fakta terdapat pada ….
a. Sikap keprihatinan mewarnai berbagai ekspresi para seniman muda maupun seniman tua.
b. Penghayatan para seniman yang tampil membawakan karyanya sangat
memukau saya.
c. Mereka mengatakan bahwa mereka merupakan monster bagi diri sendiri di saat
reformasi.
d. Pada acara “Tirakatan Budaya”, Rendra memaparkan kepedihan hatinya
tentang kemanusiaan.
e. Acara itu dinilai sangat sukses dan dapat menghibur para pengunjungnyang
memadati ruangan itu.
5. (1) Setelah Indonesia membatalkan pembelian pesawat tempur F-16 dari AS, pesawat Mirage 200 dari Perancis. Dan Mig-19/Fulerum pemerintah memutuskan untuk membeli Sukhoi-30 dari Rusia. (2) Menurut Habibie, pesawat tempur Sukhoi-30 memiliki keunggulan, terutama dalam aerodinamika. (3) Selanjutnya, beliau mengemukakan bahwa kewenangan untuk memilih pesawat tempur yang akan dibeli berada pada TNI.(4) Untuk menentukan pilihan pesawat tempur yang akan dibeli, kita harus mempertimbangkan harganya. (5) Akan tetapi, menurut ketua Bapennas, pilihan jenis pesawat tempur pengganti F-16 akan diumumkan pecan depan.
Kalimat yang berupa fakta dalam paragraph tersebut adalah nomor ….
d. 1 d. 4
e. 2 e. 5
f. 3
6.Gubernur DKI mengharapkan agar pengelolaan dana parkir DKI dapat memacu pembangunan DKI Jakarta.
Tanggapan yang santun dengan imbauan gubernur DKI tersebut adalah ….
a. Sebagai warga DKI Jakarta sepantasnya mendukung imbauan tersebut.
b. Paling-paling dana parkir hanya dinikmati orang tertentu saja.
c. Selama masih ada KKN mustahil hal itu terwujud.
d. Berikan yang terbaik untuk kotamu dan wargamua.
e. Jangan ragu kalau memang itu yang menutut hati nuranimu.
7. Perhatikan saran sebagai berikut dalam seminar !
Saya kira, pembinaan tentang kebersihan tidak perlu diadakan terus – menerus. Sebab mesyarakat sudah sadar akan kewajiban dan tanggung jawabnya.
Kalimat sanggahan yang logis terdapat saran tersebut adalah ….
f. Saya tidak setuju karena pendapat penyaji terlalu teoritis.
g. Saya kurang sependapat dengan penyaji karena pendapatnya terlalu mengada-ada.
h. Saya tidak setuju dengan penyaji karena pendapatnya sulit dibuktikan.
i. Saya kurang sependapat dengan penyaji karena kenyataannya tidak sepenuhnya demikian.
j. Saya menolak pendapat penyaji karena masalah yang dibahas tidak masuk akal.
8. Santun diskusi tertera di bawah ini , kecuali ….
a. Menggunkan bahasa yang baik.
b. Tidak meremehkan orang lain.
c. Kalimat yang digunakan singakt dan jelas.
d. Langsung berbicara kepada penyaji.
e. Penyanggah mengacungkan jari terlebih dahulu.
9.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan adalah di bawah ini kecuali, ….
a. menggunakan bahasa yang berbasa-basi, baik , dan benar.
b. menggunakan tulisn tangan pelamar sendiri.
c. menggunakan bahas baku, singkat dan jelas.
d. Menggunakan ketikan, apabila disyaratkan atau diperbolehkan.
e. Kertas yang digunakan putih dan tidak bolak-balik.
10. Unsur-unsur yang menjadi sasaran resensi fiksi antara lain di bawah ini, kecuali …
a. identitas buku.
b. Perbandingan dengan fiksi yang lain.
c. keunggulan dan kelemahan fiksi .
d. alas an- alas an yang dikemukakan oleh resensator.
e. sinopsi secara singkat.
11. Buku Mochtar lubis yang berjudul Jalan Tak Ada Ujung pada tahun 1952 pernah memperoleh hadiah sastra nasional dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional (BMKN). Berhasil melukiskan jiwa seorang guru yang senantiasa dalam ketakutan pada revolusi dan untuk menyembunyikan rasa takutnya ia melakukan perbuatan-perbuatan yang oleh orang lain dianggap sebagai perbuatan-perbutan yang berani dan bersifat kepahlawanan. Setelah itu ia tertangkap dan dipukuli serdadu-serdadu Belanda. Sejak itu ia berhasil mengalahkan masa takutnya.
Unsur instrinsik yang terdapat pada penggalan resensi di atas adalah ….
a. sudut pandang dan gaya bahasa
b. sudut pandang dan latar.
c. Gaya bahasa dan penokohan.
d. Plot dan perwatakan.
e. Perwatakan dan latar.
12.Bacalah paragraf berikut !
Ibu Rini menyukai bunga melati. Halaman rumahnya senantiasa harum karena berbaris pohon melati di tamannya. Di taman itu ada mawar beraneka warna. Demikian pula adik perempuan Rini. Bila ada pameran flora danm fauna di lapangan Banteng, tempat penjual bungalah yang menjadi pusat perhatiannya. …

Kalimat kesimpulan yang tepat sesuai isi paragraf generalisasi di atas adalah …
f. Ternayat, wanita menyukai bunga.
g. Jadi, keluarga Rini menyukai bunga.
h. Maka, bunga sangat disukai oleh wanita.
i. Bunga identik dengan wanita.
j. Jadi, wanita adalah bunga.
13. Bacalah paragraf sebab akibat berikut !
Kesadaran masyarakat yang masih kurang antara lain dinyatakan dengan membuang sampah sembarangan sehingga membuat tersumbat saluran air atau sungai. Penebangan hutan yang sewenang-wenang pun mengakibatkan tidak adanya resapan air atau mengakibatkan erosi. Ditambah lagi adanya bangunan di atas daerah aliran sungai, membuat sungai menjadi sempit dan dangkal. …

Kalimat yang tepat untuk mengakhiri paragraf sebab akibat tersebut adalah …
f. Akibatnya, pemerintah harus memperlebar atau membuat sungai baru.
g. Para pengembang perumahan hendaknya membuat rumah-rumah sederhana.
h. Bila hujan turun, banjir tak dapat dihindarkan.
i. Pemerintah harus tegas menindak masyarakat yang membangun di DAS.
j. Akibatnya, pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menanggulangi sampah.
14. Setelah diadakan survey ke pemukiman liar di sepanjang rel kereta api itu, penduduk menempati rumah-rumah terbuat dari bahan yang berupa seng, papan, dan kardus bekas. Rumah itu tidak memiliki MCK, pendek, pengap, lantainya berupa tanah dan lembab. Jadi , dapat dikatakan bahwa tempat tinggla mereka tidak layak huni.

Penalaran yang digunakan dalam paragraph tersebut adalah ….
f. sebab-akibat
g. silogisme
h. generalisasi
i. analogi
j. akibat sebab
15. Kalimat yang menyatakan laporan hasil seminar adalah ….
a. Berdasarkan hasil seminar tersebut kami menyarankan agar minat baca hendaknya ditanamkan pada anak sejak kecil
b. Saudar pemandu kami menyarankan agar seminar ini waktunya diskors dulu.
c. Kami (panitia) menyarankan agar para peserta seminar ini dapat mengikuti dengan seksama.
d. Tujuan seminar ini agar para generasi muda dapat memahami nilai-nilai kehidupan yang terjadi di masyarakat.
e. Seminar ini diharapkan dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.
16. Kalimat pengumuman yang baik terdapat pada ….
a. Semua siswa-siswi diharuskan mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.
b. Diberitahukan kepada seluruh orang tua siswa-siswa kelas dua untuk hadir besok di sekolah.
c. Jika bus ini mengambil penumpang di luar agen, harap dilaporkan kepada kami.
d. Kepada yang merasa belum melunasi uang sekolah diharapkan ke ruang bendahara.
e. Semua peserta daripada seminar harap memasuki ruang yang telah disediakan.
17. Penulisan kata berimbuhan yang tidak sesuai dengan EYD terdapat pada
kalimat ….
a. Tidak benar membebastugaskan karyawan tanpa alasan yang jelas.
b. Kita harus pandai mendayagunakan segala yang kita miliki.
c. Penduduk di kota besar banyak membudidayakan tanaman hias.
d. Dia tidak mau bertanggungjawab atas semua perbuatannya.
e. Banyak barang dijualbelikan oleh pedagang besar.
18. Mereka melihat harimau melepaskan Pak Balan dan terus berlari, menghilangkan ke dalam hutan yang gelap. Dengan cepat mereka berlari ke tempat Pak Balam terbaring. Dalam cahaya samar-samar dari pohon kayu yang menyala, mereka melihat betapa kaki kiri Pak Balam hancur betisnya karena gititan harimau, daging dan otot betisnya koyak hingga kelihatan tulangnya yang putih dan darah mengalir amat banyak.
Pak Balam koyak-koyak , dan seluruh badannya penuh dengan luka-luka kecil dan gores-gores merah kena duri, batu, dan kayu ketika dilarikan harimau. Mukanya berdarah. Darah keluar dari hidungnya, dari mulutnya. Pak Balam kelihatannya pingsan, tak sadarkan diri, dia hanya terbaring di sana mengerang-erang.
Latar novel Hariamau-Harimau, karya Mochtar Lubis ;
1) malam hari
2) cahaya bulan samar-samar
3) di kegelapan malam
4) berduka dan berkabung
5) kritis dan mencekam
Latar yang sesuai dengan kutipan yang tersaji pada ringkasan materi tersebut adalah ….
a. nomor 1, 2, dan 3
b. nomor 2, 3, dan 4
c. nomor 3, 4, dan 5
d. nomor 1, 2, dan 4
e. nomor 1, 3, dan 5
19. Kalimat sanggahan yang logis dalam diskusi adalah ….
a. Pendapat Anda perlu dibatalkan karena tidak logis dan tidak berbobot.
b. Bahwa opini itu dibentuk oleh publik maka ketidaksepahaman saya harus
dihargai dan dihormati.
c. Saya tidak sependapat dengan Anda karena banyak peserta yang tidak sependapat juga.
d. Naluri saya mengatakan bahwa simpulan tidak benar dan dibuat-buat.
e. Saya kurang sependapat dengan Anda karena simpulan itu tidak didukung oleh fakta.
20. Akhir-akhir ini banyak siswa yang suka tawuran. Hampir setiap hari kita dengan ada tawuran. Tidak sedikit korban jiwa yang terkena tusukan benda tajam. Untuk menanggulangi hal seperti itu, maka kami Musyawarah Kepala Sekolah (MKS)_ Se- Kabupaten akan mengadakan seminar kenakalan remaja.
Paragraf di atas merupakan kutipan dari proposal yang dituangkan pada bagian …
a. latar belakang.
b. Pendahuluan
c. Tujuan
d. Pelaksanaan
e. Penutup
21. Pernyataan yang mengungkapkan laporan hasil seminar terdapat dalam kalimat …
a. Seminar ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 8 Juni 2005.
b. Seminar ini diharapkan dapat diikuti oleh Ketua OSIS se-Brebes.
c. Kami menyadari bahwa pelaksanaan seminar ini masih banyak kekurangannya.
d. Secara keseluruhan seminar ini diperkirakan memerlukan dara Rp. 5. 000.000.
e. Mudah-mudahan seminar ini dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
22. “Ayo kejar aku.” Kata Kang Sarno pada waktu itu,”Siapa yang dapat mengejarku, nanti aku boncengkan!”
Kami pun berebut mengejar Kang Sarno, Tentu saja, meskipun napas kami sampai habis, Kang Sarno tak mungkin terkejar. Dan Kang Sarno tertawa-tawa gembira dengan permainannya. Kami pun ikut tertawa, meskipun getir, sambil menatap Kang Sarno yang semakin menjauh meninggalkan bau bensin.
Sogol, karya Hendro Martono
Watak tokoh dalam penggalan cerpen di atas menurtut Anda adalah ….
a. Jujur dan suka mempermainkan orang lain.
b. iri hati, dan sombong.
c. periang dan murah hati
d. sombong dan suka memermainkan orang lain
e. angkuh dan murah hati.
23. Kalimat yang berupa fakta adalah ….
a. Mereka berpendapat sikap keprihatinan mewarnai berbagai ekspresi para
seniman muda maupun seniman tua.
b. Penghayatan para seniman yang tampil membawakan karyanya sangat
memukau.
c. Mereka mengatakan bahwa mereka merupakan monster bagi diri sendiri di saat reformasi.
d. Pada saat “ Tirakatan Budaya”, Rendra memaparkan kepedihan hatinya tentang kemanusiaan.
e. Acara itu dinilai sangat sukses dan dapat menghibur para pengunjung yang memadati ruangan itu.
24. Sutu hari di sekolah diadakan diskusi bertemakan “ Pengaruh rokok terhadap kesehatan”. 1) Moderator mempersilakan pemrasaran, pemrasaran berpendapat bahwa rokok merupakan teman akrab yang merugikan bagi pengisap atau pecandu. 2) Sebab dengan merokok, kesehatan kita dirongrong pelan-pelan sehingga nantinya dapat mengurangi usia kia.3) Di samping itu menambah pengeluaran yang seharusnya ditabung untuk hari esak.4) Oleh karena itu, kurangi atau berhentilah merokok.
Kalimat persuasive dalam paragraph di atas terdapat pada kalimat ….
a.(1) d. (4)
b.(2) e. (5)
c. (3)
25. Memasuki abad ke-21, sejumlah kependudukan menghadang umat manusia secara “tumpang tindih”. Sebagai contoh, masalah lanjut usia (lansia) muncul pada saat pertambahan penduduk masih besar. Kemiskinan menjadi kian kasat mata di tengah rumitnya masalah ketenagakerjaan. Masalah kesehatan pun turut mewarnai lanskap kehidupan pada awal millennium ketiga, terutama menyangkut kesehatan wanita dan anak-anak.
Jenis paragraph di atas adalah ….
a. deduktif d. deskriptif
b. induktif e. persuatif
c. deduktif-induktif






Pelajaran 1
MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dari berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi dan memberikan tanggapan
Indikator
a) Mencatat pokok-pokok isi sambutan upacara bendera
b) Mencatat kata-kata yang tidak baku dalam sambutan
c) Membahas isi sambutan berdasarkan penggunaan bahasa
Materi :
Mendengarkan Sambutan Pembina Upacara
Perhatikanlah contoh Sambutan Pembina upacara berikut
Assalamualaikum Wr. WB.
Ibu-ibu dan Bapak-bapak guru, Staf tata usaha yang saya hormati dan anak-anakku kelas X,XI, dan XII yang saya sayangi dan saya banggakan, pertama-tama marilah kita mengucapkan puja-dan puji syukur ke-Hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat dan karunia-Nya. Pada pagi hari yang cerah ini kita semua masih diberi kesempatan untuk berkumpul bersama dalam menjalankan upacara bendera setiap hari Senin.
Selanjutnya ada beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada anak-anak pada kesempatan hari ini, Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada petugas upacara yang telah melaksanakan tugasnya sampai dengan saat ini berjalan dengan baik. Hal ini merupakan hasil jerih payah Anda dari latihan pada hari Sabtu yang lalu. Tanpa berletih terlebih dahulu barangkali upacara bendera pada pagi hari ini tidak akan lancar seperti saat ini. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, mudah-mudahan kelas lain dapat mengikuti jejak kelas XII IPA 1 ini.
Pesan berikutnya khusus untuk anak-anakku kelas XII , beberapa bulan lagi Ujian Nasional akan segera dilaksanakan, persyaratan keluluisan semakin berat. Untuk itu kepada anak-anakku agar mulai mempersiapkan dengan baik mulai hari ini. Mulai bulan depan akan segera dilaksanakan tambahan materi. Anak-anakku kelas XII harus menjaga kesehatannya, harus meningkatkan kedisiplian, dan mempersiapkan diri agar bisa mengikuti pelajaran dengan sebaik-baiknya.
Untuk anak-anakku Kelas X, pada kenaikan kelas tentunya akan ada penjurusan. Untuk itu agar Anak-anak mempersiapkan diri untuk memilih jurusan apakan mau masuk ILmu-Ilmu Alam, atau masuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jika Anda akan masuk jurusan Ilmu-Ilmu Alam maka nilai-nilai matapelajaran, Matematika, Fisika,Biologi, dan Kimia harus tuntas atau memenuhi persyaratan, dan untuk jurusan Ilmu-Ilmu Sosial mata pelajaran, Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, dan Geografi harus tuntas atau memenuhi persyaratan. Nah mulai sekarang harus rajin belajar agar dapat tercapai apa yang kalian cita-citakan.
Sedangkan untuk anak-anak kelas XI IA maupun XI IS sebentar lagi naik kelas XII tentunya harus rajin belajar pula agar memperoleh nilai yang baik. Nantinya dapat digunakan sebagai persyaratan mengikuti seleksi PBUD/PMDK di perguruan tinggi.
Amanat berikutnya , akhir-akhir ini kedisiplinan mulai sedikit merosot, mulai ada beberapa anak yang terlambat datang sekolah. Untuk itu marilah kita tingkatkan lagi kedisiplian kita. Kita hendaknya dating ke sekolah lebih awal agar kita siap menerima pelajaran dari bapak maupun ibu guru. Bila kita datang lebih awal maka pikiran kita menjadi tenang.
Yang terakhir tentunya sudah merupakan kewajiban orang tua kalian sebagai anggota komite untuk membayarkan kewajibannya yaitu membayarkan uang iuran komite sekolah sebelum tanggal 10 pada setiap bulannya. Kepada yang sudah memabayar saya ucapkan terima kasih dan yang belum saya berpesan agar meminta kepada orang tua untuk segera membayarkannya.
Demikian sambutan saya selaku Pembina upacara, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan saya sebagai hamba Tuhan mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Wassalamualaikum WR. Wb.

Tagihan 1
1. Tuliskan pokok-pokok pesan yang disampaikan oleh pembina upacara !
2. Temukan 10 kata-kata yang tidak baku dari sambutan uapacara di atas !
3. Setelah Anda temukan coba buatlah pembetulannya !
Tagihan 2
1. Buatlah komentar tentang pesan yang disampaikan oleh pembina upacara yang disertai alasan-alasan yang kuat !
Tugas kelompok
Kerjakan dengan kelompokmu merekam kegiatan sambutan atau khotbah kemudian perdengarkan di kelas . Setelah itu catatlah pokok-pokok pembicaraannya, tulislah kata-kata yang tidak baku. Kemudian buatlah pembetulannya dan kemudian bahaslah dengan teman-teman sekelas .
Uji Kompetensi 1
Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Untuk anak-anakku Kelas X, pada kenaikan kelas tentunya akan ada penjurusan. Untuk itu agar Anak-anak mempersiapkan diri untuk memilih jurusan apakan mau masuk ILmu-Ilmu Alam, atau masuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jika Anda akan masuk jurusan Ilmu-Ilmu Alam maka nilai-nilai matapelajaran, Matematika, Fisika,Biologi, dan Kimia harus tuntas atau memenuhi persyaratan, dan untuk jurusan Ilmu-Ilmu Sosial matepelajaran, Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, dan Geografi harus tuntas atau memenuhi persyaratan. Nah mulai sekarang harus rajin belajar agar dapat tercapai apa yang kalian cita-citakan.
Pokok pembicaraan yang terdapat pada paragraph di atas ialah :
a. tentang penjurusan siswa kelas X.
b. siswa kelas x agar mempersiapkan diri sehubungan akan diadakannya
penjurusan pada kenaikan kelas.
c. Jika siswa akan masuk IPA maka mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan
Biologi harus memenuhi syarat.
d. Setiap siswa harus rajin belajar.
e. Siswa yang akan masuk ke IPS mata pelajaran Ekonomi, Sejarah, Sosiologi,
dan Geografi harus memenuhi syarat.
2.Pendidikan harus mengembangkan potensi siswa secara utuh. Artinya pendidikan harus mencakup aspek, kognitif, psikomotor, dan afektif. Aspek afektif mencakup ketakwaan, budi pekerti luhur, akhlak mulia, demokrasi, kreatif dan mandiri. Aspek kognitif berkaitan dengan intelektual seseorang. Aspek psikomotor berkaitan dengan keterampilan seseorang dalam mengerjakan sesuatu tugas.
Inti paragraph tersebut adalah
a. Pendidikan harus mengembangkan aspek afektif.
b. Pendidikan harus mengembangkan aspek kognitif.
c. Pendidikan harus mngembangkan aspek psikomotor.
d. Pendidikan harus mengembangkan intelekseseorang.
e. Pendidikan harus mengembangkan seluruh potensi kepribadian anak.
3. Keberadaan PKL cukup memusingkan Pemda Kota Malang dan rupanya belum ada kebijakan dan konsep yang pas dalam menanganinya. Bahkan banyak yang bermain “kucing-kucingan” baik para PKL-nya maupun aparatnya. Menurut penelitian Pusat Studi Kependudukan dan Lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang yang bekerja sama dengan Pemda?Bappeda kota Malang. Sebanyak 44,7 % PKL meminta izin kepada perorangan/kelompok aparat. Hanya 42,1 % izin resmi dan pemerintah daerah.
Masalah yang disorot dalam paragraph di atas ialah ….
a. PKL semakin marak mengais rezeki di pinggir-pinggir jalan di kota Malang.
b. PKL yang membludak mengakibatkan semerawutnya lalu lintas di sekitarnya.
c. Keberadaan PKL yang cukup membantu Pemda Malang.
d. Keberadaan PKL kota Malang belum semua memiliki izin resmi.
4. Penggunaan kata yang tidak bauk terdapat dalam kalimat ….
a. Setiap pagi Anas pergi ke sekolah naik bus kota.
b. Hari ini saya terpaksa pergi ke kantor dengan naik taxi.
C. Sebelum menetapkan keputusan, masalahnya harus dianalisis.
d. Jangan mengubah tempat duduk yang sudah diatur panitia ujian.
e. Bunga pinjaman di bank-bank pemerintah hanya 2 persen sebulan.
5. Deretan kata yang baku adalah ….
a. nasihat, asas, hakikat.
b. tehnik, ijin,kemaren.
c.atlit,apotik, pratek.
d.zaman, jadual,karir.
e.kwalitas, kwantitas,kuitansi.
Kalimat-kalimat di bawah ini tidak baku, jelaskan dan kemudian betulkanlah!
1. Bagi siswa yang kehilangan uang harap menghubungi guru Piket.
2. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
3. Kesenimanan W.S. Rendra sempat menghenyakkan para pirsawan televisi.
Lembar Jawab Tagihan dan Uji Kompetensi 1
Tagihan 1
1……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 2
1……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3 dikerjakan dikertas lain
Lembar jawab Uji Kompetensi 1
Pilihan ganda
1…….. 4…………….
2……. 5……………
3………
Uraian
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.3 Menyampaikan topik suatu uraian atau cerita yang didengar
Indikator
a) Mencatat pokok-pokok dari uraian atau cerita
b) Menyampaikan (secara lisan) isi uraian atau cerita kepada teman
Materi
Uraian atau cerita
Simaklah cerita seorang penjual obat dan seorang pengasuh dan siswa di panti asuhan di bawah ini !
Nah anak-anak ! Pernahkan Anda berbicara di depan orang banyak ? Jawabnya tentunya berbeda ,namun di antara sekian banyak paling hany satu atau dua siswa yang pernah berbicara di depan umum. Ya, kan!
Coba simak penjual obat di pasar-pasar. Dia sangat piawai dalam berbicara, sangat pintar dalam menarik massa sebelum menawarkan obatnya. Yach, para Bapak-bapak, Ibu-ibu, dan adik-adik semua, mari yang jauh mendekat yang dekat merapat. Yang sudah rapat jangan mendesak-desak. SEbelum saya menjual obat yang tinggal sedikit , saya akan bermain sulap terlebih dahulu. Kantong hitam ini berisi ular kobra, siapa yang berani mem,asukkan tangannya akan saya bayar seratus ribu. Ayo siapa yang berani, coba Bapak yang berbaju hitam berani tidak ? Nah tidak berani kan, Ayo siapa yang berani mendekat dan masukkan tangannya.
Saudara-saudara semua sebelum saya bermain sulap, sesame guru jangan mengganggu sesame teman jangan menggoda. Jangan disamakan garam sama asinnya, gula sama manisnya . Masing-masing orang mencari rezeki sendiri-sendiri. Mari-mari di sini masih ada tempat, silakan yang jauh mendekat. Oyo permainan sulap segera dimulai.
Awas anak-anak jangan terlalu dekat dengan kotak itu. Kotak itu isinya binatang melata, nanti bisa bahaya. Ayo-ayo mari-mari sulap segera dimulai. Yach benang ini akan saya potong menjadi tiga bagian. Setelah dipotong akan saya sambung lagi.
Saya ke sini hanya sekedar menghabiskan obat yang tinggal sedikit, ayo siapa cepat pasti dapat, yang tidak cepat didapat. Obat ini dapat enyembuhkan sakit, batuk menahun, sakit alergi debu, sakit pinggang, sakit gatal-gatal dan lain-lain. Ayo silakan beli dulu permainan segera dimulai lagi. Yach itu kasih jalan bapak itu mau membeli.

Nah kalau kita simak seorang penjual jamu sangat pandai dalam menawarkan dagangannya. Dia juga sangat pandai mengumpulkan orang. Barangkali Anda juga bisa menarik massa !
Coba perhatikan juga cerita yang disampaikan oleh kedua orang di bawah ini !
1. Oleh Yusuf Zain, S.Pd. pengasuh yayasan panti asuhan yatim Aisyahtong Mariyam.
Sejarah berdirinya panti asuhan Aisyahtong Mariyam ini berawal dari bangunan milik seorang pengusaha sukses dan kaya, yang berasal dari Ujung Pandang, H. Mariyam Tabusalla dan H. Aisyahting Abdul Karim. Mereka mewakafkan tanahnya untuk membantu anak-anak yatim. Sebelum menjadi panti dijadikan rumah sakit, baru beberapa tahun kemudian oleh pemiliknya diwakafkan untuk menjadi lembaga panti asuhan khusus untuk anak-anak yang berstatus yatim atau yatim piatu.
Lembaga ini menjadi panti melalui akte notaris tanggal 15 September 1980 dan mulai beroperasi Januari 1981. Mengapa panti ini khusus anak yatim, atau piatu ? Di samping karena amanat pemiliknya, juga tidak lepas dari obesi beliau yang ingin membantu anak-anak, khususnya anak-anak yatim yang tercantum dalam surat Al-Maun. Jadi beliau mengkhususkan atau mengamanatkan yang diperbolehkan masuk panti ini adalah anak-anak yatim atau yatim piatu.
Mereka itu berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Ada yang dari Jawa,Aceh,Medan,Lombok, Nusa Tenggara Barat. Untuk masuk di sini kriterianya tidak terlalu sulit, yatim atau piatu kemudian miskin, itu saja. Setelah itu tidak ada syarat lain. Kalau bukan yatim atau piatu ? Kami tidak bisa menerima mereka karena di sini memamng khusus untuk yatim atau piatu. Meski demikian, kami tetap membantu mengirimkan ke panti lain.
2. Haidar Cahaya, Siswa asal Lombok.
Saya berasal dari Lombok. Tinggal di panti pertengahan 2003. Setelah ayah saya meninggal dunia saya tidak tahu harus kemana, sementara saya punya keinginan untuk sekolah karena saya mempunyai cita-cita menjadi guru. Untuk menjadi guru maka saya harus sekolah tapi keluarga saya tidak mampu.Beruntung kak Ainul yang menyuruh saya ke panti ini, lalu saya minta izin kepada ibu dan ibu mengizinkan saya ke sini.
Sejak tahun 2003 lalu saya tidak pernah pulang kampong, saya tetap tinggal di sini bersama teman-teman yang dari Lombok, Aceh,NTT. Mereka juga tidak pulang. Ibu saya tidak pernah ke sini, saudar saya juga tidak pernak ke sini. Kata ibu saya punya saudara tapi saya tidak tahu berapa dan di mana tempatnya.
Saya di sekolah paling senang pelajaran bahasa Inggris, gurunya bagus. Kalau belajar saya jam 19.00 malam. Setelah belajar dan capek baru tidur jam 21.00, nanti bangun jam 04.30 kemudian shalat. Kalau sekolah saya tidak pernah bolos kalau sakit baru tidak masuk sekolah. Saya senang dip anti karena bisa sekolah dan banyak teman.
Tagihan 1
Setelah Anda simak tentang cerita penjual obat ,jawablah pertanyaan berikut !
1. Dapatkah Anda menemukan pokok-pokok yang disampaikan penjual obat tersebut ?
2. Kalau tidak dapat menemukan mengapa , jelaskan !
3. Bagaimana intonasi yang disampaikan oleh penjual obat tersebut ?
4. Bagaimana tata kalimat yang digunakannya ?
5. Berilah komentar tentang cerita penjual obat tersebut !
Tagihan 2
Setelah Anda menyimak cerita dari Yusuf dan Haidar jawablah pertanyaan berikut !
1. Tuliskan pokok-pokok yang disampaikan oleh Yusuf dan Haidar !
2. Bagaimana intonasi yang digunakan oleh Yusuf dan Haidar ?
3. Bagaimana tata kalimat yang mereka gunakan ?
4. Berilah komentar tentang cerita tersebut !
Tagihan 3
Berdasarkan cerita –cerita di atas coba temukan ciri-ciri cerita yang dapat menarik perhatian !
Tagihan 4
Ceritakanlah kepada teman-teman tentang peristiwa menarik yang Anda alami ! Teman –teman yang tidak maju membuat catatan tentang pokok-pokok yang diceritakannya .
Uji Kompetensi 2
Pilihlah jawaban yang palin tepat !
1.Bacalah paragraph di bawah ini !
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperingatkan banyak makanan jajanan anak sekolah mengandung zat pewarna dan mikroba pathogen yang dapat menyebabkan keracunan. Karena itu,para penelola sekolah diminta untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kebersihan makanan di kantin sekolah dan penjual makanan di lingkungan sekolah.
Pesan yang terdapat dalam paragraph tersebut yang palin tepat ialah ….
a. Pengelola sekolah menyediakan jenis makanan murah dan sehat di kantin sekolah.
b. Pengelola sekolah bekerja sama dengan BPOM mengawasi kebersihan makanan di sekolah.
c. Pengelola sekolah melakukan pengawasan terhadap kebersihan makanan di kantin sekolah.
d. BPOM melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kebersihan makanan di kantin sekolah
e. Pengelola sekolah melakukan pembinaan ban pengawasan terhadap kebersihan dan pengawasan terhadap kebersihan makanan dan penjual makanan di lingkungan sekolah.
2. LKMD berpusat di kelurahan dan disusun menurut tata organisasi yang telah ditetapkan atau disesuaikan dengan keperluan setempat. Orang-orang yang mengelola organisasi ini dipilih oleh masyarakat desa berdasarkan hasil musyawarah mufakat sebab orgaisasi inilah yang mewakili suara rakyat dalam pemerintahan desa. Bersama-sama aparat desa(lurah/kepala desa, sekretaris desa, dsb.) lembaga ini melaksanakan programnya dalam bidang idiologi, politik, ekonomi,social,budaya,pertahanan keamanan dan sebagainya.
Paragraf di atas mengungkapkan seperti tertulis di bawah ini, kecuali ….
a. Pusat LKMD di kelurahan.
b. Pengelola dipilih oleh masyarakat berdasarkan musyawarah.
c. Organisasi ini mewakili suara rakyat dalam pemerintahan desa.
d. Tugas lembaga ini ialah melaksanakan program diberbagai bidang.
e. Organisai ini dibentuk secara seragam untuk berbagai kepentingan rakyat.
3. Saya berasal dari Lombok. Tinggal di panti pertengahan 2003. Setelah ayah saya meninggal dunia saya tidak tahu harus kemana, sementara saya punya keinginan untuk sekolah karena saya mempunyai cita-cita menjadi guru. Untuk menjadi guru maka saya harus sekolah tapi keluarga saya tidak mampu.Beruntung kak Ainul yang menyuruh saya ke panti ini, lalu saya minta izin kepada ibu dan ibu mengizinkan saya ke sini.
Pokok cerita dalam paragraph di atas ialah ….
a. asal seorang siswa panti asuhan.
b. Keinginan seorang anak untuk tinggal dip anti asuhan.
c. Ia tidak pernah bertemu dengan keluarganya lagi.
d. Seorang anak yatim piatu.
e. Seorang anak yatim yang beruntung.
4. Sejarah berdirinya panti asuhan Aisyahtong Mariyam ini berawal dari bangunan milik seorang pengusaha sukses dan kaya, yang berasal dari Ujung Pandang, H. Mariyam Tabusalla dan H. Aisyahting Abdul Karim. Mereka mewakafkan tanahnya untuk membantu anak-anak yatim. Sebelum menjadi panti dijadikan rumah sakit, baru beberapa tahun kemudian oleh pemiliknya diwakafkan untuk menjadi lembaga panti asuhan khusus untuk anak-anak yang berstatus yatim atau yatim piatu.
Paragraf di atas berisi tentang ….
a. berdirinys panti asuhan Aisyahtong Mariyam.
b. Panti asuhan Aisyahtong Mariyam milik pengusaha yang sukses.
c. Tanah wkaf yang dimanfaatkan sebagai panti asuhan.
d. Panti asuhan khusus naka-anak yatim atau piatu.
e. Panti asuhan bekas rumah sakit.
5. Lembaga ini menjadi panti melalui akte notaris tanggal 15 September 1980 dan mulai beroperasi Januari 1981. Mengapa panti ini khusus anak yatim, atau piatu ? Di samping karena amanat pemiliknya, juga tidak lepas dari obesi beliau yang ingin membantu anak-anak, khususnya anak-anak yatim yang tercantum dalam surat Al-Maun. Jadi beliau mengkhususkan atau mengamanatkan yang diperbolehkan masuk panti ini adalah anak-anak yatim atau yatim piatu.
Pokok cerita yang terdapat pada paragraph di atas ialah….
a. Mulai beroperasinya panti asuhan.
b. Panti asuhan bernotaris sejak tanggal 15 September 1980.
c. Panti asuhan khusus yatim piatu.
d. Panti asuhan sesuai dengan surat AL-Maun.
e. Semua pendapat di atas salah.
Jawablah dengan singkat !
1. Apa saja yang perlu diperhatikan agar cerita itu menarik bagi pendengarnya !
2. Buatlah paragraf tentang cerita yang menarik yang pernah Anda alami
Lembar Jawab Tagihan dan Uji Kompetensi 2 :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
5……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
4…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Tagihan 4
Lisan
Uji Kompetensi 1
Pilihan ganda
1………. 4………….
2……… 5…………
3……….
Uraian
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scanning) secara intensif untuk menarik kesimpulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
3.2 Membaca intensif artikel
Indikator
a) Menemukan gagasan utama tiap paragraf.
b) Mengungkapkan ciri-ciri artikel
c) mengungkapkan ide/pendapat penulis
d) Mengungkapkan penggunaan bahasa dalam artikel
e) Menyimpulkan isi artikel
Materi
Artikel ilmiah dalam media massa
Menyongsong Peluncuran Satelit Lapan-Tubsat
Lembaga Penerbangan danAntariksa Nasional bekerja sama dengan Technical University of Berlin berhasil membangun satelit penginderaan jauh yang akan diluncurkan pada tahun 2006. Satelit ini akan dimanfaatkan untuk mengelola lingkungan dan memantau bencana alam, seperti kebakaran hutan, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung berapi.
Kerja sama yang dirintis sejak 2003 antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan Technical Unversity of Berlin (TUB) menghasilkan satelit mikro berbobot 55 kilogram untuk keperluan penginderaan jauh (remote sensing), Satelit Lapan TUBSAT berbentuk kotak dengan dimensi 45 x 45x 27 sentimeter. Pengembangan satelit didasarkan efisiensi biaya serta mempertimbangkan waktu perancangan dan pembuatan yang relative singkat (2-3 tahun).
Satelit Lapan TUBSAT yang seharusnya sudah meluncur pada OKtober 2005 kini diundur hingga Mei- Juli 2006. Roket Polar Satelit Launch Vehicle (PSLV) buatan India dipilih untuk mengorbitkan Lapan-TUBSAT. Roket ini telah memeperlihatkan ketangguhannya dalam meluncurkan berbagai satelit orbit polar.
Satelit akan ditempatkan pada orbit lingkaran melalui kutub-kutub BUmi pada ketinggian 630 kilometer dan kemiringan terhadap ekuator sebesar97,9 derajat. Pada ketinggian ini satelit mengorbit Bumi sekali dalam 99 menit dan pergeseran setiap orbit akibat rotasi Bumi diperkirakan sebesar 24,8 derajat. Dua stasiun bumi dipersiapkan untuk mengendalikan Lapan-TUBSAT, yaitu di Lapan Rumpin dan Stasiun Pengamat Dirgantara Biak.
Pengembangan Satelit
Satelit Lapan_TUBSAT merupakan pengembangan darisatelit eksperimental yang pernah dibangun di TUB disesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia. Para peneliti TUB telah membangun beberapa satelit seri TUBSAT, yaitu TUBSAT- A, TUBSAT-B,TUBSAT NI,DLR-TUBSAT,dan MAROC-TUBSAT.
Selain untuk penginderaan jauh, satelit Lapan-TUBSAT berfungsi pula sebgai sarana uji coba teknologi antariksa seperti system komunikasi data, system pengatur sikap satelit ( ottitude control system)
Dari kerja sama dengan dengan TUB, diharapkan tim Lapan akan memperoleh pengetahuan dan kemampuan dalam membangun dan mengoperasikan satelit. Pengalaman ini sangat berguna bagi Lapan apabila akan merencanakan dan membangun satelit generasi berikutnya. MIsalnya satelit pengideraan jauh yang dipadukan fingsinya sebagai pemantau cuaca antariksa (space weater)
Lapan –TUBSAT membawa muatan ilmiah sebuah kamera beresolusi tinggi dengan daya pisah 5 meter dan lebar sapuan 3,5 kilometer di permukaanbumi pada ketinggian orbit 630 kilometer. Selain itu sebuah kamera resolusi rendah berdaya pisah 200 meter dan lebar sapuan 81 kilometer.
Lapan_TUBSAT mempunyai empat panel surya dengan ukuran 432 x 234 milimeter dan bersusun atas 35 sel surya yang menghasilkan listrik sebesar 14 watt. Memang kecil, karena itu diperlukan pengaturan seifisien mungkin dalam pemakaian listrik bagi instrument satelit. Energi listrik disimpan ke dalam lima baterai yang menghasilkan daya 8 ampere-Jam.
Satelit pembawa system komunikasi untuk keperluan telemetry and telecommands (TTC) yang beroperasi pada frekuensi 436,075 Megahertz dengan laju transfer data 1200 Bps. Data video dari sitem kamera dikirim ke stasiun bumi melalui system komunikasi data pada frekuensi 222o Megahertz.
Untuk mengontrol sikap satelit selama di orbit, digunakan system control tiga sumbu, sebuah sensor bintang (star sensor), dan tiga sensor matahari (sun sensor),. Satelit dirancang bisa mengambil citra kawasan di permukaan bumi melalui gerak menyapu pada arah nadir (tegak lurus garis orbit) maupun memantau satu tempat secara terus-menerus dalam selang waktu tertentu.
Selama ini citra kawasan Indonesia diperoleh dari satelit penginderaan jauh Negara lain, seperti SPOT, LANDSAT, JERS, dan NOAA. Satelit Lapan _TABSAT dapat mengurangi ketergantungan terhadap satelit ini.
Roket India
Satelit Lpan-TUBSAT akan diluncurkan dengan roket PSLV buatan Indian Space Research Organization (ISRO). Roket dengan tinggi 44,4 meter dan berbobot 294 ton saat peluncuran merupakan roket andalan India untuk meluncurkan satelit-satelit orbit polar.PSLV diluncurkan dari Pusat Antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, sekitar 100 kilometer dari Chennai.
PSLV terdiri dari empat tingkat, yaitu tingkat pertama dan ketiga berbahan baker cair. Pada roket tingkat pertama ditambahkan enam roket kecil berbahan baker padat untuk menambah daya dorong saat peluncuran.
Prestasi India dalam bidang teknologi antariksa sungguh mengagumkan, mengikuti jejak Negara di Asia Timur yang kini tengah bersinar, yaitu China. PSLV mengawali uji coba perdana pada tahun 1993 lalu diikuti beberapa uji terbang lainnya. PSLV selanjutnya memasuki tahap komersial pada 29 September 1997. Roket berhasil menempatkan satelit penginderaan jauh UNdian, IRS-ID, pada orbit polar sun-synchronous.
Peluncuran komersial kedua dilaksanakan 26 Mei 1999 dan membawa tiga muatan. Muatan utamanya adalah OceasSat I (India), dengan muatan tambahan KITSAT-3 (Korea) dan DLR-TUBSAT (Jerman). Peluncuran Lapan-TUBSAT tahun depan dilakukan bersama satelit kartografi India.
Diharapkan peluncuran Lapan_TUBSAT nanti akan berlangsung mulus dan satelit beroperasi normal. Dengan demikian, satelit segera dapat dimanfaatkan untuk mengelola dan memantau lingkungan di Indonesia. Misalnya, mendeteksi secara dini titik-titik api kebakaran hutan, banjir dan tanah longsor yang terjadi rutin setiap tahun.
Bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada, citra satelit Lapan-TUBSAT juga akan diaplikasikan untuk pembangunan system peringatan dini letusan gunung Merapi di Jawa Tengah. (Bachtiar Anwar, peneliti bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa)
Dikutip dari Kompas,2 Desember 2005

Tagihan 1
1. Tuliskanlah pikiran utama pada tiap-tiap paragraf !
2. Tuliskan ide penulis artikel tersebut tentang satelit Lapan-TUBSAT !
3. Buatlah kesimpulan dari paragraf tersebut !
4. Bagaimana bahasa yang digunakan oleh penulis artikel tersebut !
Tagihan 2
1. Apakah yang dimaksud artikel itu ?
2. Mengapa wacana di atas digolongkan ke dalam artikel, sebutkan cirri-cirinya ?
3. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam artikel ?
Tagihan 3
Tugas Kelompok !
Carilah sebuah artikel tentang ilmu pengetahuan, kemudian gunting dan bahaslah dengan kelompokmu, tentang pikiran utama yang terkandung dalam artikel tersebut.bahasa yang digunakan, dan tata kalimatnya !
Uji Kompetensi 3
Pilihlah Jawaban yang paling tepat
1. Lembaga Penerbangan danAntariksa Nasional bekerja sama dengan Technical University of Berlin berhasil membangun satelit penginderaan jauh yang akan diluncurkan pada tahun 2006. Satelit ini akan dimanfaatkan untuk mengelola lingkungan dan memantau bencana alam, seperti kebakaran hutan, banjir, tanah longsor, dan letusan gunung berapi.
Pikiran utama paragraph tersebut adalah …..
a. Lapan berekerja sama dengan Technical University ob Berlin.
b. Indonesia berhasil membuat satelit penginderaan jarak jauh.
c. Peluncuran satelit Lapan-TUBSAT yang mundur menjadi tahun 2006
d. Satelit akan dimanfaatkan untuk mengelola lingkungan dan memamntau
bencana alam.
e. Satelit Lapan_TUBSAT buatan Berlin
2. Kerja sama yang dirintis sejak 2003 antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan Technical Unversity of Berlin (TUB) menghasilkan satelit mikro berbobot 55 kilogram untuk keperluan penginderaan jauh (remote sensing), Satelit Lapan TUBSAT berbentuk kotak dengan dimensi 45 x 45x 27 sentimeter.
Pikiran utama paragraph di atas ialah ….
a. Satelit Lapan-TUBSAT berbentuk kotak dengan dimensi 45x45x27 sentimeter.
b. Kerja sama dirintis sejak 2003 antara Lapan dan TUB.
c. Bobot satelit mikro adalah 55 kilogram.
d. Satelit-TUBSAT untuk penginderaan jarak jauh.
e. semua jawaban di atas betul.
3. Pengembangan satelit didasarkan efisiensi biaya serta mempertimbangkan waktu perancangan dan pembuatan yang relative singkat (2-3 tahun).
Satelit Lapan TUBSAT yang seharusnya sudah meluncur pada Oktober 2005 kini diundur hingga Mei- Juli 2006. Roket Polar Satelit Launch Vehicle (PSLV) buatan India dipilih untuk mengorbitkan Lapan-TUBSAT. Roket ini telah memeperlihatkan ketangguhannya dalam meluncurkan berbagai satelit orbit polar.
Pikiran utama paragraph di atas adalah ….
a. Perancangan pembuatan yang sangat singkat yaitu 2-3 tahun.
b. Pengembangan satelit di dasarkan efisiensi biaya serta waktu relative singkat 2-3 tahun.
c. Peluncuran satelit Lapan-TUBSAT diundur tahun 2006.
d. Roket Polar Satelit Launch Vehicle (PSLV) buatan India dipilih untuk mengorbitkan Lapan-TUBSAT.
e. Roket ini telah memeperlihatkan ketangguhannya dalam meluncurkan berbagai satelit orbit polar.
4. Yang dimaksud artikel adalah …..
a. tulisan yang dibuat oleh wartawan yang dimuat dikoran.
b. pendapat seseorang yang dituangkan dalam bentuk tulisan yang dimuat di
koran atau majalah.
c. laporan seorang wartawan yang ditulis di Koran atau majalah.
d. tulisan di koran atau majalah.
e. karya tulis lengkap,misal berita atau laporan atau esai di Koran atau majalah,
dan sebagainya.
Jawablah dengan singkat !
1. Sebutkan cirri-ciri sebuah artikel !
2. Apakah tajuk rencana yang ada di Koran juga disebut artikel, jelaskan pendapat Anda !
3. Bahasa dalam artikel harus bahasa efektif, apakah maksudnya jelaskan !
Lembar Jawab Tagihan dan Uji Kompetensi 3 :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Uji Kompetensi 3
Pilihan ganda
1………. 4………….
2……… 5…………
3……….
Uraian
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….



MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.4 Menulis paragraf deduktif dan induktif
Indikator
a) Mengenal ciri-ciri paragraf deduktif (silogisme dan entimen)
b) Menyusun contoh paragraf deduktif ( silogisme dan entimen)
Materi
- Paragraf argumentasi deduktif (silogisme dan entimen)
Cermati paragraf berikut
Sesuai dengan perkembangan sejarah dan hasil penelitian para ahli, semua binatang menyusui melahirkan anak dan tidak bertelur. Manusia,monyet,sapi,kambing,kucing,ikan paus merupakan jenis dari binatang menyusui. Dari paragraf tersebut kita bisa menarik kesimpulan,
Manusia,monyet,sapi,kambing,kucing,dan ikan paus melahirkan anak dan tidak menyusui.
Berdasarkan hasil penelitian di bidang kedokteran, semua penderita kencing manis tidak boleh mengonsumsi makanan yang mengandung zat gula. Pak Danu,pak Ali ,dan pak Waru penderita penyakit kencing manis sedang dirawat di rumah sakit. Kita dapat menarik kesimpulan, pak Danu,pak Ali, dan pak Waru tidak boleh mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat gula.
Contoh paragraf di atas adalah merupakan penalaran deduksi silogisme Silogisme ialah salah satu proses penalaran yang dimulai oleh dua proposisi atau pernyataan yang bersifat umum dan khusus untuk menurunkan sebuah kesimpulan. Untuk menurunkan kesimpulan premis-premis itu harus dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Kedua premis itu disebut premis umum dan premis khusus.
Premis umum (PU) ialah pernyataan yang berisi bahwa semua anggota golongan tertentu ( = semua A) mempunyai sifat tertentu (=B). Bila dirumuskan maka semua A = B. Premis khusus (PK) ialah pernyataan yang berisi bahwa suatu hal atau seseorang (=C) merupakan anggota dari semua golongan tertentu atau (=A). Bila dirumuskan C = A. Kesimpulan (K) menyatakan bahwa suatu atau seseorang (=) memiliki sifat atau hal tersebut pada B (=). Bila dirumuskan K : C = B.
Dari uraian tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.
Premis Umum (PU) = semua A = B
Premis Khusus (PK)= C =A
Kesimpulan (K) = C = B
Contoh di atas kalau dimasukkan ke dalam rumus menjadi .
PU = Semua binatang menyusui melahirkan anak dan tidak bertelur.
PK = Manusia,monyet,sapi,kambing,kucing,ikan paus merupakan jenis dari binatang
menyusui.
K = Manusia,monyet,sapi,kambing,kucing,dan ikan paus melahirkan anak
dan tidak menyusui.
PU = Semua penderita kencing manis tidak boleh mengonsumsi makanan yang
mengandung zat gula.
PK = Pak Danu,pak Ali ,dan pak Waru penderita penyakit kencing manis sedang
dirawat di rumah sakit.
K = Pak Danu,pak Ali, dan pak Waru tidak boleh mengonsumsi makanan yang
banyak mengandung zat gula.
Silogisme di atas salah satu premisnya mengandung pernyataan yang negative yaitu ditandai dengan kata sangkalan tidak. Silogisme yang demikian itu disebut silogosme negative. Silogisme negative dapat dirumuskan sebagai berikut .
PU ; semua A ≠ B PU : semua A = B
PK : C = A atau PK : C ≠ A
K : C ≠ B K : C ≠ B
Apabila salah satu premisnya salah atau pengambilan kesimpulan salah maka silogisme itu disebut silogisme salah .Contoh :
PU ; Semua kerbau makan rumput.
PK : Kerbau binatang menyusui
K : Semua bunatang menyusui makan rumput. (?)
PU : Semua siswa SMA senang berolahraga.
PK : Danu senang berolagraga
K : Danu siswa SMA. (?)
Kadang-kadang dalam suatu karangan kita menjumpai silogisme yang diperpendek seperti : Shabrina harus bekerja keras karena ia ingin sukses dalam kehidupannya. Silogisme yang diperpendek seperti ini disebut Entimen. Bila dirumuskan ialah C = B karena C = A.
Tagihan 1
Tentukan Kesimpulan dari premis-premis di bawah ini.
1. Semua penderita lever tidak boleh makan makanan yang berlemak. Paman penderita lever sedang di rawat di rumah sakit.
2. Bianatang menyusui melahirkan anak dan tidak bertelur. Ikan paus binatang menyusui.
3. Semua pemilik mobil wajib membayar pajak.Pak Budiman tidak memiliki mobil mewah.
4. Semua professor panda berbicara. Pak Habibie pandai berbicara.
5. Siswa yang rajin tidak pernah dating terlambat ke sekolah. Anisah siswa yang rajin ke kesekolah.
Tagihan 2
1. Silogisme nomor berapa saja yang bisa dibuat entimen ?
2. Buatlah entiman dari silogisme di atas.
Tagihan 3
1. buatlah 5 silogisme, tentang lingkungan, kedisiplinan, dan kesehatan.
2. buatlah silogisme negatifnya. !
3. buatlah silogisme salah dari silogisme di atas.
Uji Kompetensi 4
Pilihlah jawaban yang palin tepat
1. PU : Semua penderita penyakit lever tidak boleh makan makanan yang berlemak.
PK : Paman penderita penyakit lever.
Kesimpulan di atas merupakan bentuk ….
a. induksi d. entimen
b.deduksi e. silogisme
c. silogisme negative
2. PU : Binatang menyususi melahirkan anak dan tidak bertelor.
PK : Kucing binatang menyusui
Kesimpulan yang dapat diambil dari silogisme di atas ialah ….
a.Kucing tidak bertelur dan tidak menyusui.
b.Kucing tuidak menyusui dan tidak bertelur
c Kucing melahirkan anak.
d.Kucing melahirkan anak dan tidak bertelur
e.Kucing binatang menyusui
3. PU : Semua pemilik mobil wajib membayar pajak.
PK : Pak Hardiman memiliki sebuah mobil
Kesimpulan yang benar secara silogisme adalah ….
a. Pak Hardiman wajib membayar pajak.
b. Pemilik mobil wajib membayar pajak.
c. Pak Budiman harus memperhatikan pajak.
d. Setiap mobil pasti dipajak.
e. Pak Hardiman memiliki pajak.
4. PU : Setiap pemilik televise wajib membayar pajak tepat waktu jika tidak ingin kena denda.
K : Pak Somad wajib membayar pajak tepat waktu jika tidak ingin kena denda.
Premis Khusus (PK ) untuk silogisme di atas ialah ….
a. Pak Somad wajib mempunyai televise.
b. Setiap pemilik televise pernah kena denda.
c. Pak Somad mempunyai televise.
d. Pajak wajib dibayar oleh pemilik televise.
e. Setiap oaring mempunyai televise.
5. PU : ………….
PK : Pak Isa pemimpin yang jujur.
K : Pak Isa tak mau melakukan korupsi
Premis Umum (PU) yang tepat untuk silogisme di atas ialah ….
a. Pemimpin yang jujur tidak mau melakukan korupsi.
b. Karena kejujurannnya, Pak Isa tidak mau melakukan korupsi.
c. Orang yang jujur merupakan pemimpin yang tidak korupsi.
d. Melakukan korupsi tidak dilakukan Pak Isa.
e. Pak Isa tidak mau melakukan korupsi karena ia adalah pemimpin yang jujur.
6. Premis Umum : Setiap warga Negara Indonesia harus mencintai bahasa Indonesia.
Kesimpulan : Arief Budiman mencintai bahasa Indonesia.
Premis Khusus yang paling tepat untuk silogisme tersebut ialah ….
a. Bahasa Indonesia sangat dicintai Arief Budiman.
b. Arief Budiman adalah warga Negara Indonesia.
c. Bahasa Indonesia dicintai warga Negara Indonesia.
d. Arief Budiman harus mencaintai bahasa Indonesia.
e. Mencintai bahasa Indonesia adalah kewajiban warga Negara Indonesia.
7. PU : Semua siswa SMA yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri harus lulus SPMB.
PK : Anto siswa yang nelanjutkan ke perguruan tinggi negeri.
K : …..
Kesimpulan yang paling tepat dalam silogisme tersebut adalah….
a. Anto ingin kuliah karena ia siswa SMA.
b. Siswa yang ingin kuliah harus mengikuti SPMB.
c. Anto harus lulus SPMB.
d. Anto tamatan SMA.
e. Anto akan mengikuti SPMB.
8. PU : ………
PK : Bambang perokok.
K : Bambang harus melindungi perokok pasif.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi silogisme di atas adalah ….
a. Bambang seorang perokok dan pecandu rokok.
b. Siapa perokok, membahayakan lingkungan.
c. Setiap perokok harus melindungi perokok pasif.
d. Perokok psif lebih berbahaya daripada perokok.
e. Bambang selalu berhatihati setiap merokok.
9.PU: Semua penderita penyakit cacar tidak boleh terkena air.
PK: Kartini penderita penyakit cacar.
K : Kartini tidak boleh terkena air.
Silogisme di atas kalau dibuat entimen yang paling tepat adalah ….
a. Semua penyakit cacar tidak boleh kena air karena ia bahaya.
b. Penyakit cacar tidak boleh terkena air begitu juga Kartini.
c. Kartini penyakit cacar karena itu tidak boleh terkena air.
d. Kartini penyakit cacar karena itu harus di rumah agar tidak kena air.
e. Kartini tidak boleh terkena air, karena ia sakit cacar.
10. PU: Semua pegawai negeri wajib mengenakan pakaian dinas.
PK: Pak Harto berpakaian dinas.
K : Pak Harto sebagai pegawai negeri.
Silogisme tersebut termasuk silogisme …..
a. salah.
b. negative.
c. kategori.
d. klasikal.
e. harapan
Jawablah dengan singkat !
1. Buatlah 2 silogisme tentang pencemaran udara !
2. Buatlah entimen dari silogisme tersebut !
3. buatlah silogisme negative dari silogisme yang telah Anda buat pada nomor 1 di atas !
Lembar Jawab Tagihan dan Uji Kompetensi 4 :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
5……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Uji Kompetensi 4
Pilihan ganda
1………. 4…………. 7…………….. 10…………….
2……… 5………… 8…………….
3………. 6………… 9…………….
Uraian
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
.……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………























Pelajaran 2
MENDENGARKAN
Standar kompetensi
1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
1.1 Mendengarkan informasi berupa laporan dan memberikan tanggapan
Indikator
a) Mencatat isi laporan pelaksanan suatu kegiatan
b) Mencatat kata-kata tidak baku dari laporan yang didengarkan
c) Membahas kalimat laporan
Materi Laporan
Cermati laporan-laporan wartawan Koran Seputar Indonesia di bawah ini.
Sumatra Utara – Medan
Penghuni LP , 70 % Kasus Narkoba
Kakanwil Departemen Hukum dan HAM (Depkum dan HAM) Sumatra Utara Untung Sugiyono mengungkapkan , sebanyak 11 ribu penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) di daerah ini , 70 % di antaranya terlibat kasus narkoba.
“Di LP wilayah Medan yang meliputi LP Tanjung Gusta,LP , dan Binjai terdapat 6 ribu orang penghuni, 70 % di antaranya terlibat kasus narkoba sedangkan selebihnya berada di LP di luar wilayah Medan”. Katanya usai bertemu Gubernur Sumut Rudolf Pardede.
Pihak Depkum dan HAM akan membentuk Pokja di LP yang melibatkan lintas instansi dan Komisi Penanggulangan AIDS dan Narkoba Daerah (KPAND). Depkum dan HAM juga telah mempersiapkan LP yang ada di Pemantangsiantar untuk tempat kasus narkoba. (Ahmad Faisal)

Sumatra Selatan – Palembang
Penduduk Miskin Bertambah 765.354 Orang
Penduduk miskin di Provinsi Sumatra Selatan selama 2005 mengalami peningkatan disbanding tahun sebelumnya. Tahun 2004 Gubernur Sumatra SElatan Syahrial Oesman di depan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Sumatra Selatan mengungkapkan, “Penduduk miskin yang tadinya 1.379.346 orang di tahun 2004 ternyata menjadi 2.144.700 jiwa pada tahun 2005. Artinya penduduk miskin dalam setahun terakhir bertambah 765.354 jiwa”.
Menurut Syahrial Oesman, kemarin kenaikan harga bahan baker minyak yang terjadi beberapa kali dalam setahun belakangan menyebabkan peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran di Sumatra Selatan.
“Pengaruhnya besar sekali ketika terjadi kenaikan BBM. Selain jumlah penduduk miskin yang meningkat, jumlah angka pengangguran juga meningkat”, katanya. (Aina RA)

Sulawesi Selatan- Makassar
Mahasiswa Bakar Simbol Playboy
Gelombang protes penerbitan majalah Playboy terus berlangsung di Kota Makassar. Kemarin siang, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Musala dan Kerohanian Islam (FKMKI) Universitas Hassanudin dan Lembaga Dakwah Kampus se- Makassar turun ke jalan. Mereka berunjuk rasa di persim[angan Jalan Tol Reformasi, Jalan Urip Sumoharjo.
Puncak aksi, mahasiswa membakar pamphlet simbol Playboy bergambar kepala kelinci. Aksi mahasiswa itu sempat mengundang perhatian ratusan pengguna jalan. Sambil membakar simbol Playboy, mahasiswa melakukan orasi secara bergantian.
Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa secara tegas menentang penerbitan dan peredaran majalah Playboy di Makassar.
“Mengajak semua warga Indonesia agar waspada,serta menjaga diri, keluarga, dan masyarakat dari kemaksiatan pornografi dan porno aksi,” teriak mahasiswa. (Hamzah Samal)

Kalimantan Selatan- Banjarmasin
Pegunungan Meratus Terancam Rusak
Konversi kawasan hutan alami menjadi lahan pertanian dan perkebunan yang monokultur adalah ancaman utama bagi keanekaragaman hayati.(biodiversity) di kawasan Pegunungan Maratus. Menurut pemantauan satelit (citra Landsat) hingga 2004, tingkat kerusakan hutan (deforetasi) yang sangat mengkhawatirkan telah terjadi di kawasan Pegunungan Maratus.
“Ancaman nyata berasal dari pemberian izin atas kuasa pertambangan dan konsesi untuk penebangan hutan untuk industri yang telah memicu penyusustan kawasan tutupan hutan Pegunungan Meratus,” kata Berry Nahdian Furqan, direktur eksekutif Walhi Kalsel.
Berdasarkan peta Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) pada tahun 2004, kawasan Pegunungan Meratus sebagian besar sudah termasuk dalam zona tambang yang dikuasai perusahaan-perusahaan tambang. (Ant)

Tagihan 1
1. Setelah Anda baca contoh-contoh laporan di atas, apakah yang dimaksud dengan laporan itu ?
2. Sebutkan ciri-ciri laporan berdasarkan cara penulisanannya ?
3. Sebutkan kegunaan laporan !
4. Apa perbedaan laporan dan artikel ?
5. Mengapa seseorang menyusun laporan ?
6. Bagaimana kalimat yang digunakan dalam laporan ?
Tagihan 2
1. Apa inti Laporan Sumatra Utara ?
2. Sebutkan pokok-pokok laporan yang di sajikan oleh Aina RA !
3. Hamzah Samal melaporkan tentang apa ?
4. Sedangkan Ant melaporkan tentang apa ?
Tagihan 3
Tentukan kata-kata yang sudah baku dan yang belum baku di bawah ini !
a. Sumatera k. porno grafi
b. Lintasinstansi l. maha siswa
c. Kumisi m. konversi
d. Provinsi n. hayati
e. Oesman o. eksekutif
f. Kemaren p. konsesi
g. Playboy q. advokasi
h. Musala
i. Rokhani
j. makassar
Tagihan 4
Adakan pengamatan di sekitar kantin sekolahmu. Pengamatan dilaksanakan dengan waktu lebih kurang 20 menit. Setelah itu laporkan hasil pengamatan Anda secara lisan kepada teman-teman di kelas. Teman-teman yang tidak maju membuat catatan tentang pokok-pokok isi laporan !
Uji Kompetensi 1
Pilihlah jawaban yang paling benar !
1. (1) Banyak orang yang tidak sadar akan keadaan lingkungan tempat tinggalnya yang telah tercemar oleh polusi asap kendaraan bermotor.
(2) Beberapa penghuni dekat taman kota di Jakarta mengeluh, karena terpaksa menghirup udara knalpot dari deretan kendaraan bermotor yang antri bensin di SPBU di taman itu.
(3) Sebenarnya, warga di kelurahan masing-masing bisa menggaji beberapa orang untuk menjaga dan mengurus taman, selain tukan sampah.
(4) Tidak perlu diadakan penambahan pohon-pohon untuk membersihkan polusi udara akibat asap knslpot kendaraan bermotor.
Tanggapan yang baik terhadap sebuah laporan pengamatan lingkungan adalah ….
a. (1) dan (2) d (1) dan (3)
b. (2) dan (3) e (1) dan (4)
c. (3) dan (4)
2. Zuhal jauga mengatakan bahwa untuk menunjukkan program tersebut, pemerintah tengah memikirkan berbagai kebijakan, antara lain menerapkan harga energi pada nilai riilnya. Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif perpajakan bagi industri yang menggunakan peralatan yang mampu menghemat bahwa energi. “Akhirnya, memang harus makin disadari bahwa energi sudah semakin langka. Tidak lagi berlimpah,” tandasnya.
Pokok persoalan yang diperbincangkan dalam paragraf tersebut adalah….
a.. upaya penghematan energi.
b. masalah kebijakan pemerintah.
c. pemberian insentif perpajakan.
d. pemanfaatan teknologi hemat energi
e. kelangkaan energi yang pernah berlimpah.
3. Cermati laporan berikut !
Penduduk miskin di Provinsi Sumatra Selatan selama 2005 mengalami peningkatan disbanding tahun sebelumnya. Tahun 2004 Gubernur Sumatra Selatan Syahrial Oesman di depan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Sumatra Selatan mengungkapkan, “Penduduk miskin yang tadinya 1.379.346 orang di tahun 2004 ternyata menjadi 2.144.700 jiwa pada tahun 2005. Artinya penduduk miskin dalam setahun terakhir bertambah 765.354 jiwa”.
Laporan tersebut berisi tentang ….
a. Penduduk miskin Sumatra Selatan semakin bertambah banyak.
b. Pendapat Syahrial Oesman tentang penduduk.
c. Penduduk Sumatra Selatan berjumlah 2.114.700 jiwa.
d. Penduduk miskin Sumatra Selatan berjumlah 2.144.700 jiwa.
e. Penduduk miskin bertambah 765.354 jiwa.
4. Cermati wacana berikut !
Menurut Syahrial Oesman, kemarin kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi beberapa kali dalam setahun belakangan menyebabkan peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran di Sumatra Selatan.
“Pengaruhnya besar sekali ketika terjadi kenaikan BBM. Selain jumlah penduduk miskin yang meningkat, jumlah angka pengangguran juga meningkat”, katanya.
Isi pokok paragraf tersebut adalah ….
a. penyebab terjadinya kenaikan BBM.
b. pendapat Syahrial Oesman.
c. Pengaruh terjadinya kenaikan BBM.
d. penyebab terjadinya kemiskinan.
e. jumlah angka pengangguran juga meningkat.
5. Kalimat yang menggunakan kata serapan baku adalah ….
a. Kretipitas seni para remaja harus selalu ditingkatkan.
b. Organisasi kepemudaan itu memiliki hirarki yang jelas.
c. Perusahaan itu menjaga kwalitas barang produknya.
d. Peneliti itu sedang membangun sebuah kerangka teoritis.
e. Dia akan mengikuti senam aerobic si depan sekolahnya.
B. Jawablah dengan singkat !
1. Untuk apa seseorang membuat laporan ?
2. Sebutkan tujuan dan manfaat laporan !
3. Sebutkan macam-macam laporan !

Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
5……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
6……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
4………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Tagihan 4
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………
BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.4 Menyampaikan program kegiatan
Indikator
a) Mengemukakan program secara rinci untuk mendengarkan tanggapan
b) Mengemukakan informasi tambahan yang dapat mendukung program (hasil penelitian, jurnal, dll.)
Materi
Program untuk berbagai keperluan (misalnya, ekstrakurikuler, program studi banding)
Perhatikan contoh proposal di bawah ini !
PROPOSAL
PENERBITAN MAJALAH SISWA SMA NEGERI 5 BREBES
I. LATAR BELAKANG
Salah satu tujuan pendidikan nasional adalh menciptakan manusia yang terampil, cerdas, dan mandiri serta mampu menghadapi tantangan masa depan dengan kekuatan sendiri.
Kemampuan dalam mengembangkan watak kepemimpinan menjadi pemikiran bagi kami, pengurus OSIS. Sehingga, dengan memperhatikan jumlah sumber daya manusia yang cukup banyak dan handal ini perlu dilakukan pembinaan yang terprogram dan terarah.
Kurangnya kreativitas, kemampuan, dan motivasi siswa untuk meggemari kemampuan menulis bagi siswa menjadi pemikiran kami untuk mengadakan Majalah Sekolah. Di samping itu sejumlah guru dan siswa yang cukup banyak dan memadai menjadi modal utama bagi pengembangan kemampuan menulis bagi siswa.
Pemilihan penerbitan Majalah sekolah berdasarkan pertimbangan dari segi pengembangan yaitu, pertama segi kognitif artinya dapat menumbuhkan, menambah, dan meningkatkan pengetahuan, kedua, segi afektif, yaitu dapat mengembangkan nilai-nulai moral, disiplin, dan kepribadian., ketiga, nilai kepemimpinan, yaitu menanamkan pengembangan pola pikir, keempat, yaitu, rekreatif artinya dapat memberikan kesegaran, rasa santai, kepuasan, kenyamanan, dan rasa tenang.
II. DASAR KEGIATAN
Pelaksanaan penerbitan Majalah Sekolah ini berdasarkan :
1. Program kerja OSIS seksi Persepsi, Apresiasi, dan Daya Kreasi Seni.
2. Rapat Pengurus Harian OSIS bersama Dewan Guru pada tanggal 16 April 2005.
III. NAMA KEGIATAN
Nama kegiatan ini adalah pengadaan Majalah Sekolah.
IV. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan kegiatan ini adalah :
1. Memperluas pergaulan siswa dalam rangka mengembangkan wawasan dan menumbuhkan semangat idealisme.
2. Meningkatkan kreatifitas dalam membuat suatu karya tulis.
3. Mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan siswa SMA Negeri 5 Brebes.
V. WAKTU ATAU EDISI PENERBITAN
Majalah Sekolah terbit setiap bulan sekali dengan jumlah halaman sebanyak 20 halaman.
VI. SASARAN
Sasaran kegiatan meliputi :
1. Siswa kelas X, XI, dan III SMA negeri 5 Brebes.
2. Dewan guru SMA Negeri 5 Brebes.
VII. PEMBIAYAAN
Rencana pembiayaan dan sumber dana diperoleh dari :
1. Siswa SMA negeri 5 Brebes.
2. Sponsor/ Lembaga lain yang terkait.
VII. DEWAN REDAKSI
Susunan Dewan dan Staf Redaksi terlampir.
VIII. PENUTUP
Demikian usulan pelaksanaan penerbitan Majalah Sekolah dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tercapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu, kepada seluruh komponen terkait agar melaksanakannya.
Brebes, 16, April 2005
Ketua OSIS, Sekretaris,


Ikhbal Mukhorobin Yogi Satriawan

Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 5 Brebes

Drs. Priyono, M.Pd.
Nip 131627410

Tagihan 1
Setelah Anda cermati jawablah pertanyaan berikut !
1. Apakah yang dimaksud proposal atau usulan itu ?
2. Untuk apa proposal dibuat ?
3. Sebutkanlah hal-hal yang perlu ditulis dalam proposal !
4. Apakah setiap proposal urutannya seperti di atas ?
Tagihan 2
1. Setelah Anda cermati apakah isi proposal tersebut sudah lengkap, beri alasan !
2. Berikanlah saran agar proposal di atas menjadi lengkap !
3. Bagaimana bahasa yang digunakan dalam proposal di atas ?
Tagihan 3
Untuk dikerjakan di rumah !
Anggaplah Anda sebagai ketua OSIS di sekolahmu, di sekolahmu akan mengadakan kegiatan studi banding ke sekolah lain tentang penyelenggaraan ekstrakurikuler. Untuk keperluan itu buatlah proposalnya !
Uji Kompetensi 3
A. Pilihlan jawaban yang paling tepat !
1. Demikian usulan pelaksanaan penerbitan Majalah Sekolah dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tercapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu, kepada seluruh komponen terkait agar melaksanakannya.
Paragraf tersebut merupakan bagian proposal pada …
a. Latar belakang
b. Tujuan
c. Dasar
d. Sasaran
e. penutup
2. 1. Memperluas pergaulan siswa dalam rangka mengembangkan wawasan dan
menumbuhkan semangat idealisme.
2. Meningkatkan kreatifitas dalam membuat suatu karya tulis.
3. Mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan siswa SMA Negeri 5 Brebes.
Hal tersebut merupakan bagian proposal pada ….
a. Latar belakang
b. Tujuan
c. Dasar
d. Sasaran
e. Penutup
3. Oleh karena itulah , peranan pengajaran bahasa Indonesia harus diupayakan agar ada kesesuaian dan kesepadanan dengan bidang lain sehingga dapat menunjang transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Di samping itu, kita harus mengupayakan sikap positif terhadap bahasa Indonesia, baik sebagai bahasa Nasional maupun bahasa Negara…..
Isi penggalan proposal di atas adalah ….
a. anggapan yang positif terhadap bahasa Indonesia perlu sekali.
b. Salah satu upaya penyesuaian bahasa Indonesia dengan bidang lain.
c. Menyepadankan pengajaran bahasa Indonesia dengan bidang lain dan bersikap positif terhadap bahasa Indonesia.
d. Peran bahasa Indonesia dan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara.
e. Pandangan positif terhadap bahasa Indonesia mulai terlihat.
4. Sekolah Anda akan mengadakan ,”Malam Kesenian” dalam rangka perpisahan dengan kelas III. Sebagai pengurus OSIS, Anda diwajibkan menyusun konsep kegiatan tersebut, yang kemudian dituangkan dalam bentuk proposal misalnya latar belakang, tujuan, sasaran, bentuk kegiatan, susunan kepanitiaan,dan dana.
Konsep kegiatan tersebut akan sempurna bila ditambah dengan ….
a. target peserta.
b. Pelaksanaan kegiatan.
c. Nama ketua.
d. Maksud kegiatan
e. Penyumbang dana.
5. Fungsi proposal adalah ….
a. untuk mencari dana ke sponsor.
b. untuk bukti kegiatan
c. untuk laporan
d. sebagai pedoman bekerja.
e. sebagai panatas-pantas saja.
B. Jawablah dengan singkat !
1. Apakah proposal itu ?
2. Apa saja yang perlu diperhatikan jika akan menyususn proposal ?
3. Siapa yang bertanggung jawab menyusun proposal itu ?
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………

KEMAMPUAN BERSASTRA
MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, berbagai bentuk tulisan sastra melalui menulis cerpen dan resensi buku kumpulan cerpen
Kompetensi dasar
4.3 Menulis kritik dan esai
Indikator
a) Mengenal ciri-ciri kritik
b) Mengetahui struktur kritik
c) Menulis kritik sastra cerpen
d) Menanggapi kritik yang telah ditulis
Materi
Kritik Sastra
Istilah kritik sastra yang sekarang sangat popular mempunyai sejarah yang panjang. Kegiatan kritik sastra pertama kali di dunia dilancarkan oleh orang Yunani bernama Xenophanes dan Herclitus, sekitar 500 SM (Sebelum Masehi), pada waktu mereka mengecam keras terhadap pujangga besar Homerus yang gemar mengisahkan cerita-cerita yang tidak senonoh serta bohong tentang dewi-dewi. Nilai yang dikandung dalam cerita itu dianggap tidak punyai nilai moral. Peristiwa inilah merupakan awal dari apa yang oleh Plato disebut “ pertentangan purba antara puisi dan filsafat”. Plato mengatakan bahwa karya sastra dianggap baik bila pertama, memberikan ajaranm moral yang baik, kedua memberikan kenikmatan, ketiga memberikan “ketepatan dalam wujud pengungkapan”.
Dari peristiwa di atas akan timbul suatu pertanyaan, apakah yanag dimaksud dengan kritik sastra itu ? Baiklah kita jawab . Istilah kritik berasal dari bahasa Yunani yaitu krites yang berarti hakim. Kata benda ini berasal dari kata kerja krinein yang berarti menghakimi, yang juga merupakan pangkal dari kata benda criterion yang berarti penghakiman.Kemudian muncul pula kata kritikus yang mempunyai arti hakim karya sastra.
Kritik sastra tumbuh dan berkembang menjadi suatu tradisi yang kokoh dan tidak dapat dipisahkan dari pendidikan dan pengajaran sastra. Baik istilah maupun pengertian kritik sastra tidaklah merupakan tradisi asli yang terdapat di tengah masyarakat Indonesia. Istilah dan pengertian kritik sastra baru dikenal setelah para sastrawan Indonesia memperoleh pendidikan menurut sitem Eropa pada awal abat XX ini. Sebelum itu penilaian atas karya sastra di dalam bahasa daerah hanyalah terjadi dalam hubungan dengan kepercayaan, agama, dan mistik.
Memang sulit diketahui kapan tepatnya istrilah kritik sastra digunakan pertama kali dalam pengetahuan sastra di Indonsia. SEjarah sastra Indonesia belum membuat catatan yang cukup teliti, tetapi kedudukan istilah kritik sastra dan pengertiannya menjadi kokoh terutama setelah H.B. Yassin menerbitkan buku terkenalnya “Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esay”.
H.B. Yassin dalam bukunya “Tifa Penyair dan Daerahnya”mengatakan ,”Kritik sastra ialah pertimbangan baik buruk sesuatu hasil karya sastra”. Ada benarnya pendapat H.B.Yassin tersebut, bila mana yang dimaksudkan ialah semacam penilaian tanggapan dan komentar terhadap sebuah karya sastra. Akan tetapi masalahnya tidak saja masalah “baik,” dan “ buruk” . Kritik sastra di samping suatu penelaahan atau penelitian terhadap sebuah karya sastra dengan menggunakan ukuran-ukuran yang objektif juga memerlukan keterlibatan langsung seorang kritikus terhadap karya sastra yang sedang ia bicarakan. Di samping itu seorang kritikus memerlukan kecakapan khusus untuk mengungkap kembali pengalaman estetik.
Kritik sastra selain menghakimi atau mempertimbangkan baik buruk suatu karya sastra juga merupakan self –disiplin pribadi kritikus sebagai jawaban terhadap karya sastra dan yang terakhir sebagai pendidik yang berurusan dengan kesehatan dan sikap kejiwaan suatu masyarakat.
Setiap kritikus mestilah sadar bahwa apa yang dinilai dan seluruh kariernya merupakan proses mendisiplinkan daya kemampuannya. Ia tidak hanya mempertinggi cita perasaannya, tetapi mendisiplinkan kesadaran suaru hati nuraninya sendiri. Setiap kritikus yang baik tentunya harus objektif, dalam arti penilaiannya berdasarkan karya sastra itu sendiri. Dan tidak terpengaruh hal-hal yang ada pada diri senimannya. Sebagai contoh seortang kritikus sudah kenal baik dengan penciptanya, hingga dalam penilaiannya karya cipta tersebut sudah barang tentu baik. Nah hal inilah yang harus kita singkiri jauh-jauh apabila kita ingin jadi kritikus yang andal.
Tetapi dalam unsure objektif itu terselubung juga suatu penilaian yang subjektif. Karena seorang kritikus adalah individu dengan kekayaannya dan kekhasannya masing-masing. Akhirnya 1000 kritikus atau lebih dalam menilai sebuah karya sastra selalu ada perbedaan. Hal ini terjadi karena pengaruh pribadi kritikus dan juga bahwa karya sastra bukan merupakan ilmu pasti, missal 5 + 5 di mana pun dan kapan pun akan tetap ada 10 dan dinilai oleh siapa pun tetap 10 kecualai merteka belum tahu penjumlahan. Namun , walaupun kritikus itu berbeda penilaiannya,tetap tidak jauh perbedaannya. Hal itu karena adanya ketentuan umum dalam menilai karya sastra.
Dalam melakukan penilaian dan kritik terhadap sebuah karya sastra dikenal dua metoda. Pertama metoda ganzheit dan kedua metoda analitik. Metoda ganzheit adalah metoda yang digunakan untuk menangkap, memeplajari, dan sebuah karya sastra secara keseluruhan. Suatu keseluruhan di mana factor manusia yang menghayati (sang kririkus) termasuk di dalamnya. Dasar pendirian metode ganzheit ialah bahwa keseluruhan itu lebih penting daripada bagian-bagiannya.
Contoh sebuah puisi Tafik Ismail :”Tirani”
KARANGAN BUNGA
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu

“Ini dari kami bertiga
pita hitam pada karamngan bunga
sebab kami ikut berduka
bagi kakak yang ditembak mati siang tadi”.

Yang terlebih dahulu sampai kepada kita ialah suasana puisi tersebut. Keharuan dan rasa duka yang tulus serta orisinal dari anak-anak kecil yang merasa bersimpati terhadap nasib kakak-kakaknya yang telah ditembak mati. Bukan baris atau bait-baitnya yang sampai terlebih dahulu melainkan keseluruhan.
Metoda analitik digunakan untuk menganalisis karya sastra bagian demi bagian. Untuk menganalisis tema, amanatnya, dan strukturnya. Untuk menganalisis kelompok-kelompok kata, larik, dan bait dalam puisi.
Kedua metoda itu penting dalam melakukan penelitian terhadap sebuah karya sastra. Metoda yang pertama digunakan tentulah metoda ganzheit dan kemudian baru metoda analitik.
Untuk menghasilkan kritik sastra yang baik diperlukan sejumlah syarat sebagai berikut :
1. Berangkat dari apresiasi sastra. Membaca karyanya dan memberikan penghargaan dan nilai terhadapnya. Jadi langkah pertama adalah membaca karya sastra itu secara tuntas.
2. serba sedikit mempunyai pemahaman atau pengenalan sejumlah konsep dasar pengetahuan kesusastraan. Tetapi jangan menempatkan teori sebagai titik berangkatnya. Jika itu dilakukan, maka kritik itu cenderung oemaksaan teori.
3. Membaca sebanyak-banyaknya karya sastra seblumnya atau karya sastra sezamannya. Cara ini dapat memberi dasar bagi kita untuk menempatkan karya sastra dalam konteks sejarahnya. Apakah karya sastra itu temanya benar-benar baru atau mengulang saja. Pertanyaan; dimana pula tempat karya sastra dibandingkan dengan karya sastra yang terbit sebelumnya?
4. Bersikap adli. Jika kita mengungkapkam kelemahan atau kekurangan karya sastra, maka kita perlu mengungkapkan kelebihannya. Dan yang penting lagi, adalah me;lihat prospek masa depan pengarangnya.
5. penyajian kritik sastra hendaknya menggunakan bahasa yang sederhana saja.Karena pembaca adalah masyarakat umum, maka tidak perlu menggunakan istilah yang susah dimengerti .
Tagihan 1
Jawablah pertanyaan berikut
1. Apakah yang dimaksud kritik pusi itu ?
2. Sebutkan cirri-ciri kriktik sastra !
3. Apa yang dimaksud metode kritik ganzheit dan metoda analitik itu ?
4. Kapan kedua metoda itu digunakan ?
Tagihan 2
Buatlah kritik puisi di bawah ini !
Inang

Kuda-kuda mengibas lelah
Menuruni lembah
Menghalau kabut Sibolangit
Lelaki tahu
Ke mana membawa luka dan darah
Iang ! Bungkuslah resah
Dengan kantong plastik

Gelarkan tikar karena aku
Tenunan pandan leluhur karena Aku
Kukeringkan keringat dan barah
Inang ! kukayuh mimpimu !

Kuda-kuda menatah tapak
Jalan batu-batu – ingin rebah
Sisakan semangkok tuak putih
Dan nyanyi hidup baru
Inang ! Kudaki puncakmu !
Slamet Kirnanto , Brastagi, April 1970

Tagihan 3
Tugas kelompok
Kerjakan dengan kelompokmu, carilah sebuah cerpen yang baru kemudian buatlah kritiknya. Kritik dibuat pada kertas kuarto dengan spasi ganda. Panjang kritik kurang lebih 3 halaman. Setelah selesai coba kirimkanlah ke Koran atau Majalah sastra misal HORISON. Selamat mencoba !
Uji Kompetensi 4
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. cermati penggalan pusi berikut !
Padamu Jua
Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Seperti dahulu
Kaulah kandil kemerlap
Pelita di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu
(Amir Hamzah)
Tema puisi di atas adalah …
a. kebimbangan d. relegius
b. keputusasaan e. kesadaran
c. percintaan.
2. Keramaian, keriuhan dan percakapan-percakapan yang gairah itu menggoncangkan ketenangan akaki pemalu itu. Dia sama sekali tidak tahu apa yang harus dia lakukan dengan tangannya, di mana dia harus meletakkannya atau memasukannya. Akhirnya dia pergi ke meja para pemain, memandang muka-muka mereka sebentar kemudian melihat kartu-kartu mereka. Tetapi tak lama kemudian ia menguap karena dia merasa bahwa seharusnya sudah lama dia berada di tempat tidur. Dia ingin pulang saja ke rumah, akan tetapi mereka menahannya dan mengatakan bahwa dia tidak dapat meninggalkan mereka begitu saja tanpa sedikitnya minuman segelas sampanye pada hari yang begitu mengesankan bagi dia sendiri.
Nilai budaya yang tidak sesuai dengan nilai budaya Indonesia adalah ….
a. adanya sebuah pesta yang sangat meriah yang dihadiri oleh Akaki.
b. bukti persahabatan ditunjukkan dengan minum segelas sampanye.
c. sifat pemalu tokoh utama yang tidak sama dengan orang Indonesia.
d. kecanggungan tokoh Akaki dengan situasi yang serba gemerlapan.
e. sifat tidak jantan tokoh novel yang tidak sesuai dengan Indonesia.
3. Maka kata tabib kepada saudagar itu, “ Adapun luka anak tuan hamba ini,jika beroleh hati anak keraitu sembuhlah.” Setelah mendengar anak saudagar mendengar kata tabib demikian maka katanya,” meski hamba mati sekalipun, bahwa sesungguhnya tiadalah hamba mau membunuh anak kera itu.”
Cerita Bayan Tiada menurut Kata Ibu Bapanya
Nilai yang terkandung dalam penggalan dongeng di atas adalah ….
a. sosial
b. budaya
c.moral
d. agama.
e. pendidikan
4. Tentang celana kepar 1001 itu, tak ada yang akan diceritakan lagi. Pada suatu kali ia akan hilang dari muka bumi. Danm mungkin ia bersama-sama dengan Kusno hilang dari muka bumi ini ?
Tetapi, bagaimanapun juga, KOusno tak akan putus asa. Ia dilahirkan dalam kesengsaraan. Dan meskipun celana 1001-nya hilang lenyap menjadi topo, Kusno akan berjuang terus melawan kesengsaraan biarpun hanya guna mendapatkan sebuah celana kepar yang lain.
( Kisah Sebuah Celana Pendek: Idrus)
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerpen tersebut adalah ..
a. orang pertama pelaku utama.
b. orang pertama pelaku sampingan.
c. orang ketiga pelaku utama.
d. orang ketiga pelaku sampingan.
e. orang ketiga yang sertba tahu.
5. Bacalah kutipan cerpen berikut !
Entah mengapa, begitu ibu selesai berkata mengenai malaikant yang pada suatu saat akan dating, saya lupa kata-kata ibu. Saya hanya ingat, ibu selalu berbuat baik kepada siapapun, dan sering sekali ibu saya memberi nasihat kepada saya untuk meniru perbuatan-perbuatannya. Sebagai anak yang baik saya selalu menurut.
Pada suatu hari, entah umur berapa saya pada waktu ibu menyuruh saya untuk pergi, entah ke mana. “Lupakanlah saya, Haruman, pergilah untuk mencari pengalaman. Pada waktunya nanti, kamu pasti akan merasa bahwa waktumu untuk kembali kepada saya telah tiba.”
(Mata yang indah, cerpen pilihan Kompas 2001)
Perwatakan tokoh ibu dalam cerpen tersebut dikemukakan dengan cara ….
a. dideskripsikan secara langsung oleh pengarang.
b.melalui dialog antartokoh.
c. melalui tingkah laku tokoh-tokohnya.
d. disedkripsikan secara tidak langsung melalui tanggapan tokoh lain.
e. dideskripsikan secara langsung dan tidak langsung.
B. Jawblah dengan singkat !
1. Sebutkanlah langkah-langkah menysun kritik cerpen !
2. Jelaskan perbedaan kritik santra dan resensi sastra !
3. Sebutkanlah tujun kritik sastra !
4. Bagaiman pendapatmu tentang perkembangan kritik sastra di Indonesia ?
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………











Pelajaran 3
BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.3 Menyampaikan topik suatu uraian atau cerita yang didengar
Indikator
c) Mengajukan pertanyaan
d) Menjawab pertanyaan
Materi
Membuat dan menjawab pertanyaan
Membuat dan menjawab pertanyaan yang dimaksudkan adalah yang berhubungan dengan teks bacaan. Hal ini diperlukan untuk mngetahui pemahaman seseorang terhadap isi bacaan yang dibacanya.
Adapun kata yang dapat digunakan adalah : apa menyanyakan benda, siapa menanyakan orang, mengapa menanyakan sebab, di mana menanyakan tempat, berapa menanyakan jumlah, bagaimana menanyakan cara, hal, atau keadaan.
Menjawab sebuah pertanyaan haruslah haruslah sempurna dengan kalimat sempurna, singkat, jelas, dan berhubungan dengan isi atau hal yang ditanyakan atau dengan isi bacaan yang tersaji.

Contoh :
A.A Navis, nama lengkapnya Ali Akbar Navis. Lahir di Padang, Sematra Barat, tanggal 17 November 1924. Ia tamat perguruan INS di Kayutanam tahun 1943.
Pada masa Jepang Navis bekerja pada pabrik porselen di Padang Panjang, kemudian jadi guru, tahun 1952 jadi Kepala urusan Kesenian Perwakilan Jawatan Kebudayaan Sematra Tengah.
Pada tahun 1950 ia mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif, mengarang cerita pendek dan sandiwara radio. Cerita-ceritanya dam Mimbar Indonesia, Siasat, Kisah, Sastra, dan lain-lain. Ia sebagai pemenang hadiah majalah Kisah pada tahun 1955.
Karya-karyanya ialah : Robohnya Surau Kami, (1956), Bianglala (1963), Hajan Panas (1963), Kemarau (1967), semuanya diterbitkan oleh NV Nusantara.
Kalimat Tanya yang sesuai dengan isi bacaan tersebut di atas ialah . Kapan A.A. Navis mulai mengikuti perkembangan kesusasteraan secar aktif?
Wacana di atas mengisahkan tentang keaktifan AA Navis dalam bidang kaerya sastra, maka pertanyaannya menanyakan tentang kapan A.A Navis aktif dalam kesasasteraan.

Tagihan 1
Buatlah pertanyaan berdasarkan paragraf berikut .
1. Infeksi saluran pernapasan (ISPA) adalah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh dan berkembang biak sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit. Menurut Dr. Edi Setiawan, Spa, infeksi saluran pernapasan dapat terjadi pada setiap orang. Apalagi, jika yang bersangkutan tidak mampu menjada kebersihan, di antaranya kebersihan lingkungan sampai kebersihan tubuh.
2. Hidup di Negara berkembang atau development country seperti Indonesia, sebagian orang mengalami kesehatan dan gizi buruk. Kondisi itu menyebabkan tubuh rentan terhadap berbagai penyakit. Data tahun 1097 menyatakan, infeksi saluran pernapasan akut merupakan pembunuh pertama bayi di Indonesia.
3. Data terbaru merujuk pada hasil konferensi internasional mengenai ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut di Canbera, Australia, Juli 1997, ditemukam empat juta bayi dan balita di Negara-negara berkembang meninggal tiap tahun akibat ISPA.
4. Pada akhir 2000, diperkirakan kematian akibat pneumonia sebagai penyebab utama ISPA di Indonesia mencapai lima kasus di antara 1.000 bayi/balita. Artinya pneumonia mengakibatkan 150 ribu bayi atau balita meninggal tiap tahunnya atau 12.500 korban per bulan atau 416 kasus sehari atau 17 anak per jam atau seorang bayi tiap lima menit.
Tagihan 2
1. Carilah wacana kemudian buatlah pertanyaan yang berkaitan dengan wacana tersebut !
Uji Kompetensi 1
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1.. Cermati paragraf berikut !
Gelombang protes penerbitan majalah Playboy terus berlangsung di Kota Makassar. Kemarin siang, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Musala dan Kerohanian Islam (FKMKI) Universitas Hassanudin dan Lembaga Dakwah Kampus se- Makassar turun ke jalan. Mereka berunjuk rasa di persimpangan Jalan Tol Reformasi, Jalan Urip Sumoharjo.
Kalimat Tanya yang paling cocok untuk paragraf tersebut adalah …
a. apakah menimbulkan gelombang prote ?
b. di mana terjadi gelombang protes penerbitan majalah play boy?
c. Kapan terjadi gelomabang protes.
d. Mengapa terjadi protes?
e. Siapakah yang bertangung jawab akibat protes ?
2. Simaklah paragraf berikut !
Puncak aksi, mahasiswa membakar pamflet simbol Playboy bergambar kepala kelinci. Aksi mahasiswa itu sempat mengundang perhatian ratusan pengguna jalan. Sambil membakar simbol Playboy, mahasiswa melakukan orasi secara bergantian. Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa secara tegas menentang penerbitan dan peredaran majalah Playboy di Makassar.
Kalimat Tanya yang paling cocok adalah ….
a. Mengapa mahasiswa membakar symbol playboy ?
b. Bagaimana sikap mahasiswa terhadap majalah playboy ?
c. Apa yang dilakukan oleh mahasiswa pada puncak aksi ?
d. Berapa kerugian akibat aksi mahasiswa ?
e. Siapa yang membakar symbol playboy itu ?

Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………



MEMBACA
Standar kompetensi :
1. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesim[ulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
1.1 Membacakan teks pidato
Indikator
a) Membacakan dengan memperhatikan kejelasan ucapan, intonasi
b) membacakan teks dengan memberikan penekanan pada kata-kata kunci dan dapat menyajikan dengan berani dan percaya diri.
Materi
Naskah pidato
Tagihan 1
Bacalah naskah pidato di bawah ini dengan kejelasan ucapan dan intonasi yang tepat !


SAMBUTAN KETUA DEWAN PENGURUS YAYASAN PENDIDIKAN GALUH
PADA ACARA WISUDA DAN DIES NATALIS KE-7
UNIVERSITAS GALUH
CIAMIS,27 AGUSTUS 2005

Bismillahirrohmaanirrohim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan segala nikmat dan karunia-Nya, tak terhitung jumlah dan macamnya, tak henti-hentinya mengalir. Karenanya kita sebagai insane beriman patut bersyukur dengan selalu takwa kepada Allah Yang Maha Pemberi Nikmat, dengan selalu meningkatkan keimanan beribadah dan bertawakal dengan merendahkan diri kepada-Nya.
Atas segala karunia itu pula, pada tanggal 8 April 1998 Universitas Galuh resmi terbentuk di bawah Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis dengan penetapan SK Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis Nomor 059/SK/YPG-Cms/V/1998, setelah mendapat persetujuan dari Dirjen Dikti Depdikbud (waktu itu) yakni Nomor 114/DIKTI/Kep/1998, karenanya pada Wisuda hari ini, Universitas Galuh telah memasuki 6 tahun 4 bulan yang kami anggap Dies Natalis ke-7
Walau umur Universitas Galuh masih relative muda, namun secara histories perjalanan dan keberadaan embrio Universitas Galuh di bawah Yayasan Pendidikan Galuh telah lama berdiri sejak tahun 1977 dengan menerima penggabungan IKIP Galuh, kemudian tahun delapan puluhan diubah menjadi STKIP Galuh, selanjutnya pendidikan STH, dan sejak tahun 1995 berturut-turut dibentuk STIE,STIP, dan STISIP. Menjelang dibentuk Universitas Galuh didirikan pula Fakultas Teknik, yang kesemuaannya atas usulan masyarakat, dan terbukti lulusannya telah tersebar di pelosok/wilauah Indonesia.
Dengan memperhatikan aspirasi masyarakat dan kebutuhan peningkatan SDM khususnya bagi penyelenggara Negara/pemerintah telah dibuka pula program Pascasarjana (S2) dengan 2 Program Studi, yakni Magister Manajemen dan Magister manajemen Pendidikan.
Salah seorang di antara Wisudawan S2 hari ini adlah Bapak H. Probo Yulastoro, S.Sos.,M.M.,M.Si. Bupati Kabupaten Cilacap, yang bersama DPRD Kabupaten Cilacap memberikan biaya kuliah kepada 64 orang karyawannya masing-masing RP.15.500.00,00 dari APBD 2004 dan 2005.
Sepanjang pengamatan kami beliau sangat peduli terhadap peningkatan kualitas SDM aparaturnya dengan harapan akan berdampak positif bagi pelaksanaan tugas pelayanan di masa yang akan dating.
Hadirin yang kami muliakan
Selaku Badan Penyelenggara Universitas Galuh, Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis selalu mengikuti dengan seksama bagaimana pengelolaan akademik Tri Dharma Perguruan Tinggi dan non akademik Universitas ini, sesuai ketentuan yang berlaku, baik yang berkaitan dengan proses ataupun produknya.
Salah satu upaya dalam hal ini ialah dengan mengadakan rapat koordinasi antara Dewan Pengurus yayasan Pendidikan Galuh dengan Rektorat secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan, dan lain sebaginya sesuai porsi dan proporsi masing-masing. Dengan cara seprti itu, Alhamdulillah kami dapat mempertahankan saling hubungan baik anatara Badan Penyelenggara dan Instansi.
Hadirin yang dimuliakan Allah
Memeperhatikan dinamika dan wacana kehidupan masyarakat sangat demokratis sekarang ini serta majunya teknologi informasi, banyak memberikan inspirasi kepada penyelenggara perguruan tinggi dalam menentukan pola, arah, tujuan hingga visi, misinya. Berkait dengan tuntutan ini kami berkomitmen ingin selalu melakukan upaya pembenahan-pembenahan, menyangkut manajemen internal, rancangan gugus kendali mutu, dan pembenahan tata organisasi institusi. Program-program kerja sama atau kemitraan denga Pemerintah Kabupaten Ciamis sudah dilakukan sejak berdiri Yayasan Pendidikan Galuh tahun 1977 termasuk Bupati Ciamis sekarang (Bapak H. Engkon Koswara) melalui peningkatan upaya-upaya yang lebih nyata di lapangan berupa aplikasi IPTEKS atas dasar keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam usaha mencapai kesejahteraannya yang lebih baik, merata dan adil.
Selaras dengan percepatan perkembangan teknologi komunikasi yang tanpa berhenti mendorong atensi kami untuk mempersiapkan tahun akademik 2005/2006, terfokus pada upaya pelayanan berbasis mutu dan “kepuasan” bagi stskeholder terkait dalam penyelenggaraan Universitas Galuh ini dengan mencoba memanfaatkan sarana multimedia dalam peningkatan kinerja institusi dengan mengedepankan transparasi dan akuntabilitas public yang tinggi.
Hadirin yang berbahagia,
Pada kesempatan ini saya atas nama Dewan Pengurus yayasan Pendidikan Galuh memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:
1) Rektor dan jajarannya yang telah menyelenggarakan/manajemen institusi dengan
baik hingga mampu mengantarkan sejumlah lulusan yang diwisuda pada hari ini;
2) Pemerintah melalui Dirjen Dikti Depdiknas dan Kopertis Wilayah IV yang telah
banyak melakukan pembinaan dan memberikan berbagai bantuan kepada
Universitas Galuh;
3) Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Kabupaten Ciamis atas dukungan dalam segala bentuk hingga Universitas Galuh semakin berarti bagi masyarakat;
4) Masyarakat luas, Pemerintah Kabupaten Cilacap, Banyumas, Tasikmalaya, Garut, Majalengka, Brebes , dan sekitarnya atas dukungan lintas sektoral maupun sumber daya masyarakat;
5) Alumni dan mahasiswa sebagai pelaku terselenggaranya Universitas Galuh ini serta semua pihak peduli pendidikan untuk kemajuan bangsa dan Negara.
Akhirnya, kami mengucapkan selamat kepada para Wisudawan dan
keluarganya atas kebahagiaan yang dilimpahkan oleh Allah SWT pada hari ini
khususnya.
Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan pertolongan-Nya kepada kita semua ke jalan yang diridhoi, Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Ciamis, 27 Agustus 2005
Dewan Pengurus
Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis,
Ketua,


K.H. Djuan Ahmad Asyari, Drs.

Tagihan 2
1. Tuliskan secara singkat isi poko-pokok yang disampaikan oleh ketua yayasan !
2. Carilah kata-kata yang tidak baku yang terdapat dalam sambutan tersebut ! Kemudian buatlah pembetulannya !
Tagihan 3
1. Bagaimana pengucapan naskah pidato yang baru saja dibacakan oleh temanmu ?
2. Bagaimana intonasi pembacaan naskah pidato yang diperagakan oleh temanmu ?
3. Berikan komentar tentang pembacaan naskah pidato tadi !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………



MENULIS
Standar kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
2.1 Menulis karya ilmiah
Indikator
a) Mengidentifikasi struktur karya ilmiah
b) Menentukan teknik penulisan karya ilmiah
Materi
- Format pengembangan gagasan untuk penulisan karya ilmiah

KARYA ILMIAH
A. Pendahuluan
Hampir setiap hari kita melakukan kegiatan tulis-menulis. Karya tulis banyak sekali ragamnya, mulai dari surat pribadi, catatan harian, makalah, memo dinas, sampai dengan laporan hasil penelitian. Apakah semua karya tulis itu termasuk karya ilmiah ? Tentu saja tidak bukan ?
Tidak semua karya tulis itu merupakan karya tulis ilmiah. Suatu karya tulis disebut karya tulis ilmiah apabila sedikitnya memenuhi tiga syarat :
a. Isi kajiannnya berada dalam lingkup pengetahuan ilmiah.
b. Langkah pengerjaannya dijiwai atau menggunakan metode ilmiah.
c. Sosok tampilannya sesuai dan memenuhi persyaratan sebagai sosok tulisan keilmuan.
Banyak orang ingin menulis, tetapi banyak yang tidak terealisasi. Ada saja penyebabnya, misal persoalan teknis maupun nonteknis, seperti kemampuan menuangkan gagasan, kemampuan menguasai bahasa, rasa bosan, malas, tidak mempunyai cukup waktu, dan sebagainya.
Menulis memerlukan kesetiaan dan kerja keras. Seseorang yang cepat bosan, malas mencoba, dan mudah putus asa jangan berharap menjadi penulis. Siswa yang ulet dan tekun serta mau berpikir keras akan sukses dalam menulis. Dengan bermodal keuletan itu seorang siswa akan selalu mencoba untuk menemukan, menggali dan
memecahkan masalah yang dituangkan dalam bentuk tulisan.

B.Pelaksanaan KIR di SMA
a. Dasar Pemikiran
Hasil pengamatan ternyata ada siswa yang pandai, tidak diterima lewat SPMB PTN maupun lewat PBUD/PMDK.
Banyak siswa yang kurang mengenal lingkungan sebagai media belajar.
Berbagai perubahan kurikulum yang telah dilakukan ternyata sistem pembelajran pada pelaksanaan dan hasilnya belum maksimal untuk menjadi siswa yang pandai, cerdas, aktif, kreatif, dan inovatif.
b. Program KIR di SMA
Membentuk tim pembimbing dari guru IPA, IPS dan Bahasa yang menguasai penelitian.
Menampung siswa yang gemar mengadakan penelitian.
Membuat jadwal kegiatan penelitian
c. Langkah-langkah mengadakan Penelitian
TAHAP PERSIAPAN
1. Memilih masalah
2. Studi pendahuluan
3. Merumuskan masalah
4. Merumuskan anggapan dasar dan hipotesis
5. Menetapkan desain penelitian
a. Pendekatan dan Metode Penelitian
b. Populasi, Sampel penelitian
c. Teknik pengumpulan data
d. Instrumen penelitian
# Variabel penelitian
# Definisi operasional
# Bangun variabel
# Kisi-kisi
# Butir-butir pertanyaan
# Validasi instrument
e. Prosedur pengumpulan data
f. Teknik pengolahan data dan analisis data
TAHAP PELAKSANAAN
1. Mengumpulkan data
2. Mengolah dan menganalisis data
TAHAP PELAPORAN
1. Menyusun draf laporan
2. Revisi (melalui seminar)
3. Menyusun laporan akhir
4. Mendistribusikan laporan
1. Memilih masalah
Masalah dapat diperoleh dari kehidupan sehari-hari, karena menjumpai hal-hal yang aneh atau didorong oleh keinginan untuk mengetahui sesuatu hal. Masalah yang baik adalah masalah yang datangnya dari diri sendiri karena didorong oleh kebutuhan memperoleh jawaban. Dengan demikian peneliti akan berjalan sebaik-baiknya , karena peneliti menghayati dan mendalami masalahnya.
Ada empat hal yang yang harus dipenuhi dalam menentukan masalah dalam penelitian, 1) Penelitian harus sesuai dengan minat peneliti.2) Penelitian dapat dilaksanakan.3) Tersedianya faktor pendukung. dan 4) Hasil penelian itu bermanfaat.
Contoh permasalahan yang sesuai untuk KIR di SMA :
Manfaat Teh Daun Sukun sebagai Penyembuh Sakit Pinggang.
Akar Pohon “Sido Gurih” Penyembuh Asam Urat.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Gairah Belajar.
Meningkatkan Prestasi Belajar dengan Berani Bertanya
2. Studi pendahuluan
Cara mengdakan studi pendahuluan :
Dengan membaca literatur, baik teori maupun penemuan (hasil penemuan terdahulu)
Mendatangi ahli-ahli atau manusia sumber untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi.
Mengadakan peninjauan ke tempat atau lokasi penelitian untuk melihat benda atau peristiwa.
Manfaat studi pendahuluan
Memperjelas masalah
Menjajagi kemungkinan dilanjutkannya penelitian
Mengetahui apa yang sudah dihasilkan orang lain bagi penelitian serupa dan bagian mana dari permasalahan yang belum terpecahkan.
3. Merumuskan masalah
Perumusan masalah dinyatakan dengan kalimat Tanya, bisa bersifat pertanyaan deskriptif, relasional, maupun perbedaan. Pertanyaan deskriptif dengan menggunakan kalimat Tanya Apakah ? atau Bagimana ? Pertanyaan hubungan atau relasional , misalnya Bagaimanakah hubungan fungsional variabel x terhadap variabel y ? Pertanyaan perbedaan, missal Adakah perbedaan antara …. dengan ……
Langkah yang dilakukan :
Pemetaan variabel atau komponen atau aspek yang terlibat dalam suatu masalah dengan menggunakan paradigma tertentu.
Pemilihan/ pemisahan variabel/komponen/ aspek yang akan dijadikan fokus penelitian, dari variabel / komponen/ aspek yang tidak dijadikan fokus penelitian.
Merumuskan masalah penelitian dalam bentuk kalimat tanya.
Memformulasikan focus penelitian ke dalam judul penelitian.
Membuat rumusan definisi operasional variabel atau komponen ataui aspek penelitian.
Contoh Rumusan Masalah :
Apakah teh daun Sukun dapat menyembuhkan sakit pinggang ?
Apakah akar pohon “Sido Gurih” dapat menyembuhkan sakit Asam Urat ?
Bagaimana hubungan kegiatan ekstrakurikuler dengan gairah belajar ?
Adakah perbedaan prestasi belajar antara siswa yang berani bertanya dengan siswa yang tidak berani bertanya ?
4. Merumuskan anggapan dasar
Menurut Winarno Surakhmad anggapan dasar atau postulat adalah sebagai titik tolak pemikiran yang kebenarannya diterima oleh penyelidik (hal 97). Setiap peneliti dapat merumuskan postulat yang berbeda.
Perlunya anggapan dasar 1) agar ada dasar berpijakan yang kokoh bagi masalah yang sedang diteliti.2) untuk memepertegas variabel yang menjadi pusat perhatian. Dan 3) untuk menentukan dan merumuskan hipotesis.
Contoh anggapan dasar :
Akhir-akhir ini banyak orang yang berobat beralih kembali kepada alam. Telah banyak diyakini bahwa tumbuh-tumbuhan untuk obat tidak banyak menimbulkan efek samping. Seseorang merasa sakit pinggang dan mencoba minum teh daun sukun sakitnya bisa hilang. Hal ini diberitahukan kepada orang lain dan orang lain itu mencoba lalu sembuh juga. Peristiwa itu menyebar kepada banyak orang. Berdasarkan hal itulah perlu diadakan penelitian mengenai teh daun sukun.
Berdasarkan anggapan dasar ini lalu kita menyusun hipotesis. Hipotesis adalah jawaban sementara dari permasalah dalam suatu penelitian.
Contoh hipotesis :
Terdapat hubungan yang bermakna antara siswa yang gemar bertanya dengan prestasi belajarnya .
Hipotesis hendaknya memenuhi standar sebagai berikut
1. Menyatakan hubungan yang diharapkan atau perbedaan antara dua atau lebih variabel.
2. dapat diuji (melalui pengukuran)
3. merupakan penjelasan tentative berdasarkan atas teori.
4. dinyatakan dalam kalimat deklaratif yang jelas dan tidak meragukan.
5. Menetapkan desar penelitian
a. Pendekatan dan Metode
Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif atau kualitatif.
Metode yang digunakan dalam penelelitian kuantitatif, pada garis besarnya 1. metode eksperimen, metode deskriptif, metode korelasional, metode survey, metode komparatif . Dalam penelitian kualitatif metode yang digunakan ialah metode etnografi, metode phenomenolgi, metode studi kasus.
b. Populasi dan Sampel
Populasi adalah sekelompok subjek yang memiliki karakteristik tertentu, dalam jumlah tertentu, terhadapnya penelitian akan dilakukan, akan dikenai generalisasi.
Sampel adalah sebagian dari populasi, menyangkut karakteristik dan jumlahnya. Dalam mengambil sampel kita bisa menggunakan rumus tertentu.
c. Teknik Pengumpulan Data
Jenis-jenis teknik pengumpulan data yang digunakan :
Wawancara
Obsevasi
Angket
Studi dokumentasi
Tes
Skala
Langkah-langkah menyusun instrumen pengumpulan data :
1. menentukan variabel-variabel yang diteliti
2. memberikan definisi operasional terhadap setiap variabel
3. menetapkan teknik pengumpulan data
4. menentukan responden
5. menyusun kisi-kisi instrument
6. menyusun butir-butir pertanyaan
7. menguji-cobakan instrument
8. mengolah data /menstandardisasi instrument
d. Prosedur Pengumpulan Data
Menjelaskan langkah-langkah kegiatan pengumpulan data di lapangan, meliputi tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan.
a. Tahap persiapan :
# memperbanyak instrument
# mengurus surat-surat
# meninjau lapangan.
b. Tahap pelaksanaan
# melakukan wawancara
# melakukan observasi
# mengirim angket
# melakukan studi dokumentasi
e. Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data
Data disusun dalam bentuk angka/skor, dibuat master sheet
Tentukan teknik analisis apa yang relevan digunakan :
i. Penghitungan rata-rata
ii. Simpangan baku .
iii. Regresi
iv. Korelasi
v. Atau yang lain
TAHAP PELAKSANAAN
1. Mengumpulkan Data
Pada tahap ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik yang telah ditentukan dalam tahap persiapan. Data yang telah terkumpul ditata rapi supaya tidak hilang. Data disimpan dengan rapi.
2. Mengolah Data dan Menganalisis Data
Setelah data tertata rapi kemudian data diolah sesuai dengan teknik analisis yang ada dengan tahap persiapan. Bila perlu data diolah dengan menggunakan program SPSS yang ada pada program komputer.
TAHAP PELAPORAN
Pada tahap ini peneliti telah selesai mengadakan penelitian. Tahap ini merupakan tahap akhir. Dalam menyusun laporan tentunya menggunakan format yang standar.
Format laporan hasil Penelitian :
1. Halaman Judul
2. Halaman Pengesahan
3. Pernyataan Keaslian Penelitian
4. Abstrak /Intisari
5. Kata Pengantar
6. Daftar Isi
7. Daftar Tabel
8. Daftar Bagan
9. Daftar Gambar
10. Daftar Lampiran
Bab 1 Pendahuluan
a. Latar Belakang Masalah
b. Perumusan Masalah
c. Tujuan Penelitian
d. Kegunaan Penelitian
e. Hipotesis
Bab II Landasan Teoritis
a. Penemuan yang lalu
b. Teori yang mendasari
c. Ringkasan dan kerangka pikir peneliti
Bab III Metodologi
a. Pemilihan subjek (Populasi, sampel, dan teknik sampling)
b. Disain dan pendekatan penelitian
c. Pengumpulan Data
Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
a. Validasi instrument
b. Analisis hasil penelitian
c. Refleksi kritis terhadap penelitian
Bab V Kesimpulan dan Rekomendasi
a. Kesimpulan
b. Rekomendasi
Daftar Pustaka
Lampiran

Tagihan
Kerjakan secara kelompok mengadakan penelitian secara sederhana tentang hal yang berhubungan dengan sekolah Anda , misal Pengaruh Keterlambatan terhadap Prestasi Belajar Siswa. Pengaruh Kegiatan Ekstarkurikuler terhadap Prestasi Belajar. Atau yang lain. Waktu pengerjaan lebih kurang 2 bulan.


KEMAMPUAN BERSASTRA
MENULIS
Standar kompetensi
1. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, berbagai bentuk tulisan sastra melalui menulis cerpen dan resensi buku kumpulan cerpen
Kompetensi dasar
1.1 Menulis cerpen dan puisi
Indikator
a) Mencari ide atau gagasan untuk membuat puisi
b) Mencari kata-kata yang pas untuk menyusun puisi
c) Menyusun puisi berdasarkan ide yang telah ditemukan
Materi
Cara Membuat Puisi
Karya sastra tidak selalu tentang hal-hal yang rumit. Yang idenya dicari di tengah malam atau hanya dapat ditulis oleh para pujangga. Para siswa sekolah pun dapat menghasilkan karya-karya puisi yang sama indahnya.
Ide karya sastra dapat muncul bila siswa kreatif.Kreativitas muncul apabila siswa kaya wawasan. Membaca, sejauh ini, merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan wawasan yang berarti juga menabung ide. Suatu saaat siswa akan memanfaatkan tabungan idenya itu sesuai situasi dan kondisi.
Pencarian ide merupakan tahap awal (drafting) dalam kegiatan menulis. Tahapan tersebut dan juga tahapan berikutnya dalam menulis harus mendapatkan perhatian yang seimbang. Tahapan menulis secara garis besar meliputi drafting, composing, revising, dan publishing.
Selama ini , pengajaran menulis sastra acapkali hanya menjadi kegiatan sematan yang berorientasi pada hasil. Padahal, seharusnya pembelajaran menulis baik menulis sastra maupun menulis pada umumnya seharusnya didasarkan pandangan bahwa komunikasi itu suatu proses yang dinamis dan kreatif.
Sebagai sebuah proses, tentu saja, pembelajaran menulis memerlukan banyak waktu, karena proses kreatif itu sangat individual, maka pembelajaran menulis pusi juga menguras banyak tenaga.
Tahap drafting
Salah satu cara pembelajaran menulis puisi dapat ditempuh dengan cara siswa diputarkan sebuah VCD tentang sebuah ceita atau film , siswa diminta membawa setangkai mawar, atau siswa diajak ke suatu tempat untuk mengamati sekelilingnya. Guru memimpin untuk mengdakan diskusi tenmtang yang diamati oleh siswa. Guru harus luwes terhadap keragaman pikiran, tanggapan, atau komentar mereka, meskipun tanggapan mereka sangat aneh.
Tahap composing
Tahap composing dapat dilakukan dengan meminta siswa mengekspresikan gagasannya dalam sebuah tulisan secara bebas. Di sini siswa bisa arisan kata, misalnya setiap siswa diminta untuk mengumpulkan 15 kata yang menurut mereka menarik berdasarkan apa yang telah diamatinya. Siswa diminta berkelompok, tiap kelompok terdiri 5 orang. Dengan demikian ada 75 kata yang terkumpul, kata itu ditulis secara terpisah dan masing-masing kata digulung kecil. Setelah itu setiap siswa diminta mengambil kata secara bergantian untuk dipasangkan , tiap baris tidak harus lima kata , melainkan sangat bebas dan bervariasi tergantung siswa itu sendiri. Dari 75 kata itu akhirnya menjadi untaikan kata yang bervariasi pula. Setelah menjadi untaian kata yang bebas jumlah baris maupum baitnya. Siswa diminta untuk membaca untaian kata tersebut secara berulang-ulanag dan mendiskusikan dengan kelompok lain dan mempertimbangkan kembali draf puisi mereka dengan memanfaatkan pengalaman mereka.
Tahap revising
Tahap revising dapat pula ditangguhkan sampai siswa betul-betul mendapat masukan yang berarti untuk karya mereka. Karena itu para siswa hendaknya memiliki sebuah map untuk mengadministrasikan semua kegiatan menulisnya. Dengan cara seperti ini siswa dapat menulis setiap saat . Revising dapat juga dilakukan secara langsung dengan menambahkan kata-kata yang cocok atau menghilangkan kata-kata yang tidak diperlukan atau tidak dapat menimbulkan suatu suasana atau image.
Tahap publishing
Pada tahap ini dilakukan dengan meminta siswa untuk membacakan karyanya di hadapan teman-teman mereka. Ini adalah bentuk publikasi yang paling sederhana. Karya puisi tidak dipublikasikan tidak berarti apa-apa. Publikasi bentuk lain adalah pemuatan karya puisi di majalah dinding sekolah atau majalah sekolah. Bilamana perlu publishing dapat dilakukan pengiriman karya puisi ke media masa, missal majalah atau Koran.

Tagihan 1
1. Adakan pengamatan di sekitar sekolah Anda sekitar 15 menit !
2. Carilah 50 kata yang menurut Anda menarik dan dapat menimbulkan kesan
dan penuh makna !
3. Tatalah ke-50 kata itu menjadi untaian kata-kata sehingga mempunyai
makna, baris dan bait bebas sesuai keinginan kamu.
4. Bacalah untaian kata-kata itu berulang-ulang hingga memperoleh suatu
kesan dan makna.
Tagihan 2
Adakan diskusi tentang puisi yang telah kamu tulis, mintalah pendapat dari teman-teman maupun guru untuk menyempurnakan puisimu tadi. Perbaikilah puisimu itu hinmgga kamu merasa puas .
Tagihan 3
Ketiklah puisimu itu kemudian publikasikan , boleh pada majalah dinding, majalah sekolah , bilamana perlu kirimkanlah ke media massa.
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………









Pelajaran 4
MENDENGARKAN
Standar kompetensi
3. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dan berbagai sumber (berita,atau laporan, sambutan atau khotbah)
Kompetensi dasar
3.1 Mendengarkan informasi dan memberikan tanggapan
Indikator
a) Mencatat pokok-pokok isi berita atau laporan
b) Memilah pokok menjadi dua kelompok yang berupa fakta dan yang berupa opini
c) Membahas isi berita berdasarkan pemilihan tersebut
Materi
Laporan atau berita atau artikel
Pornografi sebagai Dampak Globalisasi
Wacana pembahasan Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUUAPP) akhir-akhir ini makin memanas. Kelompok yang pro dan yang kontra masing-masing merasa memiliki argumentasi yang benar. Suara mereka masing-masing makin lantang, dan ada tanda-tanda ingin menunjukkan kekuatan massanya. Jika para pimpinan Negara , politisi, pemuka masyarakat, dan pemuka agama tidak segera dapat memberikan solusi yang tepat dan benar, dengan pemikiran yang arif, berdasarkan falsafah Negara, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku maka tidak mustahil bisa terjadi konflik social yang tidak kita harapkan bersama.
Di antara kelompok yang menentang RUU APP adalah dari kalangan seniman . Bukan semata-mata beralasan karena RUU itu dianggap bisa menghambat kretivitas seni, tetapi juga karena mereka merasa khawatir, jika sumber mata pencaharian ditutup gara-gara dianggap bertentangan dengan undang-undang. Bagaimanapun seluruh manusia di dunia pemikirannya selalu dipengaruhi oleh kebutuhan dasar yaitu, pangan , sandang dan papan. Kebutuhan berikutnya adalah kebutuhan tambahan , misalnya pendidikan, kesehatan, hiburan, dan lain-lain.
Sebagai contoh di kota-kota besar sekarang banyak kafe,pub, dan diskotik. Demikian pula banyak ibu-ibu yang menilai joget dangdut yang hot dengan pakaian yang tipis dan super ketat itu tidak pantas dipertunjukkan di muka umum. Lebih-lebih pada beberapa tahun ini ditayangkan di semua televise sehingga ditonton oleh massa yang sangat luas.
Dikutip dari Suara Merdeka dengan perubahan seperlunya, 21 Maret 2006

Tagihan 1
1. Sebutkanlah pokok-pokok yang tertulis dalam laporan tersebut !
2. Bagaimana pendapat Anda tentang RUUAPP ?
3. Tuliskanlah pikiran utama masing-masing paragraf !
Tagihan 2
1. Tuliskanlah 5 kalimat di atas yang merupakan fakta !
2. Tuliskanlah 5 kalimat yang berupa opini !
Tagihan 3
1. Artikanlah istilah-istilah berikut : kafe, pub, pornografi, pornoaksi,diskotik,dampak, globlisasi,falsafah.
2. Buatlah kalimat dari istilah-istilah di atas !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………



BERBICARA
Standar Kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan nonsastra melalui menanggapi informasi tertentu ( Tanggapan dalam seminar, pidato, dan penyampaian intisari bacaan)
Kompetensi dasar
2.4 Menyampaikan program kegiatan
Indikator
c) Memperbaiki program berdasarkan berbagai masukan.
Materi
Program untuk berbagai keperluan (misalnya, ekstrakurikuler, program studi banding)
Pada pertemuan yang lalu Anda sudah membuat proposal kegiatan. Nah pada kesempatan ini , Anda diminta membuka tugas Anda yang lalu. Apakah proposal yang kamu buat sudah memenuhi ketentuan, kalu belum lihat kembali tentang proposal di bawah ini :
Berdasarkan bentuknya proposal dapat dibedakan ,ayaitu proposal berbentuk formal, semiformal, dan nonformal.
Proposal berbentuk formal sekurang-kurangnya ada tiga bagian utama, yaitu : (1) bagian pelengkap pendahuluan, yang terdiri atas sampul, dan halamn judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar (abstrak), daftar isi, dan penegasan permohonan; (2) isi proposal, terdiri dari pembatasan masalah, latar belakang, tujuan, luas-lingkup, dasar(anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya; (3) bagian pelengkap penutup, yang berisi daftar pustaka, lampiran, table, dan sebagainya.
Susunan dan perincian tiap bagian di atas tidak mutlak harus mengikuti pola tersebut, kemungkinan ada bagian yang dapat digabungkan.
Proposal semiformal dan nonformal merupakan variasi dari bentuk formal, karena tidak memenuhi syarat-syarat tertentu atau tidak selengkap seperti proposal bentuk formal.

Tagihan 1
1. Sebutkanlah bagian-bagian proposal !
2. Untuk apa proposal itu disusun ?
3. Bagaimana jika suatu kegiatan tidak menggunakan proposal ?
Tagihan 2
Sempurnakanlah proposal yang telah Anda susun berdasarkan masukan dari teman-temanmu !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………


MENULIS
Standar kompetensi
2. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
2.1 Menulis Karya tulis
Indikator
c) Mengemukakan gagasan atau pendapat dalam karya tulis sederhana dengan mengikuti aturan penulisan yang benar
d) Memperbaiki isi, diksi , ejaan, dan tanda baca pada karya tulis.
Materi
- Contoh karya tulis
Tagihan 1
Cermati bagian pendahuluan karya tulis berikut !
BAB I
PENDAHULUAN

A. Alasan Pemilihan Judul
Di zaman yang sudah maju ini, mari kita perhatikan kegiatan-kegiatan pada generasi penerus bangsa. Yang paling menonjol adalah seberapa jauh mereka belajar dan dengan bagaimana mereka belajar serta bagaimana hasil yang mereka peroleh.
Dengan adanya kegiatan belajar agar mendapatkan hasil yang cukup efektif dan untuk menangulangi problem-problem yang muncul di dalam siswa maupun di luar siswa.
Dari uraian masalah diatas dapat disimpulkan yaitu bahwa untuk memperoleh hasil belajar bagi para siswa menggunakan model-model belajar yang berbeda.

B. Perumusan Masalah
Bersamaan dengan ilmu pengetahuan yang semakin komplek. Bermacam-macam pula model yang digunakan oleh siswa untuk dapat menangkap semua pelajaran yang diperoleh di sekolah.
Jika belajar di sekolah belum dapat dipahami banyak juga cara-cara yang digunakan siswa untuk menutupi bahkan untuk tambahan ilmu pelajaran, misalnya kursus atau les yang mengambil waktu pada sore hari bahkan ada yang malam hari.
Jadi berdasarkan uraian diatas dan untuk mencapai hasil maksimal dari model belajar yang digunakan, maka masalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut : Seberapa besar pengaruh model belajar siswa terhadap prestasi yang dicapai oleh siswa ?
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan diatas maka dalam peenelitian ini penulis bertujuan :
1. Agar dapat memperoleh gambaran tentang cara belajar siswa-siswa SMA Negeri 01 Bumiayu.
2. Untuk mengetahui penyebab gambaran tentang cara belajar siswa-siswi SMA Negeri 01 Bumiayu.
3. Untuk mengetahui hubungan antara cara belajar siswa dengan prestasi yang diperoleh siswa.

D. Perumusan Hipotesa
Hipotesa yang penulis rumuskan yaitu setiap siswa bisa mencapai prestasi yang tinggi tidak hanya bergantung pada IQ tapi harus diimbangi dengan model belajar yang baik dan jadwal belajar yang padat, faktor yang mendominasi keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi yang baik yaitu tingkat kerajinan siswa tersebut.
Hipotesa ialah ada pengaruh yang signifikan model belajar siswa terhadap prestasi belajarnya.

E. Metode Penelitian
1. Tempat penelitian dan waktu penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 01 Bumiayu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari 2006 yang meliputi perencanaan, persiapan pengumpulan data dan yang terakhir pengolahan, perumusan hasil penelitian dan penulisan.


2. Studi Kepustakaan
Yaitu membaca buku-buku yang erat hubungannya dengan masalah yang dibahas, dengan jalan menelaah, menganalisa dan kemudian merumuskan masalah yang dikaji.
Dengan metode ini semoga kami dapat memperoleh data-data yang aktual dari siswa-siswi SMA Negeri 01 Bumiayu

F. Populasi dan Sampel
1. Populasi
Populasinya adalah semua siswa kelas X, siswa kelas XI tahun 2005/2006 serta siswa kelas III.
2. Sampel
Teknik pengambilan sampel dilaksanakan berdasarkan pendapat Sutrisno Hadi yang mengatakan “sesungguhnya tidaklah ada waktu suatu ketetapan yang mutlak berapa persen sampel yang harus diambil dari populasi”.
Maka untuk itu sampel dalam penelitian ini siswa SMA Negeri 01 Bumiayu yang terdiri dari :
Siswa kelas X sebanyak 25 siswa dan Siswa kelas XI sebanyak 25 siswa. Jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 50 siswa-siswi.
Alat pengumpulan data yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah lembaran angket (terlampir).

G. Analisis Data
Untuk menganalisa data, penulis mempergunakan metode deskriptis presentase data dengan rumus sebagai berikut :

Sedangkan kriteria yang dipergunakan adalah tergantung dari isi soal angket yang kami ajukan.

H. Sistematika Penulisan
Karya tulis yang penulis susun ini terdiri dari beberapa bab, tiap-tiap bab terdiri dari beberapa sub yang masing-masing saling berhubungan.
Bab I berisikan pendahuluan yang membahas tentang latar belakang masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, metode, populasi dan sampel serta analisis data.
Bab II menyajikan tentang uraian-uraian pengertian belajar dan metode belajar, macam-macam cara mengatasi masalah belajar.
Bab III sebagai bab analisa dimaksud untuk mengungkapkan metode-metode yang digunakan oleh populasi dalam belajar dan pengaruh metode yang digunakan terhadap prestasi siswa.
Bab IV penutup memuat kesimpulan dan saran-saran yang diajukan sehubungan dengan hasil penelitian.
Tagihan 2
1.Bagaimana tentang aturan penulisan karya tulis di atas ?
2.Bagaimana kalimat yang digunakan dalam karya tulis di atas ?
3. Berilah komentar Anda tentang isi pendahuluan karya tulis di atas !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………


KEMAMPUAN BERSASTRA
MEMBACA
Standar kompetensi
2. Mampu mengungkpkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam bentuk wacana lisan sastra melalui kegiatan menanggapi pembacaan puisi lama atau baru
Kompetensi dasar
2.1 membicarakan dan menanggapi puisi yang dibacakan
Indikator
a) Mampu membaca puisi dengan perasaan yang tepat,
b) Mampu berekspresi
c) Penuh keyakinan
d) Mampu mengungkapkan isi puisi
Materi
Puisi karya siswa
Tagihan 1
Bacalah puisi di bawah ini dengan perasaan yang tepat !
Menampar Luka

Luka wajahku
Kutampar pada muka rembulan
Bersolek di kaca lelangit
Membiru – mengharu

Meriak air mata
Berkubang darah, nanh
Menganak sungai
Hingga dasar samudar
Agus Mujianto SMUN 1 Wangon


Dari Lamunan
Dalam jiwa kutemukan kembali senyum
Gadis kuyup dalam rinaian air hujan
Lari berkudung sebuah buku

Kau hadir dalam bayang-bayang angin
buritan
Kau tersirat di lembut garis langit
Kau terlukis di kening hari yang indah

Matahari merah berpijar
Perlahan menelan semua yang hadir
Langit kembali kelam kelabu
Kukenang dirimu
Dalam keheningan cinta abadi
Tri Rahayu SMU N1 Karangnyar







Pelajaran 5
MEMBACA
Standar kompetensi :
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scannning) secara intensif untuk menarik kesim[ulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks.
Kompetensi dasar
3.1 Membaca cepat teks 300 – 350 kata permenit
Indikator
a) Menemukan gagasan pokok
b) Menjawab secara benar 75 % dari seluruh pertanyaan tersedia.
Materi
Teks yang panjangnya sekitar 900 – 1050 kata
Tips Usaha Peningkatan Keterampilan Membaca :
1. Memperkaya kosa kata dengan jalan :
a. Mencari sinonim kata, antonim kata,, parafrase, kata-kata yang berdasar
sama.
b. Mengenal imbuhan, yang mencakup, awa;an, sisipaan, akhiran, dan gabungan.
c. Mengira-ngira atau menerka makna kata-kata dari konteks atau hubungan makna.
d. Kalau perlu menjelaskan arti sesuatu kata abstrak dengan mempergunakan bahasa daerah atau bahsa ibu pelajar.
2. Guru membatu siswa untuk memahami makna struktur-struktur kata, kalimat.
3. Guru menjelaskan kawasan, atau pengertian kiasan, sindiran, ungkapan, dan
lainnya.
4. Guru dapat menjamin serta memastikan pemahaman para siswa dengan cara :
a. mengemukakan berbagai jenis pertanyaan dengan jawaban yang sama walaupun
pertanyaan itu berbeda.
b. Mengemukakan pertanyaan, yang jawabannya dapat ditemukan oleh siswa
dalam bacaan.
d. Membuat rangkuman atau ikhtisar dari suatu paragraph.
e. Menanyakan apa ide pokok dalam paragraph.
f. Menunjukkan kata-kata yang tidak baku, tidak baik , dan sebagainya.
5. Meningkatkan kecepatan membaca siswa dengan cara :
a. Kalau siswa disuruh membaca dalam hati, maka diukur kecepatan
membacanya.
b. Haruslah diusahakan agar waktu membacanya semakin hari semakin cepat,
atau dalam satu menit jumlah kata yang dibaca semakin banyak .
c. Hindarkan gerakan bibir, pada saat membaca dalam hati, atau gerakan apapun
juga.
d. Haruslah dijelaskan tujuan khusus, tujuan tertentu membaca.
e. Penerangan harus benar-benar menjamin tidak menggangu mata.
Tagihan 1
Nah setelah Anda memahami tips tersebut maka bacalah wacana di bawah ini, kemudian ukurlah kecepatan membaca Anda lalu bandingkanlah dengan kecepatan membaca yang lalu.
Beri Nilai Startegis Depertemen SDM dengan Metrik SDM
Jangan pernah undervalue daya manusia !
Ini bukan retorika kosong. Kasus bangkrut dan terkaparnya sekian banyak perusahaan megaraksasa nasional dan multinasional ternyata disebabkan oleh penyepelean kronis akan pentingnya keberadaan sumber daya manusia.
Buruntung, pada tataran global, penghargaan terhadap SDM telah menunjukkan perubahan berarti. Studi yang dilakukan oleh Brooking Institusion pada perusahaan S & P 500 menemukan, nilai pasar perusahaan tersebut di tahun 1982 ditentukan oleh asset nyata sebesar 62 %,sisanya ada diaset tidak nyata. Tahun 1992, ada penurunan asset nayat hanya memberikan kontribusi sebesar 38 %, dan 62 % aisanya berada pada aset tidak nyata. Di tahun 2002, nilai asset tidak nyata membengkak menjadi 85 % dibandingkan 15 % asset nyata perusahaan.
Terbukti, pakar memberikan nilai lebih tinggi pada asset tidak nyata (intangible) daripada asset nyata (tangible) perusahaan. Hasil ini memberi argumentasi kepada ahli financial bahwa focus strategi organisasi bisnis pada pengelolaan asset tidak nyata sngatlah beralasan. So what is the else but human resources.
Sayangnya, seolah melecehkan angka 85 %, berdasarkan studi Society of Human Resources Management (2002) ternyata hanya 32 % eksekutif puncak perusahaan lebih detil, 19 % eksekutif puncak menyatakan bagian SDM hanya sebagai pengurus karyawan; 18 % memandangnya sebagai pembuat administrasi kebijakan. Pendapat sisanya, tidak lebih sebagai pihak yang mengurus masalah reaktif (17%), program coordinator (7%), tidak tahu oerannya sebagai apa (7%), dan peran lain-lain (6%).
Ironis ketika nilai perusahaan kian menunjukkan ‘ketergantungan’ pada SDM, apresiasi orang-orang di dalam perusahaan justru kebalikannya. Mengapa bisa begitu ?Jawabannya dating dari hasil riset High Performance Workforce Accenture (2003). Temuan utama mereka, tidak memadainya pengukuran metric, terutama yang berkaitan dengan metric SDM dalam konteks pelatihan dan inisiatif telah menghalangi para eksekutif dalam memahami di mana dan bagaimana sebagainya SDM dialokasikan.
Penerapan Metrik SDM
Pandangan tradisional eksekutif puncak organisasi seyogianya diubah melalui pendekatan ilmiah berupa pengukuran metric SDM yang sophisticated. Metrik yang sophisticated adalah penting, karena- bandingkan dengan metric financial. Misalnya metric SDM yang lazim digunakan oleh tidak sedikit manajer atau pimpinan bagian SDM saat ini faktualnya masih belum memberikan pada indicator kuantitatif dengan relevansi lebih tinggi mengenai peran SDM. Yang ada adalah data klasik, seperti rasio komposisi karyawan atau angka perputaran karyawan, dan sejenisnya.
Terlepas dari tingkat SDM perusahaan (aktualitas, fungsional, bahkan strategis), dengan menerapkan metric SDM yang sophidticated akan terlihat perbedaannya di mata eksekutif.
Becker, Huslid, dan Ulrich (2001) menysusntiga kategori pengukuran matrik SDM yang tepat sesuai tingkat, karakter dan tipologi bagian SDM, yakni, metric efektivitas system SDM(HR system effectivitness), metric efisiensi SDM (HR system efficiency measures) , dan metric penggerak nilai SDM (HR value drivers)
Ilustrasi
Manajer SDM menerapkan metric pengisian posisi organisasi untuk keperluan perekrutan. Selama ini dibutuhkan waktu dua puluh satu hari, sejak posisi lowong sampai pengisian posisi. Ingin lebih efisien, manajer memperbaiki metode perekrutan hingga berhasil mereduksi waktu samapai hanya delapan hari. Dengan semakin cepatnya posisi terisi, ada penghematan atas sumber daya dan biaya yang biasanya digunakan.
Pencapaian ini kemudian disampaikan kepada eksekutif puncak pada rapat tahunan, dalam bentuk ilustrasi dan bagan tentang pola kerja baru bagian SDM, disertai pembuktian berbentuk pemghematan biaya serta pengaruhnya terhadap bagian produksi dan bagian pemasaran.
Apabila manajer SDM mampu menyajikan dan mengomunikasikan data secara tepat maka eksekutif manapun akan ‘terbuka’ matanya melihat kenyataan ini dan menyadari betapa pentingnya metric SDM yang sophisticated dalam membangun efektivitas dan efisiensi perusahaan.
Dengan mengaplikasikan metric SDM, langkah apapun yang diambil perusahaan akan dominant dilandaskan pada data bukan opini semata.
Tetapi di situ pula masalahnya. Kata Fits-Enz (2002), Guru Metrik SDM, “Tanpa data kita hanya mempunyai opini”. Celakanya, dalam kerja justru banyak eksekutif yang kadung lebih percaya pada opini, common sense.
Tengku Shahindra
Dikutip dari Harian Seputar Indonesia, 8 April 2006
Tagihan 2
1. Apa yang dimaksud dengan metrik SDM itu ?
2. Bagaimana metrik SDM tahun 2002 ?
3. Bagaimana penerapan metrik SDM di perusahaan ?
4. Sebutkan tiga kategori metrik menurut Becker !
5. Apakah judul di atas sesuai denganisi bacaan di atas !
Tagihan 3
Carilah makna kata-kata di bawah ini :
a. undervalue.
b. Metrik
c. Kronis
d. Brooking instoitusion
e. Eksekutif
f. Sophisticated
g. Klasik
h. Efisien
i. Efektif
j. Administrasi
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………



MENULIS
Standar kompetensi
4. Mampu mengungkapkan gagasan pendapat, perasaan dalam bentuk paragraf atau esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai bentuk ragam tulisan nonsastra, laporan (diskusi, seminar) , maupun karya ilmiah.
Kompetensi dasar
4.4 Menulis paragraf deduktif dan induktif
Indikator
a) Mengenal ciri-ciri paragraf deduktif (silogisme dan entimen)
b) Menyusun contoh paragraf deduktif ( silogisme dan entimen)
Materi
- Paragraf induktif (generalisasi, analogi, sebab akibat)

Penalaran generalisasi adalah merupkan bagian penalaran induksi. Penarikan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta atau data. Fakta atau data dapat diperoleh melalui penilaian, pengamatan, atau hasil survei. Jumlah data atau fakta khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh :
Berdasarkan nilai hasil ulangan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di kelas III IPA dapat dikemukakan sebagai berikut; hampir semua anak mendapatkan nilai 8 lebih, tepatnya 30 anak mendapat nilai 8,5 yang mendapat nilai 8 lima anak,sedangkan tiga anak mendapat nilai 7 dan dua anak mendapat nilai 6,5. Dari fakta tersebut dapat ditarik kesimpulan siswa kelas III IPA pandai dalam bidang Bahasa Indonesia.
Penalaran analogi
Penalaran analogi ialah penalaran dengan membandingkan dua hal yang berbeda, tetapi memiliki berbagai kesamaan. Berdasarkan banyak kesamaan tersebut, ditariklah suatu kesimpulan.
Cotoh: Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang licin yang membuat seseorang terjatuh. Ada pula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya ? begitu pula menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan seperti kesulitas ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebaginya. Apakah dia sanggup melaluinya ? Jadi menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya.
Penalaran Sebab akibat
Penalaran sebab akibat dimulai dengan mengemukakan fakta yang berupa sebab lalu disusul dengan kesimpulan yang berupa akibat.
Contoh :
Kehidupan di desa sangatlah damai. Penduduk hidup tentram damai. Penduduk selalu berkembang, tanah sawah semakin sempit karena dibagi-bagikan kepada anakcucu. Tanah semakin sempit dan lahan sawah semakin sedikit. Orang semakin susah mencari mata pencaharian. Akhirnya banyak terjadi kejahatan.
Tagihan 1
1. Buatlah generalisasi tentang lingkungan !
2. Buatlah analogi tentang bisnis ?
3. Buatlah penalaran sebab akibat tentang makhluk hidup !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………


KEMAMPUAN BERSASTRA
MEMBACA
Standar kompetensi
3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membaca dan menanggapai cerpen, dan membaca karya sastra yang dianggap penting pada tahap periode
Kompetensi dasar
3.1 Membaca karya sastra yang dianggap penting pada tiap periode
Indikator
a) Mampu menunjukkan karya yang penting tiap periode
b) Mampu membaca karya yang penting dengan baik
c) Mampu mengungkap isi cerita karya yang penting
Materi
Ringkasan Karya sastra yang penting tiap periode
Periodisasi Sastra Indonesia
Beberpa orang penelaah sastra Indonesia telah mencoba membuat babakan waktu (periodisasi) sastra Indonesia. Para ahli itu mempunyai argument masing-masing, namun kalau kita simak secara saksama ada kesamaan-kesamaannya. Sehingga periodisastra Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa babak , yaitu :
I Kesusastraan lama
a. kesusastraan zaman Purba
b. kesusastraan zaman Hindu
c. kesusastraan zaman Islam
II Kesusastraan zaman Peralihan
III Kesusastraan Baru
a. Angkatan Balai Pustaka
b. Angkatan Pujangga Baru
c. Angkatan 45 (perjuanag, kemerdekaan, chairil Anwar)
d. Angkatan 66
e. Angkatan 70-an
I Kesusastraan Lama
Kesusastran lama adalah semua karya sastra berbahasa Melayu yang berkembang di Indonesia, yaitu sekitar tahun 1800 . Kesusastraan lama mempinyai ciri sebagai berikut : (a) Berisi hal-hal yang fantastis dan istana centris. (b) menggunakan bahasa klise (kata-kata yang sama, missal, konon, alkisah,syahdan, pada zaman dahulu, dan lain-lain). (c) Tidak menyebutkan nama pengarang atau anonym. (d) Cara bercerita cenderung sama.(e) Karya sastra yang berupa puisi terikat oleh syarat-syarat tertentu.
a. Kesusastraan zaman Purba
Kesusastraan yang mencerminkan zaman sebelum adanya pengaruh India, missal berupa : doa mantera, silsilah, adapt-istiadat, dongeng-dongeng, dan kepercayaan.
b. Kesusastraan zaman Hindu
Kesusastraan Indonesia yang mencerminkan adanya pengaruh India.Banyak cerita Hindu yang masuk menjadi kesusastraan Indonesia.
c. Kesusastraan zaman Islam
Sejalan dengan masuknya agama Islam, masuk pula kesusastraan Islam dari Arab ke dalam kesusastraan Indonesia yang berhubungan dengan agama Islam.
II Kesuasatraan zaman Peralihan
Kesusastraan ini muncul pada zaman Abllah Bin Abdulkadir Munsyi. Karya sastranya missal Hikayat Abdullah Bin Abdul Kadir Munsy.
III Kesusastraan Baru
a. Angkatan Balai Pustaka
Karya sastra yang terkenal : Siti Nurbaya karya Marah Rusli
Ringkasan Cerita :
Siti Nurbaya dan Samsulbahri yang tinggal berdekatan rumah dan sama-sama bersekolah sejak kecil, kemudian saling mencintainya, yang disetujui juga oleh orang tua kedua belah pihak.
Samsulbahri meneruskan pelajarannya ke sekolah dokter di Jakarta.
Orang tua Siti Nurbaya jatuh dalam perdagangan. Dia meminjam uang kepada Datuk Maringgih, seorang tua kaya dan kikir. Karena tidak dapat melunasikan utang, Nurbaya terpaksa kawin dengan Datuk Maringgih.
Ketika Samsulbahri dalam liburan kembali ke Padang dia bertemu dengan Nurbaya berdua-dua. Hal ini diketahui oleh Datuk Maringgih yang sekarang telah menjadi suami Nurbaya. Maka terjadilah kegaduhan.
Sutan Mahmud, ayah Samsulbahri, yang menjadi penghulu kota Padang, malu dan merasa tersinggung martabatnya karena perbuatan anaknya, lalu Samsulbahri diusirnya dan tak diakui anak, kembali ke Jakarta. Nurbaya kemudian mencoba melarikan diri dari Padang ke Jakarta, tapi dengan siasat dan fitnahdengan bantuan kaki tangan Datuk Maringgih, berhasil pula kemudian memaksa Nurbaya kembali ke Padang, dengan perantaraan polisi.
Akibat termakan racun, yang direncanakan oleh Datuk Maringgih dan kaki tangannya, Nurbaya meninggal dunia. Mendengar kematian Nurbaya , Samsulbahri putus asa, dan mencoba bunuh diri. Sepuluh tahun kemudian di Padang terjadi kerusuhan, karena rakyat menolak belasting yang dipaksakan oleh perintah jajahan. Pemerintah Belanda mendatangkan pasukan dari Jawa. Dalam pertemuan antara rakyat dan tentara kompeni Belanda. Datuk Maringgih yang berjuang di pihak rakyat berjumpa dengan Letnan Mas. Datuk Maringgih kena tembak pistol, tapi sebelum mati , dia sempat mengayunkan parangnya mengenai Letnan Mas.
Ketika dirawat di rumah sakit Letna Mas minta kepada juru rawat mempertemukannya dengan Sutan Mahmud. Ketika Sutan Mahmud mengunjunginya, Letna Mas menceritakan riwayatnya sampai ia menghembuskan napas yang penghabisan. Dan ketika Letnan Mas meninggal, barulah Sutan Mahmud tahu, bahwa yang dihadapinya berbicara dan telah meninggal itu tidak lain dari anaknya sendiri ialah Samsulbahri. Sutan Mahmud menyesali tindakan selama ini.
b. Zaman Pujangga Baru
Karya sastra yang terkenal Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana
Ringkasan ceritanya :
Tuti dan Maria dua bersaudara, yang mempuntai watak berlainan. Perkenalan dengan seorang mahasiswa Jusuf di gedung akuarium, dilanjutkan dengan pertunangan Maria- Jusuf.
Tuti di samping menjadi guru, memberikan tenaganya kepada pergerakan wanita, Puteri Sedar. Jusuf sendiri aktif dalam organisasi pemuda, Pemuda Baru.
Pendirian Tuti mengenai kedudukan wanita dalam masyarakat dan perkawinan, mengakibatkan pertunangan sebelumnya putus. Ada timbul pertentangan antara Tuti dan Maria tapi akhirnya juga konflik dalam diri Tuti sendiri.
Dekat p[ada waktu perkawinan Maria – Jusuf akan dilangsungkan , Maria jatuh sakit malaria dan batuk darah, hingga Maria dirawat di sanaturium. Tuti dan Jusuf bersama-sama berganti-ganti mengunjunginya. Penyakit Maria tidak dapat ditolong lagi. Ketika ia akan meninggal dunia, dia menyatakan harapan agar Jusuf dan Tuti bisa hidup rukun dan berkasih-kasihan, seperti dilihatnya dalam masa akhir ketika dia sakit.
c. Zaman Angkatan 45 (Chairil Anwar)
Karya sastra yang terkenal Surabaya karya Idrus
Ringkasan Ceritanya
Orang-orang dalam mabuk kemenangan. Segala-galanya di luar dugaannya dan mimpinya. Keberanian timbulnya sekonyong-konyong seperti ular dari belukar. Kepercayaan kepada diri-sendiri dan cinta tanah air meluap seperti ruap bir. Pemakaian pikiran menjadi berkurang, orang-orang bertindak seperti binatang dan hasilnya memuaskan. Orang tidak banyak percaya lagi kepada Tuhan. Tuhan baru datang dan namanya macam-macam : bom, mitraliur, mortir.
Waktu beberapa orang Belanda-Indo berani menaikkan bendera merah-putih-biru di hotel Yamato, orang-oranmg Indonesia tercengang-cengang. Orang-orang tercengang bertambah banyak dan bertambah lamabertambah mendekat hotel itu. Tiba-tiba melompat seorang pemuda ke depan. Dipanjatnya tiang bendera, dirobeknya kain biru dari benderanya itu. Orang-orang tercengang bertepuk dan bersorak, tapi orang-orang Belanda Indo marah-marah. Bukan untuk dirobek mereka menaikan bendera. Mereka terkenang kepada masa tiga setengah tahun yang lalu dan kepada ayah-ayahnya Belanda betul-betul. Dan mereka merasa terhina seperti ayah-ayahnya sendiri ditelanjangi orang . Karena itu mereka marah-marah.
d. Angkatan 66
Karya sastra yang terkenal Pulang karya Toha Mohtar
Ringkasan Cerita
Seorang pemuda, Tamim, bekas Heiho yang bertugas di Burma, pulang ke kampong halamannya. Ia merasa bahagia karena saat seperti itulah yang diidam-idamkannya bertahun-tahun. Ia segera melepaskan rindu pada keluarganya yang menyambut dengan suka cita.
Ia menanyakan keadaan teman-temannya sepermainannya dulu. Ibunya menceritakan, bahwa teman-temannya kebanyakan sudah meninggal karena bergerilya melawan Belanda
Suatu ketika, Pak Banji, salah seorang penduduk desa itu, dating ke rumah Tamin untuk mengundang Tamin dating ke pertemuan di pendapa kelurahan. Pada pertemuan itu, teman-temannya meminta agar Tamin menceritakan pengalamannya. Dalam pikirannya, ia mengingat-ingat pengalaman-pengalamannya. Setelah pulang dari Burma, ia pergi ke Jawa Barat, karena dikabarkan bahwa desanya tidak aman. Di Jawa Barat ia berjuang membela Belanda melawan Jepang dan kaum gerilyawan yang dianggap Belanda sebagai pengacau. Ia memilih Belanda karena benci kepada Jepang yang telah memaksa rakyat Indonesia menjadi Romusha di Burma dengan perlakuan yang kejam. Ia tidak tahu, bahwa para gerilyawan itu sebenarnya bukan pengacau. Mereka adalah orang-orang yang berjuang membela tanah air. Seandainya ia tahu, ia tidak akan membela Belanda, melainkan akan ikut berjuang seperti kaum gerilya dan teman-temannya yang kini telah tiada. Itulah sebabnya, ia merasa malu dan takut untuk menceritakannya semua itu. Maka Tamin menceritakan bohong kepada teman-temannya, bahwa ia ikut berjuang membela tanah air.
Sejak itu ia selalu murung. Ia merasa semua orang mengetahui kebohongannya, padahal tak seorang pun yang mengetahuinya. Ia selalu dikejar-kejar rasa takut. Akhirnya Tamin pergi dari desanya menuju kota tanpa pamit lebih dahulu pada orang tuanya.
Dikota. Ia bekerja sebagai kuli selama empat bulanm. Suatu hari , ia bertemu dengan pak Banji yang mengabarkan, bahwa ayah Tamin sudah meninggal dan keluarganya mengharapkan ia kembali ke desa. Akhirnya Tamin mau pulang ke desanya dan kembali riang seperti sedia kala.
E.Karya Sastra Angkatan 70-an
Karya sastra angkatan 70-an sangat banyak pengarang angkatan 70-an , yaitu; Motinggo Busye, Marga T, Mariane Kattopo (Raumanen)dan sebagainya.
Ringkasan ceritanya
Raumanen seorang mahasiswi yang menjadi pengurus seksi organisasi mahasiswa. Ia sangat pandai dalam berbagai hal, tapi ia masih bodoh dalam bercinta.
Dalam sebuah pesta ia berkenalan dengan Monang, seorang pemuda Batak yang sudah bergelar Insinyur.
Ketika Manen mendapat tugas dari rganisasi untuk pergi ke Bandung, Monang juga ada di sana. Di Bukit Dago Monang mencurahkan isi hatinya. Monang terlalu dikekang oleh orang tuanya. Ia tak boleh memiloih sndiri calon istrinya. Bahkan masuk Perguruan Tinggi pun harus sesuai dengan kehendak ibunya.
Hubungan Monang dengan Manen semakin akrab.
Pada suatu hari keteika mereka pulang dari Puncak Pass mobil Monang mogok di Cibogo. Mereka terpaksa bermalam di Villa yang terdekat. Di Villa itulah mereka terlanjur melakukan hubungan yang seharusnya tidak boleh dilakukan sebelum ada ikatan pernikahan.
Manen ternyata hamil,. Dalam kebingungannya Manen meminta Norah, tem,annya . seorang wanita Amerika untuk mengantarkannya ke rumah Monang. Ternyata di rumah Monang sedang ada perayaan. Monang begitu takut menghadapi ibunya, sampai-sampai Manen tidak dipersilakan masuk.
Manen kecewa sekali melihat Monang yang begitu pengecut. Ia kecewa karena ternyata Monang tidak pernah dewasa. Dalam keputusasaan Manen mengunci diri dalam kamar. “Jangan engkau membubuh”’ kata hokum Tuhan. Hukuman sudah dilaksanakan. Inilah akhir dari lezatnya buah terlarang yang pernah dikecap Raumanen dan Monang.
Manen kini tinggal di sebuah rumah mungil di pinggir kota bersama anaknya. Orang-oranmg menyebut rumah itu makam. Manen senang duduk di bawah pohon, tapi selalu dijaga oleh seorang malaikat yang merampas kebebasannya. Kadang-kadang keponakannya yang masih kecil melihat dan melambaikan tanagn kea rah Manen.
Inilah akhir sebuah cinta. Manen menjadi korban dari semuanya. Keluarga Manen merasa sedih dengan kematian Manen.

Tagihan 1
1. Sebutkan cirri karya sastra masing-masing angkatan !
2. Sebutkanlah pengarang lain dan karya-karyanya dari masing-masing angkatan !
Tagihan 2
Bacalah sebuah karya sastra angkatan 70-an kemudian buatlah ringkasannya, kemudian analisislah unsure instrinsiknya !
Tagihan 3
Adakan diskusi mengenai hasil ringkasan Anda dengan teman-teman dalam satu kelas. Setelah selesai diskusi kumpulkan pekerjaan Anda dan kemudian jadikan satu dengan teman-teman lalu jilidlah dan simpanlah di perpustakaan sekolah sebgai dokumen !
Lembar Jawab :
Tagihan 1
1…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tagihan 2
1………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
3………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Tagihan 3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………


































LATIHAN SOAL PERSIAPAN
UJIAN NASIONAL
Pilihlah jawaban yang palin tepat !
1. Mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi memang tidak mudah. Lebih susah lagi kalau proses belajar mengajar di sekolah-sekolah hanya mengadakan penghafalan teori tanpa pernah praktik di laboratorium. Yang lebih menakutkan jika guru hanya mewajibkan siswa menerima tanpa syarat.
Kesimpulan yang tepat dari paragraph di atas adalah ….
a. Siswa lebih menyukai menghafal teori daripada pratik di laboratorium.
b. Hanya guru rajin yang sering mengajak siswanya praktik di laboratorium.
c. Keengganan melakukan praktik disebabkan kurangnya peralatan di laboratorium.
d. Untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi siswa diharapkan banyak praktik.
e. Mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi tidak cukup menhafal teori.
2. Banyak factor yang menyebabkan kebutaan. Di antaranya karena usia, kecelakaan, terlalu banyak membaca bahkan diet yang terlalu ketat. Untuk mengatasi berbagai penyebab tersebut diet atau ada pula yang harus operasi.
Pikiran utama pada paragraf di atas adalah ….
a. factor penyebab kebutaan.
b. Kebutaan disebabkan usia.
c. Diet yang ketat dapat menjadi buta.
d. Mengatasi kebutaan dengan berbagai cara.
e. Program diet atau operasi dapat mengatasi kebutaan.
3. Kata yang berhomonim terdapat pada kalimat ….
a. Pada masa itu media massa belum semaju sekarang.
b. Bang Ali bekerja di Bank yang dekat rumahnya.
c. Badannya mengurus sejak ia mengurus ayahnya yang sakit.
d. Kalau seret ya seret saja, mengapa mesti repot-repot.
e. Pemuda itu apel membawa buah apel.
4. Masalah pengangguran dewasa ini jangan dipandang sebelah mata.
Makna ungkapan dengan sebelah mata ialah ….
a. sedikit terabaikan.
b. Kurang sekali.
c. Tidak adil.
d. Terlalu sulit.
e. Dianggap remeh.
5. Perampok yang bertahun-tahun mengganggu ketentraman masyarakat dapat ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oelh pengadilan sehingga tidak ada lagi ceriota petualangannya yang menakutkan.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi di atas adalah ….
a. habis riwayatnya.
b. Habis kesabarannya.
c. Habis usahanya.
d. Tidak habis pikir.
e. Habis-habisan.
6. Selagi jaya pejabat itu dikerumuni orang-orang yang mengaku teman atau saudara. Sekarang beliau sudah kehilangan jabatan, hilang pula orang-orang yang mengaku teman dan saudaranya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi di atas ialah …
a. Bunga gugur putik pun gugur.
b. Tak ada gading yang tak retak.
c. Habis manis sepah dibuang.
d. Habis gula pahit dibuang.
e. Menanam biji di atas tanah.
7. Pada suatu hari Anda ditugasi untuk menyampaikan pidato tentang peranan pelajar dalam kehidupan masyarakat. Kalimat pembuka pidato yang benar dan baik adalah ….
a. Para hadirin harap tenang izinkan saya memulai pidato yang bertema peranan
pelajar dalam masyarakat.
b. Hadirin yang terhormat perkenankanlah saya menyampaikan pidato dengan
tema Peranan Pelajar dalam Kehidupan Masyarakat.
c. Hadirin yang terhormat Pidato ini disampaikan dengan tema masalah peranan
pelajar dalam masyarakat.
d. Para hadirin, Bapak dan Ibu izinkan kami menegaskan kembali tentang tema
pidato saya saat ini.
e. Para Ibu, Bapak, Saudara-saudara dan hadirin tema pidato kali ini adalah
peranan pelajar dalam masyarakat.
8. OSIS SMA Taruna Abadi akan mengadakan LDKS di sekolah pada tangga 1 s.d. 4 Juni 2006. Agar informasi ini dapat diketahui oleh semua siswa, maka panitia memasang pengumuman di papan pengumuman.
Kalimat pengumuman yang tepat adalah….
a. Berhubung akan diadakan LDKS pada tanggal 1 s.d. 5 Juni 2006 di sekolah,
maka rekan-rekan yang berminat silakan mendaftar ke OSIS.
b. Berhubung dengan pelaksanaan LDKS ’06 sudah dekat, silakan mendaftar ke
sekretarist LDKS di ruang OSIS pada jam istirahat.
c. OSIS SMA Taruna Jaya akan mengadakan LDKS di sekolah daftar ke
sekretarist di ruang OSIS pada jam istirahat.
d. Bagi rekan-rekan yang berminat mengikuti LDKS, silakan menghubungi
secretariat di ruang OSIS.
f. OSIS SMA Taruna Jaya akan mengadakan LDKS , bagi siapa yang berminat
segera hubungi sekretarist LDKS di ruang OSIS.
9. Perjalanan panjang Bank Bukopin hamper tiga dasawarsa yang didirikan oleh delapan induk koperasi (Inkopad, Inkopau, Inkopal, Inkopol, Inkoveri, IKPL,IKPN, dan GKBI) telah membuktikan kinerjanya yang sangat meyakinkan . Bank yang punya misi”Memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh nasabah,berperan dalam pengembangan koperasi dan uasaha kecil, serta meningkatkan kesejahteraan karyawan” telah menjadi bank umum devisa sejak tahun 1997.
Petikan di atas tergolong jenis wacana ….
a. argumentasi.
b. Deskripsi
c. Persuasi
d. Narasi
e. Eksposisi.

10. Oh, angin sampaikanlah salamku padanya .
Kalimat di atas menggunakan majas….
a. alusio.
b. Hiperbola.
c. Simile.
d. Eufimisme.
e. Personifikasi.
11. Setelah bertabrakan kedua kendaraan itu diangkut ke kantor polisi.
Makna imbuhan ber-an pada kata bertabrakan dalam kalimat di atas semakna dengan imbuhan ber-an dalam kalimat ….
a. Kopersi berasaskan kekeluargaan dan gotong royong.
b. Sekolahku berkedudukan di daerah Ciroboh.
c. Hari ini ia berpenampilan lain dari biasanya.
d. Siswa dilarang berpakaian ketat ke sekolah.
e. Setiap tamu bersalaman dengan kedua mempelai.
12. Setelah menunaikan ibadah solat Idul Fitri, mereka bersalam-salaman di halaman masjid.
Perulangan yang sama maknanya dengan kata bersalam-salaman dalam kalimat di atas adalah ….
a. Para siswa sekolah kejuruan itu sedang belajar masak-memasak.
b. Kemarin terjadi tembak-menembak antara polisi dengan para perampok.
c. Anak-anak berlari-lari ingin melihat kejadian itu.
d. Mobil-mobilan anak itu harganya mahal.
e. Warna kehijau-hijauan biasanya menyejukkan mata.
13. Penggunaan kata ulang yang benar terdapat pada kalimat ….
a. Semua masakan hasil lomba banyak yang lezat-lezat.
b. Sikap saling hormat-menghormati harus ditanamkan kepada siswa.
c. Berjalan-jalan merupakan hobi saya sejak kecil.
d. Dia sering memanggil-manggil namamu selalu.
e. Kedua petinju itu berbalasan pukul-memukul untuk merobohkan lawan.
14. Kalimat tunggal terdapat pada kalimat ….
a. Saat dating ke lokasi itu, ia sudah pergi.
b. Adik saya tinggal di Banyuwangi dan kemarin menelpon.
c. Jika kita ingin maju harus mawas diri.
d. beberapa mahasiswa mem[persoalkan kebijakan itu.
e. Udara di Bogor dingin sedangkan udara di Jakarta Panas.
15. Nita mengetik laporan penelitian di rumah temannya.
Kalimat yang sepola dengan kalimat di atas terdapat pada ….
a. Dokter wanita yang membuka praktik di puskesmas seorang dermawan.
b. Montir sedang memperbaiki mobil yang ditabrak kereta api.
c. Inul bergoyang dengan lincah di atas panggung.
d. Dani menjadi [emuda yang cukup desegani teman-temannya.
e. Guru bK menasihati siswanya di ruang khusus.
16. Bagi yang menemukan dompet milik Pak Darto, mohon meyerahkan kepada petugas piket.
Pembetulan kalimat pengumuman di atas yang benar adalah ….
a. bagi diganti dengan.
b. Bagi diganti hal
c. Bagi diganti kepada
d. Bagi diganti yang
e. Bagi diganti siapa.
17. Kalimat majemuk bertingkat terdapat pada ….
a. Rudi telah belajar siang dan malam, namun hasil ujiannya tetap jelek.
b. Dia tahu bahwa kawan-kawannya tidak menyukainya.
c. Gadis itu tidak hanya cantik, tetapi juga kaya.
d. Kalian akan tinggal di sini, atau ikut denganku.
e. Koran hari ini banyak membicarakan masalah HAM.
18.Kalimat yang mengandung hubungan pertentangan terdapat pada ….
a. Lidia selalu berpamitan sebelum berangkat ke sekolah.
b. Ia selalu berolahraga dengan rutin agar badannya tetap sehat.
c. Ia hidup menderita namun tetap tawakal kepada Tuhan.
d. Ketika pasien yang menjalani operasi itu merintih kesakitan, ibu menghiburnya.
e. Ia membeli motor itu dengan tunai, saat jumlah tabungannya meningkat.
19. Dalam [ertemuan itu membicarakan masalah yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar.
Perbaikan kalimat rancu di atas adalah ….
a. Dalam pertemuan itu membicarakan yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar.
b. Pertemuan itu membicarakan yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar.
c. Dalam pertemuan itu dibicarakan kegiatan belajar mengajar.
d. Pertemuan itu dibicarakan masalah yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar.
e. Pertemuan itu membicarakan masalah yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar.
20. Kalimat yang merupakan fakta terdapat pada ….
a. Pengembangan bioteknologi yang tidak terarah bagi kepentingan kesejahteraan
manusia bisa menimbulkan bahaya bagi kehidupan manusia.
b. Pertanian yang dikerjakan dengan cara modern pasti memberikan hasil yang
lebih baik daripada pertanian yang dikerjakan secara tyradisional.
c. Banyak masyarakat beranggapan bahwa waktu memang dianggap sebagai salah
satu sumber daya perusahaan.
d. Bibit tanaman yang unggul antara lain mempunyai sifat-sifat tahan terhadap
hama, masa tanaman yang pendek, dan tinggi hasilnya.
f. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting bagi
kesejahteraan manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar